Dear MN dan kawan2 penggagasDIM stuju dengan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) 
karanao ABS SBK nan harus ditagakkan balik dan dipeloki seperti Balik Ba 
Nagori, Balik Ba SURAU, Balik ka akar rumpuik Minangkabau, lawan Globalisasi 
nan notabene adolah Kristenisasi. Maju taruih MN dkk. semoga usao karajonyato, 
karajokareih, karajocerdas dengan IMTAQ mewujudkan ABS SBK manjadi kenyataan. 
Silahkan disiapkan PALAKAT PANJANG di Sekretariat Ranah jo Sekretariat Rantau 
untuk ditando-tangani bagi nan berminat. Tolong sadiokan KACIO bagi nan amueh 
mambayie ZIS untuk DIM. Kalau indak kiniko, pabilo laie wakatunyo. Amin YRA. 
Haasma (Lk/70/Depok).


     Pada Jumat, 17 April 2015 14:06, 'Mochtar Naim' via RantauNet 
<[email protected]> menulis:
   

 Sdr2 sekalian,     Pergantian nama dari Prov SumBar menjadi Prov DIM, tidak 
cukup hanya dengan menggantinya menjadi Provinsi Minangkabau saja. Harus ada DI 
nya: Daerah Istimewa Minangkabau (DIM), seperti DIY, DI Aceh, DI Papua dan DKI 
Jkt itu.  DI itu adalah satu keharusan untuk menandakan bahwa Provinsi itu 
memiliki kekhasan dan keistimewaan adat dan sosial-budayanya, sesuai dg Pasal 
18B UUD1945 itu. Kita lalu mengemukakan sejumlah alasan utk itu. Dari proposal 
DIM yang saya sampaikan dan usulkan itu ada lima alasan utama yang saya 
kemukakan. Silahkan tambah lagi kalau ada yang tidak kurang relevannya untuk 
ditambahkan.     Salam, MN, 17/04/15

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke