Hoyak-hoyak Hampo:
http://geofon.gfz-potsdam.de/eqinfo/event.php?id=gfz2015topd
-- MakNgah

On Tuesday, October 6, 2015 at 2:20:39 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Dari Singgalang kit baco pulo:
>
> Arah Angin Masih dari Selatan, Jarak Pandang di Padang Berkurang 
>
> in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Padang 
> <http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/padang/> 4 jam ago 
> [image: Masjid Raya Sumbar berselimut asap, terlihat dari Bukit Gado-gado, 
> Padang (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)] 
> <http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2015/08/kabut-asap.jpg>
>
> Masjid Raya Sumbar berselimut asap, terlihat dari Bukit Gado-gado, Padang 
> (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
>
> *PADANG –* Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping di 
> Padang Pariaman melaporkan, jarak pandang di Kota Padang, Selasa (6/10) 
> semakin berkurang, hanya sekitar 1.500 meter hingga 2.000 meter akibat 
> kabut asap.
>
> “Hari ini jarak pandang lebih pendek dibandingkan kemarin yang masih 
> mencapai 3.000 meter,” kata Analisis Cuaca BMKG Ketaping, Siska Anggraini.
>
> Semakin pendeknya jarak pandang akibat kabut asap kiriman yang berasal 
> dari Sumatera Selatan dan Jambi.
>
> Berdasarkan pantauan satelit saat ini terdeteksi 319 titik panas di 
> Sumatera dan sebanyak enam titik berada di Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.
>
> “Karena angin berembus dari selatan ke tenggara menyebabkan Sumbar 
> menerima kabut asap kiriman,” lanjut dia.
>
> Sementara Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Sicincin Rizki 
> mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Pemantau Atmosfer Global 
> Bukit Kototabang, indeks standar pencemar udara berdasarkan konsentrasi PM 
> 10 mencapai 160 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori tidak sehat.
> *(*/aci)*
>
>
> On Tuesday, October 6, 2015 at 1:35:54 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>>
>> Barasaki Anku Mudahar jo udaro barasiah di Lawag. Tapi iko SMS kawan dari 
>> Panta kapatang; jandela rumahnyo batutuik dek karano asok taba;
>>
>> SMS kawan Makngah dari Panta: 
>>
>> "Bencana baserak serak dinagari awak.Maliang. 
>> Pambunuahan.jambret.begal.panipuan.asok dari kabakaran hutan di 
>> Riau.Jambi.Palembang.Kalimantan.Kiniko sekolah2 di Pakanbaru alah sabulan 
>> diliburkan dek asok.Di Panta kami alah mulai urang mamakai masker.Dirumah 
>> kami jandela imdak babukak doh ."
>>
>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke