Dari Singgalang kit baco pulo:

Arah Angin Masih dari Selatan, Jarak Pandang di Padang Berkurang 

in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Padang 
<http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/padang/> 4 jam ago 
[image: Masjid Raya Sumbar berselimut asap, terlihat dari Bukit Gado-gado, 
Padang (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)] 
<http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2015/08/kabut-asap.jpg>

Masjid Raya Sumbar berselimut asap, terlihat dari Bukit Gado-gado, Padang 
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

*PADANG –* Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping di 
Padang Pariaman melaporkan, jarak pandang di Kota Padang, Selasa (6/10) 
semakin berkurang, hanya sekitar 1.500 meter hingga 2.000 meter akibat 
kabut asap.

“Hari ini jarak pandang lebih pendek dibandingkan kemarin yang masih 
mencapai 3.000 meter,” kata Analisis Cuaca BMKG Ketaping, Siska Anggraini.

Semakin pendeknya jarak pandang akibat kabut asap kiriman yang berasal dari 
Sumatera Selatan dan Jambi.

Berdasarkan pantauan satelit saat ini terdeteksi 319 titik panas di 
Sumatera dan sebanyak enam titik berada di Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.

“Karena angin berembus dari selatan ke tenggara menyebabkan Sumbar menerima 
kabut asap kiriman,” lanjut dia.

Sementara Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Sicincin Rizki 
mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Pemantau Atmosfer Global 
Bukit Kototabang, indeks standar pencemar udara berdasarkan konsentrasi PM 
10 mencapai 160 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori tidak sehat.
*(*/aci)*


On Tuesday, October 6, 2015 at 1:35:54 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Barasaki Anku Mudahar jo udaro barasiah di Lawag. Tapi iko SMS kawan dari 
> Panta kapatang; jandela rumahnyo batutuik dek karano asok taba;
>
> SMS kawan Makngah dari Panta: 
>
> "Bencana baserak serak dinagari awak.Maliang. 
> Pambunuahan.jambret.begal.panipuan.asok dari kabakaran hutan di 
> Riau.Jambi.Palembang.Kalimantan.Kiniko sekolah2 di Pakanbaru alah sabulan 
> diliburkan dek asok.Di Panta kami alah mulai urang mamakai masker.Dirumah 
> kami jandela imdak babukak doh ."
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke