2015-09-03 16:53 GMT+07:00 Rahim Jabbar <[email protected]>: > Assalamualaykum wa rahmataullahi wa barakatuuh Bapak Harlizon, > > Terimakasih sekali atas tanggapan positip Bapak. > > 1) Saya sangat senang sekali bahwa Al-Quran telah mampu digali untuk > menjadi INTI ENERSI bagi pebisnis. > (Khan sekarang ini Dunia Manajemen telah memahami pentingnya Spiritual > Management. Quran lebih dari itu, karena hudalinnaasi wa bayyinatin minal > hudaa; Dan saya salut sekali Bapak dan Tim sudah mampu membumikan Al-Quran > di bidang bisnis. >
Alhamdulillah Pak! Saya lihat bahwa selama ini banyak diantara kita hanya mencari ayat-2 Al Qur'an yang terkait ketika ada suatu penemuan scientific baru. Fakta ini membuat saya berfikir bahwa kalau begitu seharusnyalah bahwa science juga dapat digali dari Al Qur'an... Setelah mencoba menelitinya, alhamdulillah hipotese saya tersebut tidak salah... Latar belakang pendidikan serta pengalaman saya membuat saya melihat Al Qur'an dari dua sisi yang sebenarnya saling menyatu, yakni dalam konteks: - SCIENCE (ilmiah), Al Qur;an mencakup berita (informasi) tentang alam semesta dan Penciptanya, dimana semua ayat-ayat Al Qur'an adalah kebenaran, yakni benar-benar terjadi demikian. - MANAGEMENT, pada dasarnya Al Qur'an bicara tentang bagaimana alam diMANAGE oleh Allah. Setahu saya, Muhammad SAW itu adalah juga MANAGER. Dia memanage pengikut-2nya, bukan duduk-duduk dan berkotbah-2 saja seperti rahib-rahib (atau juga Budha? ... Karena saya adalah pengikutnya, ya saya berusaha mengikuti beliau yang "manager" ini..., bukan mengikuti yang berkotbah-2 saja itu... Alhamdulillah juga, pada akhirnya ketemu bahwa ILMU SOSIAL itu sebenarnya juga PASTI. Bukankah kejadian-2 yang menyangkut sosial di dalam Al Qur'an tersebut pasti terjadinya? Jika tidak demikian, tentulah bisa disebut jadi buku dusta atau khayalan belaka. Dengan demikian, bagi saya ada yang namanya ILMU PASTI SOSIAL. Sayang, keika saya usulkan kepada beberapa rekan dari ilmu sosial untuk menggalinya, belum tampak keinginannya untuk itu meski saya tawarkan bantuan untuk menunjukkan pokok-2 dan arah untuk itu. Entahlah apa itu akibat isi kepala mereka sudah penuh dengan ilmu-2 barat yang ruwet dan tidak jelas ujung pangkalnya... Tambah tinggi dan tambah panjang titel sekolahnya, nampaknya jadi tambah rumit cara berpikirnya... Wallahu 'alam... Karena Al Qur;an sendiri mengatakan bahwa isinya adalah tentang SEGALA SESUATU: An Nahl (Lebah) [16]:89 (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu *AL KITAB (AL QUR'AN) UNTUK MENJELASKAN SEGALA SESUATU* dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. Yusuf (Nabi Yusuf) [12]:111 Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. *AL QUR'AN* itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan *MENJELASKAN SEGALA SESUATU*, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Alhamdulillah juga pada akhirnya ketemu di dalam Al Qur'an framework ILMU SEGALA SESUATU (Theory of Everything) yang ilmuan-2 science dan consience barat samapai sekarang masih bingung memformulasikannya. Pada dasarnya semua hukum-2 alam ini diciptakan Allah sebagai SATU PAKET HUKUM. > > 2) Kebetulan saya berlatar belakang sebagai manajer Senior di > Multinasional sebagai Strategic Planning Manager. Jadi mengertilah > sedikit-sedikit soal perencanaan. > Boleh kalau begitu Bapak ikut men-share ilmu dan pengalamannya dalam workshop ini? Saya sudah lama pensiun... Dulu cukup lama di Int'l Business Develepment serta Strategic Business Planning di salah satu (atau salah tiga? karena juga pernah diperbantukan ke 2 anak perusahaan lainnya) perusahaan infrastruktur setelah kemana-mana di berbagai divisi di perusahaan tersebut. Serta dulu juga aktif di beberapa organisasi sosial untuk aktifitas yang juga mirip-2 namun lebih bernuansa sosial, tapi sekarang tidak begitu aktif lagi. > > 3) Konsep itu saya ajukan kepada Bank Mandiri dulu sewaktu saya jadi > instruktur di BPPEI (Badan Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia). > Sayangnya Bank nya tidak paham, atau belum memiliki program Inkubasi. > Sayang juga kalau begitu ya... Sekilas saya lihat konsepnya cukup detil dan kompleks... > > 4) Saya sekarang masih aktif sebagai Technical Adviser pada satu > perusahaan konsultan Nasional. No HP saya XXXXXX. Saya senang sekali dapat > membahas aplikasi konsep Al-Quran di dalam kehidupoan se-hari2. Saya tunggu > sapaan dari Bapak. > Silahkan... Saya juga sangat senang jika ada specialis di bidang lain yang berminat menggali... Konsep dasar kehidupan ini sebenarnya sangat sederhana dan sudah sering kita dengar disekeliling kita, yakni: - TRUTH (kebenaran, kenyataan) - ADIL - AMANA (Amar MAkruf NAhi mungkar) Isi Al Qur'an atau ajaran Islam serta hukum-2 fitrah alam semesta tidak keluar dari ketiga hal pokok ini... Sayang, karena saking sederhananya, akhirnya dilupakan atau bahkan dianggap remeh... Akhirnya mengakibatkan copotnya dasar logika dan cara berfikir, muslim sehingga menjadi tidak kokoh... Kejadiannya mirip dengan pepatah Minang, "Ka ateh ndak bapucuak, kabawah indak baurek (ke atas tidak berpucuk, kebwah tidak berurat). Sehingga mereka mudah ditipu dan terombang-ambing tidak tentu arah... Semoga semua ini akan diubah Allah, sesuai janjuNya: Al An ‘aam (Binatang Ternak) [6]:149 Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, *PASTI DIA MEMBERI PETUNJUK KEPADA KAMU SEMUANYA."* An Nahl (Lebah) [16]:9 Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah *DIA MEMIMPIN KAMU SEMUANYA* (kepada jalan yang benar). Semoga era "Golden Age" seperti beberapa kali diungkap P Mochtar N tidak akan lama lagi memperlihatkan tunasnya... Alhamdulillah ! > Wassalamualaykum wa rahmatullahi wa barakatuuh > Wass, Z > > Rahim Jabbar > > > > Pada 2 September 2015 23.48, Harlizon MBAu <[email protected]> menulis: > >> Terima kasih juga atas perhatian P Rahim Jabbar, berikut kiriman konsep >> inkubatornya...! >> >> Bisa jadi nanti akan mengarah ke inkubator, namun saat sekarang baru >> melangkah untuk: >> >> - Pembinaan keterampilan untuk pembuatan Business Plan >> - Pengenalan Al Qur'an untuk tujuan bisnis/manajemen (agar saudara-2 >> muslim dapat lebih memanfaatkan buku "ajaib" ini untuk kehidupan mereka) >> - Penggalangan kebersamaan (permasalahan mendasar kehidupan kita sekarang >> adalah pada point ini). >> >> Berdasarkan asumsi saya sekarang, sekiranya ketiga hal ini dapat mulai >> ditanam, insya Allah langkah lebih lanjut akan lebih mudah... >> Harapannya, mereka akan menggalang pola usaha bersama-sama yang ADIL, >> bukan mau untung lebih banyak sendiri namun dengan kerja sedikit. >> >> Selama ini saya melihat bahwa kemampuan Perencanaan kebanyakan kita >> sangat lemah sekali, khususnya "Perencanaan Usaha." >> Bahkan, di corporate besarpun bisa dihitung dengan jari prkerjanya yang >> memiliki kemampuan tersebut. Barangkali karena perlu pekerja yang memiliki >> pengalaman pada beberapa sub-bidang terkait. >> Di perbankanpun rasanya cuma bahagian kredit yang terbiasa dg Rencana >> Usaha orang lain. >> Sekolah bisnis/manajemen pun nampaknya juga tidak mengajarkannya. >> Karena hal ini sangat saya anggap penting untuk memulai suatu usaha, saya >> berinisiatif menyelenggarakan worksup untu itu. >> Mudah-mudahan selanjutnya nanti, mereka juga akan mampu merencanakan >> kegiatan-2 lainnya dg lebih baik karena inti frameworknya sebenarnya sama. >> >> Program inkubator yang Bp usulkan sudah jalan dimana saja? >> Bapak juga menyelanggarakan training untuk program inkubator ini? >> >> Bapak berdomisili dimana? >> Boleh saya mendapatkan No. HP Bapak? >> >> O ya, apa boleh saya share kepada yang lain bahan yang Bp kirimkan ini? >> Tx ! >> >> Salam Z >> >> >> >> 2015-09-02 14:19 GMT+07:00 Rahim Jabbar <[email protected]>: >> >>> Asw.wr.wb. Bpk Harlzon MBA, >>> >>> Terimakasih sekali atas sharing proposalnya yang bagus sekali. >>> Jika Ambo boleh mengusulkan kiranya dapat dibikin program "Incubator" >>> karena "tingkat kegagalan pemula sangat besar sekali". >>> Berikut salah satu proposal yang saya buat sekitar 10 tahun yang lalu. >>> Barangkali ada manfaatnya >>> Wassalam >>> >>> Rahim Jabbar >>> >>> >>> Pada 29 Agustus 2015 07.41, Harlizon MBAu <[email protected]> menulis: >>> >>>> AssWrWb Bpk/Ibu dan dunsanak kasadonyo, >>>> >>>> >>>> >>>> Terlampir Draft Rencana Workshop Pengembangan Usaha / Investasi, Padang >>>> 2015 nan sudah ambo coba lengkapi. >>>> >>>> >>>> >>>> Beberapa summary penting dari rencana ini adalah sbb: >>>> >>>> >>>> >>>> 1. Waktu Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Mengingat beberapa kegiatan persiapan membutuhkan waktu cukup panjang, >>>> diperkirakan bahwa kegiatan workshop baru dapat dilaksanakan 2 (dua) bulan >>>> setelah terbentuknya kepanitiaan (manajemen) workshop, yakni sekitar >>>> pertengahan November 2015. >>>> >>>> >>>> >>>> 2. Durasi Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Mengingat bahwa tujuan utama workshop adalah agar peserta benar-benar >>>> dapat memahami materi workshop dengan baik, maka materi tersebut sangatlah >>>> sulit untuk diberikan kurang dari 6 hari (pada draft rencana di desain 7 >>>> hari). 2 (dua) hari sendiri sudah termakan oleh presentasi kelompok >>>> peserta. >>>> >>>> >>>> >>>> 3. Pengarah dan Pembicara Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Sebahagian besar calon Pengarah dan Pembicara belum saya mintakan >>>> konfirmasi kesediaannya. Dengan demikian, dapat diusulkan penambahan atau >>>> penggantian nama-nama pengarah atau pembicara lain yang dianggap (lebih) >>>> cocok atau berkualitas dari yang sementara tertulis pada rencana terlampir. >>>> >>>> >>>> >>>> Bagi pengarah dan pembicara tambahan yang diusulkan, diharapkan agar >>>> dapat mengirimkan CV-nya terlebih dahulu serta menghubungi atau saya >>>> hubungi untuk kesinergian arah dan keterpaduan pemberian materi. >>>> >>>> >>>> >>>> Khusus untuk calon pengarah tambahan diharapkan agar dapat menyediakan >>>> waktunya untuk rapat atau diskusi khusus untuk membahas kesinergian dan >>>> keterpaduan arah dan materi ini. >>>> >>>> >>>> >>>> 4. Pendaftaran Peserta dan Panitia (Manajemen) Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Alhamdulillah, dalam 2-3 hari semenjak ide ini dilewakan, sudah lebih >>>> dari 10 calon peserta yang menyatakan minatnya untuk mengikuti workshop. >>>> Mudah-mudahan semuanya memenuhi kriteria calon peserta yang ditetapkan. >>>> >>>> >>>> >>>> Sementara belum terbentuknya team manajemen (panitia) resmi Workshop, >>>> bagi calon peserta lain yang berminat, dapat langsung memberitahukannya >>>> melalui email kepada saya ([email protected]), atau ke email. >>>> [email protected]. Demikian juga halnya bagi calon >>>> panitia, pengarah atau pembicara workshop. >>>> >>>> >>>> >>>> 5. Data-data Ekonomi dan Potensi Daerah Peserta >>>> >>>> >>>> >>>> Sengaja di desain agar calon peserta membawa data-data ekonomi dan >>>> potensi daerah (kampungnya) dengan tujuan agar calon peserta dapat: >>>> >>>> >>>> >>>> · Belajar melihat kondisi daerah (kampungnya) dengan lebih jelas >>>> dan kuantitatif. >>>> >>>> · Menemukan ide usaha baru dari data-data tersebut. >>>> >>>> · Merencanakan hal-hal yang diperlukan untuk membangun atau >>>> mengembangkan daerah (kampong)nya. >>>> >>>> >>>> >>>> 6. Biaya Peserta Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Mengingat belum dihitungnya perkiraan biaya penyelenggaraan workshop, >>>> biaya yang dibebankan kepada peserta juga belum dapat diberitahukan. >>>> Diharapkan, kepanitian (manajemen) workshop resmi nantinya dapat segera >>>> memberitahukannya. >>>> >>>> >>>> >>>> Diharapkan juga bahwa bagi peserta yang kurang mampu dapat diberikan >>>> diskon atau bebas biaya mengikuti workshop. >>>> >>>> >>>> >>>> 7. Bantuan Sarana dan Prasarana Workshop >>>> >>>> >>>> >>>> Pada Draft Rencana Workshop yang saya lampirkan berikut, sudah terlihat >>>> kebutuhan-kebutuhan penyelenggaraan workshop secara umum. Saya sangat >>>> menghargai dan berterima kasih sekali kepada Bapak/Ibu atau >>>> dunsanak-dunsanak yang terpanggil hatinya untuk ikut membantu mengupayakan >>>> tersedianya kebutuhan-kebutuhan penyelenggaraan Workshop tersebut. >>>> >>>> >>>> >>>> Talabiah takurang, kalau ado perkataan ambo nan salah atau kurang pada >>>> tempatnya pado email ini atau nan sabalunnyo, mohon dimaafkan. Tarimo >>>> kasih! >>>> >>>> >>>> >>>> Terima kasih juga atas segala perhatian khusus dan bantuannya agar >>>> workshop yang direncanakan ini dapat memberikan manfaat bagi >>>> dunsanak-dunsanak di kampuang. >>>> >>>> >>>> >>>> Salam Z >>>> >>> >>> >> > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
