(--)Ketika bupati dijabat oleh seorang militer (Anas Malik ?) ...... maka
beliau berhasil mengubah kebiasaan penduduk setempat !

(+) Karano Pak Datuak Soda di ateh mamakai tando tanyo (?) dalam
kalimaiknyo. Dan, tando tanyo (?) tu kitiko ambo baraja mambuek kalimaik di
SD dulu samo aratinyo ragu-ragu atau indak yakin,  mako supayo tando tanyo
baliau tu bisa diapuih handaknyo, ado
 rancaknyo mambaco tulisan di bawah ko.

Tanyato, Jokowie tu alah adoh pulo nan manyamokan dan mamuja-mujanyo
ampiang samo jo Ajo Anaih.
He he he..............

Antahlah.........................,
*mm****

*Kol Anas Malik Bupati Padang Pariaman 1980-1990 Sosok Jokowi Tempo Doeloe*

Kota Pariaman terletak dipesisir bagian barat propinsi Sumatera
Barat,sekarang jadi ibukota Kota Pariaman yang sebelumnya jadi pusat
pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman dan kini telah pindah ke Rimbo Kalam
sejak Pemkot Pariaman berdiri sendiri dan berpisah dari induknya.


Pariaman (Piaman Istilah minang) hampir 80% warganya, merantau keberbagai
pelosok Nusantara bahkan keluar negeri,saking terkenal jiwa perantaunya
Orang Pariaman dibandingkan jiwa perantau suku minang (Padang) maka ada
pameo : dimana ada orang Piaman (Pariaman) belum tentu ada perantau
Minang,tetapi dimana ada perantau Minang pasti ada Orang Piaman
disana,bahkan kalau di Bulan ada kehidupan bukan hal yang mustahil orang
Piaman akan merantau kesana.


Karakter masyarakatnya sungguh “misteri.” Sulit terbaca utuh kemana arah
sebenarnya. Namun ia mudah “ditaklukkan” pabila mengetahui dan memahami
secara “utuh” karakter manusianya. Karena sudah terbiasa hidup di perpaduan
alam maritim yang keras dengan sediikit kawasan pergunungan sehingga
membuat adat masyarakatnya ulet dan bertabiat keras juga sebagai anak
pesisir. Terhimpit mau diatas dan terkurung mau diluar ” jangankan
kalah,seri saja tidak mau,itulah potret adat & prilaku masyarakatnya
sehari-hari.Berabad-abad lamanya lokasi pantainya yang berada dibbir pusat
Pemerintahan dijadikan obyek buang hajat (beol bhs betawinya),Takala angin
berembus disiang hari ketengah kota membawa aroma Ngeri-Ngeri Sedap. ha hay
amboi… Ada pameo yang menjadi sugesti & ceme..es ( Kata Cemooh yang di
Piamankan),bagi kalangan penjabat yang ditugaskan atau jadi Bupati didaerah
tersebut.Jika mampu jadi Pemimpin/Bupati di Kawasan (KABUPATEN PADANG
PARIAMAN) tersebut sama levelnya jadi seorang Gubernur di Propinsi di Pulau
Jawa,kebayang ngak sulitnya????


Hal itulah yang menjadi ilham bagi seorang Almarhum Kol.Anas Malik ex Kapen
Pandam V Jaya,untuk merobah segala prilaku budaya sehari-hari Masyarakat
Pariaman yang centang perenang dimasa itu. Berbagai kiat dilakukan beliau
ketika menjabat sebagai Bupati di awal tugasnya sebagai Bupati diawal Tahun
1980,sampai tahun 1990.(info : Kabupaten Padang Pariman sekarang sudah
dipecah jadi dua kabupaten dan satu Pemkot yakni Kabupaten Kepualau
Mentawai,Kabupaten Padang Pariaman & Pemerintah Kota Pariaman). Bupati ini
setiap pagi rajin blusukan sekeliling kota bersepeda Ontel ( pinjam istilah
Boy Piliang yang juga kompasianer ) berkeliling kota Pariaman tanpa
ditemani oleh ajudannya,mulai jam 5,00 pagi setelah syolat shubuh sampai
menjelang jam 7.30, jam kantornya.


Hal biasa beliau akan terlihat kejar-kejaran menangkap orang yang lagi ”
Maonggoh tacirit (lagi BEOL) ditepi pantai, biasanya beliau kasih teguran
awal,tetapi kalau besok nya diulang lagi lansung dilampang (
tempeleng),atas ketegasannya dalam merubah budaya itu dia dijuluki oleh
masyarakat sebagai Bupati Tentara. Anas Malik sangat disiplin waktu, dia
selalu datang kekantor sesuai jadwal jam 7.30wib, dan bekerja dibalik meja
hanya sampai pukul 10 pagi, dikantor Anas Malik sangat mudah ditemui oleh
masyarakat,”Jika ingin bertemu Bupati, kita musti datang dibawah jam 10
pagi, setelah itu Beliau langsung kelapangan. Untuk melihat masyarakat.


,Beliau sangat memperhatikan kesejahteraan pegawai, ia menghimbau agar PNS
sepulang dari kantor agar mencari penghasilan tambahan semacam bertani
dll.” Diawal jabatannya semua komponen warga perantau asal Pariaman yang
sukses dibidangnya diajak pulang kampung,untuk bersama-sama membangun
Kabupaten yang terluas di Sumatera Barat ini,makanya kawasan ini lebih
dikenal dengan sebutan Piaman Laweh (Pariaman yang super Luas). Mulai dari
Penyanyi Minang yang terkenal saat itu Tiar Ramon,Dosen-Dosen yang ada
diperguruan Tinggi & pengusaha-pengusaha level mengah yang punya semangat
yang tinggi membagun kampung halaman pada boyongan mudik ke Pariaman untuk
menggeliatkan kembali Kesenian & pendidikan & pembangunan pedesaan .


Di era itulah Proyek berjalan pesat dan tender terbuka dengan sangat Fair,
tidak ada istilah uang sogok menyogok.Sehingga berbagai kontraktor
bertumbuhan bagai cendawan tumbuh dan hidup sehat karena ketegasan sikap
dia yang anti korupsi tanpa embel-embel sebagai seorang ex patriot prajurit
sejati,anak-anak beliau tidak ada yang dibolehkan jadi kontraktor kecuali
ahanya boleh aktif di organisasi sosial yang berguna untuk masyarakat
pemuda yang populer dimasanya , seperti AMPI dsbnya. Bupati Tentara yang
sangat merakyat ini, Pada saat turba (blusukan) dan ketemu dijalan seorang
wanita pedagang sayur tua menjujung dagangannya yang membubung,“sayur itu
diborong Anas Malik, lalu dibagi-bagikan kepada warga dibelakang Rumah
dinasnya, dana Taktis hanya habis untuk membantu masyarakat, jika ia
melihat seorang yang sangat tua bekerja, selalu ia sambangi dan memberikan
lembaran Rp 10.000, jumlah yang sangat besar kala itu.”.” hampir semua dana
taktis beliau dihabiskan untuk membantu masyarakat” sertifikat
Gratis,mengoptimalkan istilah K-3 (Kebersihan, Keindahan, Ketertiban)
dengan program, memungut puntung rokok dan sampah, membangun pagar disetiap
pekarangan agar terlihat indah, . dimanakah sepeda ontel Alm Kol Anas Malik
yang bersejarah itu sekarang? itu yang acap jadi pertanyaan?? (sumber Oyong
Liza Piliang)


Lalu mem¬ber¬dayakan potensi dan partisipasi sosial melalui gerakan
gotong-royong rutin dan serentak. Pemberdayaan pen¬didikan, ekonomi rakyat
dan seba¬gainya yang  diin¬dikasikan dengan sejumlah peng¬hargaan.


Serentang panjang programnya selama sepuluh tahun memimpin dan membangun
Padang Pariaman mu¬dah dibaca dan dieja alias terbuka dan kasat mata.
Langkah pertama yang dilakukannya adalah mener¬tibkan dan membersihkan Kota
Pariaman. Pantai Pariaman yang sebelumnya diperlakukan sebagai tempat
pembuangan dibalikkan menjadi tempat segala yang bersih. Hanya dengan
beberapa kali razia, lalu, diikuti dengan penataan dan pembersihan
selanjutnya mem¬pe¬ketat pengawasan. Akhirnya Pantai Paria¬man yang
sebelumnya tempat buang hajat berubah jadi objek wisata dan berdirinya
puluhan  rumah makan yang dikelola oleh masyarakat.


Langkah kedua Anas Malik adalah membangun jalan raya ke seluruh pelosok
daerah. Sebagian di anta¬ranya melalui kegiatan ABRI Masuk Desa (AMD).
Karena sukses dan berhasil, Padang Pariaman pun jadi model AMD di seluruh
Indonesia melalui seminar Angkatan Darat di Bukittinggi. AMD Padang
Pariaman pun jadi objek studi banding bagi Kodam lain.


Di antara pembangunan pantai dan jalan-jalan desa itu Anas Malik
menumbuhkan berbagai usaha rak¬yat. Mulai pertanian, perkebunan, peternakan
sapi dan ayam hingga industri kerajinan. Empat tahun pertama, setelah
pantai bersih jalan ke semua desa terbuka dan ekonomi rakyat membaik, Anas
menggelar pesta rakyat, tahun 1984, Pesta Tabut yang sudah lama hilang.
Semua hasil pertanian dan kerajinan dijual di pasar selama pesta itu.


“Kalau nagari lah rami, urang kampuang bisa bajual bali. Rakyat dapek
pitih, sanang hati ambo,” begitu katanya kala dialog dengan saya saat itu.

Anas Malik memang tak mem¬bangun pertokoan, kantor mewah, rumah dinas mewah
atau proyek berbau mercu suar. Di samping membangun ekonomi, Anas Malik
membangun karakter dan sikap hidup masyarakat Padang Pariaman. Ia tak mau
melihat orang duduk, apalagi main domino, di warung pagi hari.


Ia tak mau melihat orang tak berpuasa di bulan Ramadan. Ia turun
mengingatkan, menegur dan bahkan memarahi warga yang bermalas-malas atau
tak peduli agama.
Setelah semua basis kehidupan sosial dan ekonomi terbangun, pada priode
kedua jabatannya Anas Malik mengembangkan dan meningkatkan kualitas hidup
masyarakat Padang Pariaman melalui perbaikan dan peningkatan sarana dan
prasarana pendidikan. Bersama Walikota Pa¬dang Sjahrul Ujud, Anas Malik
mene¬tapkan daerah perbatasan kabupaten dan kota sebagai kawasan industri.

Anas Malik memang tentara. Tapi ia tak pernah menggebuki pegawai yang
terlambat. Anas Malik keras, tapi tidak kasar. Nada suaranya memang tinggi,
tapi ia tak suka merendahkan martabat orang. Bisa dimengerti jika sopir dan
ajudannya pun tak pernah gonta-ganti sampai akhir masa jabatannya. Satu hal
yang saya catat sepan¬jang kepemimpinan Anas Malik adalah, ia meneruka,
menanam dan memelihara tanpa pernah mem¬bebani rakyatnya.


Meski ia pernah menampar orang atau mengarak warga yang berak di pantai
sekeliling kota, tujuannya jelas mengubah perilaku dan membentuk karakter
rakyat agar bersih, tertib dan bermar¬tabat. Maka, meski keras dan tegas,
Anas Malik tetap melekat di hati rakyat.


Se¬pan¬jang masa jabatannya ia tak me¬ngeruk keuntungan bagi diri,
ke¬luarga dan kerabatnya. Meski mem¬bangun pasar Anas Malik tak punya
se¬pintu toko pun. Meski mem¬bebas¬kan lahan Anas Malik tak punya sejengkal
tanah di Padang Pariaman. Anak-anaknya pun tak menjadi pengusaha yang
merebut dana APBD Padang Pariaman. Bisa dimengerti jika keluarga, sanak
saudara serta kerabat nya tak jadi gunjingan warga sebagaimana terjadi pada
keba¬nyakan kepala daerah sekarang.


Boleh jadi memang muncul kerin¬duan pada sosok Anas Malik di tengah
perkembangan kepe¬mim¬pinan kepala daerah sekarang. Alhamdulliah sekarang
sosok itu telah muncul ( JOKOWI) jadi tidak kita perlu menggali kuburan dan
menghadirkannya kembali seorang Anas Malik ke Muka Bumi.

(dikopi mantah-mantah dari : politik.kompasi*ana*.com| 16 February 2013 |
04:22)


---------- Pesan terusan ----------
Dari: Abraham Ilyas <[email protected]>
Tanggal: 4 April 2015 10.35
Subjek: Re: [R@ntau-Net] Toilet dan Mushala di berbagai SBPU Padang kumuh
...
Kepada: [email protected]


Pak Fashridjal M. Noor n.a.h.

Iko saketek Pak,.... ambo copaskan gaya Anas Malik memimpin Padang
Pariaman th 1979 - 1989 .........menurut Bakhtiar Sultan ST yang akrab
saya panggil aciak mengatakan, diera pemerintahan Alm Kol Anas Malik,
dikenal dengan istilah LALOK BASAMO BUPATI.

Kesempatan ini dipergunakan oleh bupati Anas Malik untuk melihat
kondisi ril masyarakat, merasakan , dan melihat daerah pariaman dari
kacamata rakyat, bahkan tak jarang Alm Anas Malik juga membawa istinya
Nyonya JUWITA ANAS MALIK turut serta.

Bupati mendengarkan keluhan masyarakat serta mengajarkan akan
pentingnya kebersihan , disiplin dan solat subuh berjamaah dimesjid.
Lalok bersama Bupati menjadi trend disaat itu.. masyarakat yang
beruntung akan mendapat giliran beberapa malam bersama Bupati.

Hal tersebut dilakukan beliau selama masa kepemimpinannya ujar Aciak
dengan kalimat mantap.

http://www.pariamantoday.com/2012/10/alm-kol-anas-malik-dalam-kenangan-tidur.html

Pada tanggal 04/04/15, Fashridjal M. Noor <[email protected]>
menulis:
> @p Abraham Ilyas:
> Bagus sekali kalau bapak menguraikan lebih rinci ttg geraklangkah p bupati
> Anas Malik tersebut: peraturan dan pelaksanaan di lapangan.
>
> Itu bisa menjadi acuan baik bagi bupati dan walikota yg masih menjabat
> maupun bagi calon2 bupati dan walikota.
>  On Apr 4, 2015 8:32 AM, "Abraham Ilyas" <[email protected]> wrote:
>
>> Beberapa tahun yl. di sepanjang pantai kota Pariaman merupakan tempat
>> b.a.b gratis oleh penduduk !
>>
>> Ketika bupati dijabat oleh seorang militer (Anas Malik ?) ...... maka
>> beliau berhasil mengubah kebiasaan penduduk setempat !
>>
>> "Mencontoh kepada yang sudah, maambiah tuah kapado nan manang" ....
>> maka sudah seharusnya para calon bupati yad. (Desember 2015) berjanji
>> kepada calon pemilihnya untuk membuat komitmen bahwa dia sanggup
>> mengubah "perilaku" masyarakat kearah hidup bersih dan sehat
>> .......seperti yang pernah dikerjakan oleh Anas Malik di Kab. Padang
>> Pariaman !
>>
>>
>>
>> Pada tanggal 03/04/15, Darwin Chalidi <[email protected]> menulis:
>> > Bilolah kito dapek pimpinan daerah yg peduli sarupo walkot Bandung.
>> >
>> > Peresmian Toilet Bersih dan Kantin Sehat SDN Centeh:
>> > https://youtu.be/VKZBe6OLR4Q
>> > On Apr 2, 2015 8:11 AM, "Maturidi Donsan" <[email protected]> wrote:
>> >
>> >> TOILET UMUM bisa bersih dan terpelihara jika ada petugas dan diawasi
>> >> ketat.
>> >>
>> >> Pemakai toilet ikut partisipasi kebersihan.:
>> >> 1. BAB partisipasinya  Rp 5.000,
>> >> 2. BAK partisipasinya Rp 4.000 (2 lembar 2 ribuan ),
>> >> 3. Beruduk atau sekedar cuci muka  Rp 2.000 ( 1 lembar 2 ribuan).
>> >> 4. Pengawasan ketat dari pemilik/pengelola.
>> >>  Kalau mengharapkan sumbangan sukarela/gratis tanpa pengawasan ketat,
>> >> jangan harap toilet umum akan bersih.
>> >>
>> >> Jangankan toilet umum, jalan-jalanlah di Sumbar, ke kantor Gubenur,
>> >> kantor
>> >> Bupati,kantor Camat apalagi kantor wali nagari, toiletnya lumayan
>> >> kotor.
>> >> Entah kalau sekarang sudah ada perubahan.
>> >> Begitu juga  DKI karena takut sama Gubenurnya, mungkin sudah  ada
>> >> perubahan.
>> >>
>> >> Toilet itu bisa bersih dengan berbiaya tambah disiplin pemakai,
>> >> perawatannya harus sama dengan rumah tangga.
>> >>
>> >> Maturidi
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>
>> >>  --
>> >> .
>> >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> >> lain
>> >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> >> ===========================================================
>> >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> >> * DILARANG:
>> >> 1. Email besar dari 200KB;
>> >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> >> 3. Email One Liner.
>> >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7)
>> >> serta
>> >> mengirimkan biodata!
>> >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> >> mengganti subjeknya.
>> >> ===========================================================
>> >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>> di:
>> >> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> >> ---
>> >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> >> Grup.
>> >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> >> kirim email ke [email protected].
>> >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>> >>
>> >
>> > --
>> > .
>> > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> > ===========================================================
>> > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> > * DILARANG:
>> >   1. Email besar dari 200KB;
>> >   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> >   3. Email One Liner.
>> > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> > mengirimkan biodata!
>> > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> > mengganti subjeknya.
>> > ===========================================================
>> > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>> > di:
>> > http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> > ---
>> > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> > Google Grup.
>> > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim
>> > email ke [email protected].
>> > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>> >
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>>   1. Email besar dari 200KB;
>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke