Bakomunikasi jo Pak MN ko bantuak awak menyipak bola limau bali, ndak malantun 
keseketek juo doh!
Kadipangakan...


Sent from Samsung Mobile

-------- Original message --------
From: Maturidi Donsan <[email protected]> 
Date: 02/09/2015  09:51  (GMT+07:00) 
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] MOCHTAR NAIM: "RUMAH SURAU SEKOLAH' 
 
Pak MN dan sanak dipalanta n.a.h

 

Dengan memanfaatka surau,  diharapkan penduduk mendapatkan pendidikan yang 
merata artinya semua penduduk di jorong/nagari bisa sampai ke PT/UN minimal 
strata 1, maka, pemerintah dan masyarakat harus jeput bola dengan 
memfasilitasi, yaitu bagi mereka yang putus sekolah bisa hendaknya melanjutkan 
di surau dengan cara halaqah.

Contoh yang  mendekati mungkin Nagari Sulit Air Kab. Solok (terlampir)

Semua jenjang pendidikan sudah masuk ke nagari Sulit Air, suatau cara yang baik 
untuk mendekatkan anak didik dengan orang tua dan ninik mamaknya sehingga 
pengawasan lebih dekat.

 

Mengaktifkan surau sekarang mungkin berbeda dengan masa sebelum 1945 .

 

Sekarang  MDA boleh dikatakan ada disetiap mesjid disetiap nagari, jam 
belajarnya ada pagi dan sore sesuai dengan jadwal SD bagi anak didik.

Surau pada malam hari memang sudah banyak yang tidak dipakai untuk mengajar 
anak-anak mengaji karena MDA dianggap sudah memadai.

 

Dinagari kebanykan surau hanya untuk shalat berjamaah Magrib, Isya dan Subuh 
sedangkan  Zuhur dan Ashar mungkin hanya PNS, petani mengerjakannya 
masing-masing disawah /diladang /dikebun

 

Siang dengan jadwal dan habis  shalat isya jam 20:00 bisa digunakan untuk 
halaqah berbagai macam pelajaran terutama bagi yang putus sekolah.

 

Data dari ranah, sekarang sudah banyak sarjana menetap di nagari, mereka dengan 
kesadaran berkiprah dinagari. Mereka yang adatanah ulayat untuk digaraplebih 
senang menggarap ulayatnya,meskipun ada yang masih menjajakan sarjananya kian 
kemari.

 

Mudah-mudahan TTS ( Ninik mamak, Cadiak Pandai dan Alim Ulama) dinagari bisa 
tergerak untuk memanfatkan surau dan para sarjana  yang ada dinagari untuk 
membantu anak didik yang putus sekolah (kurang biaya dsb), dengan demikian  
diharapkan penduduk nagari  merata dapat pula mengenyam pendidikan setara S1.

 

Kalau ini  bisa tercapai nilai lebih / efek dominonya yang positif sangat 
banyak diantaranya:

1). Menghindari efek yang lebih negative bagi orang minang dalam pergaulan  
kehidupan sehari-hari yaitu  terjauhnya anak dari ABS SBK  sebagai pegangan 
hidup orang minang. 

2). Mengurangi biaya kos-kosan

3). Mengurangi/mungkin bisa menghilangkan  biaya transportasi,

4). Menghilangkan biaya pembangunan gedung

5). Anak negeri akan mempunya wawasan lebih luas

 

 

Tulisan ko mungkin jauah dari nan dingingkan, handaknyo batolong mambilai di  
kawan-kawan  dilapauko nan sawah ladangnyo memang di bidang pendidikan  .

 

Wass,

 

Maturidi, (L/77) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau







 

 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke