Maaf sabalumnyo mak MN....

Ambo manyolo sangenek...

Manuruik ambo kalau la hanyo untuak managakkan filosofi ABS SBK sajo...
Karano jo Otonomi daerah sajo alun ado hasil nan dicapai dek nagari kito
lai mak...
Kok hanyo ABSSBK manga indak kito jalankan atau kito terapkan dulu dalam
kito ba otonomi daerah ko mak....alun ado pergerakan nyo lai mak...

Ciek lai mak....kok suaro kito yo dari mufakaik nan datang dari bawah
mak...nan picak lah buliah dilayangkan nan bulek la bisa di
guliangkan...kok titiak nan d itunggu dari ateh...

Samantaro di jawaban mamak nan lain manyabuikkan

2.Kenapa wacana DIM ini tidak bottom up (mambusek dari bumi) krn yg saya
lihat lebih kpd top down.

Apokah indak ka top down c taruih...karano awalnyo top down ndak bottom
up....
Apo ko ndak mamaksokan kahandak namo e mak...??
Kalau memang ingin ba masyarakat...rangkul dari bawah...bukan nan di ateh
sajo...
Mulai dari nan ketek ketek...kalaulah ABSSBK nan d gadang gadangkan
salamoko memang di jalankan dr dulu mngkin kini alah barubah...

Karano hanyo sorak sorak kampanye sajo bajalan lai tapi indak sampai...
Nan di takuikkan nanti apokoh lai ndak ad kepntingan2 individu nan batupang
tindiah di ateh kepntingan2 umum...??

Wasalam
Eko
Rang kampai minang
koto nan godang payokumbuah
Rantau bauksit
 Kawan2 di Dunia Maya,
dari MN,
    Banyak kawan2 yang mempertanyakan, untuk apa pula kita ber-DIM sementara
kita sudah punya Otonomi Daerah. Otonomi itu saja kan sudah cukup.
    Jawabnya: Tidak cukup! Buktinya, sudah selama ini kita punya otonomi,
namun filosofi budaya asli Minangkabau: ABS-SBK tidak jalan. Terkatakan
ada, terperbuat tidak. Dan ABS-SBK tidak bisa dilaksanakan dalam kita
bernegara dalam konteks kita berotonomi di Sumatera Barat, karena kita
tidak mempunyai hak istimewa untuk melaksanakannya, seperti di DI Y, DI A,
DI P, dan DKI itu.
    Kita tidak bisa mengaktualisasikan dan mengimplementasikan ABS-SBK
karena kita tidak memiliki hak khusus dan istimewa itu, sementara Ps18B
UUD1945 memberi peluang kepada kita untuk itu.
    Nah, dengan menurun dan meluncurnya segi2 adat, agama dan sosial-budaya
dalam kehidupan kita di Sumbar maupun di luar selama ini, kita harus dan
wajib memberlakukan filosofi hidup ABS-SBK itu melalui pemberlakuan hak
khusus, DIM itu, untuk memperbaiki semua yang telah rusak itu dan membangun
masa depan bumi bertuah Minangkabau ini ke arah kejayaannya kembali.
    Oleh karena itu, mari kita bersatu hati dan bekerjsama dalam menggolkan
DIM ini, baik kita yang di ranah maupun yang di rantau. Ranah itu bukan
hanya Luhak yang Tiga saja, tetapi juga semua rantaunya Luhak yang secara
bersama membentuk Sumatera Barat itu. Di luar itu baru kita maksudkan
Rantau.
    Mari kita perlihatkan kebersatuan kita dalam ber-Minang-minang ini, di
ranah dan di rantau.
    Salam, MN, 20/04/15

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke