Pesimis rasonyo utk mendapatkan calon pemimpin yg benar2 hebat yg mau 
memperjuangkan DIM atau kemajuan masyarakat Sumbar. Mau mendapatkan Harun Zein 
atau Azwar Anas baru zaman millenium rasonyo jauh dari harapan. Hanyo doa kok 
ka lai bisa manolong. Jadi biarkan air mengalir sajo. 

 'Mochtar Naim' via RantauNet <[email protected]> menulis:

>Ma Nyiak Sunguik,
>Nan jaleh ambo ndak ado hasrat untuak manjadi calon Gubernur DIM tu doh. Ari 
>lah patang. Nan mudo2 nan rancak2 dan elok2 banyak nan harus ditampilkan. 
>Mereka harus dipersiapkan untuak manjadi calon2 pemimpin maso depan. ranah 
>awak.Sudah tu, ide nak dilansuangkan penentuan DIM tgl 17 Aguih tu lah 
>disepakati ditundo sampai sasudah Pilkadida nan ka datang.     Baa kaba Inyiak 
>di Subarang kini tu. Lai siaik2 sajo. Eh, iyo, minal 'aidin wal faizin, sarato 
>maaf lahia dan batin. Sanang mandanga Islam berkembang di nagari Mamak Sam tu. 
>Salam dari kami sekeluarga. Wassalam, MN 
>
>
>     On Sunday, July 26, 2015 8:01 AM, Maturidi Donsan <[email protected]> 
> wrote:
>   
>
>  Bagi rakyat Minang yang mendukung DIM, pilihlah calaonpimpinan daerah yang 
> bersedia memperjuangkan terbentuknya Daerah IstimewaMinangkabau.Kalau 
> komitmen itu tak ada percuma. Siapa saja yang akan memimpin Sumbar sama saja 
> dengan yangsudah-sudah, malah lebih akan memihak pusat dari pada daerahnya 
> sendiri.. Ini sudah terbayang, dialog di TV ONE  25/07/2015 jam 20:00, Soal 
> Perda yang bermasalah, pimpinann daerah yang tak patuhbisa diberhentikan 
> sementara oleh Mendagri (ini yang saya tangkap, mungkin jugaada yang lain 
> mengikuti). Bagaimana dengan kepala daerah Gub, Bup dan Wako yang 
> masihmuda-muda, masih harus memperjuangkan karir dandapur untuk keluarga,  
> terang saja merekaakan loyal ke Mendagri dari pada pecah  periuk 
> nasi.Bagaimana dengan keinginan daerah, tentu saja sudah prioritas kedua,  
> otonomi dearah mungkinakan tambah erosi Saya membayangkan kondisi orde baru 
> dalam pemerintahan akanterulang, caranya halus. Resiko  pemilulangsung ini 
> terpaksa kita terima, korupsi /kkn/nepotisme tak bisa kita hindari. 
>Yang bisa cari modal  uang atau yang dibiayai akan dominan menangdalam pemilu, 
>suara rakyat bisa dibeli meskipun masih tidak diakui. Mungkin 5-10 pemilu 
>lagi, timbul kesadaran, suara rakyattak bisa dibeli lagiNamun dengan  
>5-10pemilu itu  sudah bisa  merubah wajah Indonesia ini.  Selamat memilih bagi 
>pendukung DIMKeniscayaan DIM ini harus disuarakan dari sekarang, hasilatau 
>tidak, masih ada generasi penerus. Wass, Maturidi (L/77) Talang, Solok, 
>Kutianyia, Duri Riau-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
>  
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
>Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke [email protected].
>Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke