Assalamu'alaikum wr.wb.
Baa mako banyak negara kini maminjam ka China http://jakartagreater.com/keterkaitan-antara-bantuan-luar-negeri-dan-demokrasi-bantuan-cina-atau-bantuan-amerika/ Oleh : R. Tri Satria Bantuan luar negeri merupakan bantuan dana yang diberikan oleh suatu negara kepada negara lain dalam bentuk hutang atau pinjaman. Menurut K. J. Holsti, dalam bukunya yang berjudul “International Politics: Framework of Analysis”, bantuan luar negeri adalah suatu bentuk transfer uang, teknologi, ataupun nasihat-nasihat teknis dari negara pendonor ke negara penerima. Krisis ekonomi global yang sering terjadi pada awal abad ke 20, seperti peristiwa Great Depression tahun 1929 yang disebabkan oleh jatuhnya bursa saham di Amerika Serikat, mengakibatkan timbulnya kesadaran akan pentingnya suatu lembaga yang dapat mengontrol dan mengatur keuangan dunia. Oleh sebab itu, pasca Perang Dunia ke 2 dibentuklah dua lembaga keuangan dunia, yaitu World Bank dan IMF (International Monetary Fund), yang berdasarkan pada bretton woods system. Melalui kedua lembaga inilah, Amerika Serikat, sebagai penyandang dana terbesar, berusaha menyebarkan pengaruhnya ke dunia. Pengaruh yang ingin disebarkan oleh Amerika Serikat salah satunya adalah demokrasi liberal. Melalui lembaga ini, Amerika Serikat dapat melakukan demokratisasi pada negara-negara lain di dunia dengan bantuan luar negeri yang diberikan. Tujuan dari demokratisasi ini adalah agar negara tersebut dapat bersikap terbuka dalam perdagangan internasional sehingga Amerika Serikat dapat memenuhi kebutuhan atau kepentingannya di negara tersebut. Pada masa Perang Dingin (1947-1991), belum banyak terlihat hubungan yang signifikan antara demokrasi dengan bantuan luar negeri. Hal ini disebabkan karena pada masa ini bantuan luar negeri lebih banyak dilakukan dengan tujuan untuk menarik dukungan dari negara lain dan membendung pengaruh dari pihak lawan (containment policy). Sebagai contoh, bantuan luar negeri marshall plan Amerika Serikat ke negara-negara di Eropa Barat pada tahun 1950-an dilakukan dengan tujuan untuk menarik dukungan negara-negara Eropa Barat kepada Amerika Serikat dan membendung pengaruh dari komunis atau Uni Soviet. Kemudian pada pasca Perang Dingin, dimana Amerika Serikat menjadi negara hegemoni tunggal dunia, mulai terlihat hubungan yang signifikan antara demokrasi dengan bantuan luar negeri. Bantuan luar negeri yang dilancarkan oleh Amerika Serikat banyak disertai dengan kondisionalitas-kondisionalitas yang salah satunya adalah memaksakan bentuk pemerintahan demokrasi kepada negara tujuan. Demokratisasi ini disertai dengan persyaratan liberalisasi perdagangan dan privatisasi BUMN, yang semua ini dilakukan untuk memenuhi kepentingan dari Amerika Serikat. Amerika Serikat banyak memberikan bantuan luar negeri ke negara-negara yang otoriter. Hal ini disebabkan karena negara-negara otoriter banyak yang memiliki kekayaan sumber daya alam, seperti minyak bumi dan gas alam, yang sangat dibutuhkan oleh Amerika Serikat. Dengan memberikan bantuan luar negeri ke negara-negara tersebut maka Amerika Serikat dapat menerapkan kondisionalitas berupa penerapan demokrasi, liberalisasi perdagangan dan privatisasi BUMN, sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan atau kepentingan nasionalnya. Berdasarkan perspektif realisme, setiap negara pasti akan memperjuangkan kepentingan nasionalnya dengan mengerahkan seluruh power yang dimilikinya (Hans J. Morgenthau), dengan demikian maka apa yang dilakukan oleh Amerika Serikat ini merupakan hal yang wajar. Kondisionalitas yang diberikan Amerika Serikat melalui bantuan keuangan dalam World Bank atau IMF ini merupakan salah satu bentuk soft power Amerika Serikat untuk memenuhi kepentingan nasionalnya. Berbeda dengan Amerika Serikat, bantuan luar negeri yang diberikan oleh Tiongkok tidak memiliki kondisionalitas. Tiongkok tidak memaksakan negara penerima bantuannya untuk menerapkan sistem komunis sebagaimana yang ia terapkan. Hal inilah yang membedakan bantuan luar negeri Tiongkok dengan Amerika Serikat. Bantuan luar negeri Amerika Serikat melalui lembaga keuangan World Bank atau IMF mempunyai kondisionalitas yang harus dipenuhi oleh negara penerima bantuan. Menurut Joseph E. Stiglitz, dalam bukunya yang berjudul “Globalization and Its Discontents”, kondisionalitas yang diberikan oleh World Bank maupun IMF sangat memberatkan negara penerima yang sedang mengalami krisis.[2] IMF tidak menyelesaikan krisis malah menimbulkan krisis baru. Anggapan ini didukung oleh pandangan Rizal Ramli, pakar ekonomi Indonesia, yang mengatakan bahwa tingkat keberhasilan IMF dalam membebaskan negara dari krisis hanya sebesar 30%, dan itupun hanya terjadi di negara-negara yang relatif kecil. Sedangkan Tiongkok dalam memberikan bantuannya tidak memiliki kondisionalitas sebagaimana bantuan dari Amerika Serikat. Tiongkok hanya meminta agar negara yang dibantunya itu mau menjadi koalisinya dalam menghadapi politik internasional. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa bantuan luar negeri Tiongkok lebih efektif daripada bantuan luar negeri Amerika Serikat. Sebagai contoh, Nigeria pernah melakukan pinjaman ke IMF dalam rangka proyek pembangunan railways di sana. Namun bantuan tersebut malah memberatkan Nigeria, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk meminta bantuan ke Tiongkok. Bantuan dari Tiongkok inilah yang kemudian banyak memberikan manfaat terhadap proyek Nigeria tersebut. Banyaknya dukungan terhadap bantuan luar negeri Tiongkok mengakibatkan timbulnya pandangan bahwa di masa mendatang Tiongkok akan membentuk AMF (Asian Monetary Fund) sebagai tandingan dari IMF. Hal ini disebabkan karena banyak yang menganggap IMF telah gagal dalam menjaga stabilitas perekonomian dunia. Jika hal itu terjadi maka AMF yang berdasarkan pada Beijing consensus dapat menggeser peran IMF dari Washinton consensus. Akan tetapi Amerika Serikat tentu tidak akan tinggal diam dan akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi hal tersebut. Salam Reza 2015-10-25 9:20 GMT+07:00 muhammad syahreza <[email protected]>: > Assalamu'alaikum wr.wb. > > > Teknologi kereta capek China tu berbasis teknologi Siemens Jerman, Alstom > Perancis dan Bombardier Kanada. > Di Kalimantan samo Sulawesi lai dipakai moto Semen Padang. > Mungkin link di bawah bisa manambah info nyo : > http://www.klikbalikpapan.co/berita-764-pembangunan-rel-kereta-api-kalimantan-dan-sulawesi-tuntas-2019.html > Pemilik TV One dek indak diajak mungkin, jadi sumbang taruih lagu nyo... > > > > Salam > > > Reza > > > > > > > > > > > > 2015-10-25 7:04 GMT+07:00 Fitrianto <[email protected]>: > >> Iyo tabaok galak ambo dek komentar pak FMNS...;) >> >> Itu bana mah contoh bawah sadar mental inlander nan ditanamkan dek induak >> samang nan dari barat supayo kito tatap di bawah katiaknyo. >> KALau kito agak cadiak saketek, sasamo induak samang tu nan kito adu, >> sahinggo namuah bakompetisi maambiak hati kito jo program nan sasuai jo >> kemauan kito. >> >> Wassalam >> fitr >> >> >> 2015-10-24 19:16 GMT-04:00 Dewis Natra <[email protected]>: >> >>> Sanaķ FMS. >>> >>> Ambo kutip2 >>> >>> Sebaliknya kita di Indonesia boleh dikata tidak punya apa2..... >>> kuatirnya beko dialua se dek cino tu >>> >>> Under estimate bana ka bangsa kito sandiri. Sabaitu bodoh banakah orang >>> indonesia. Sahinggo bisa kanai aluase. >>> >>> Kalau kito bsa kanai alua dek chino mako potensi kanai alua dek bangsa >>> lain tantu ado pulo. >>> >>> Is Sikumbang St Marajo. 46an Sungai Pua . Tangerang >>> On 25 Oct 2015 06:04, "Fashridjal M. Noor" <[email protected]> >>> wrote: >>> >>>> @ sanak Fitrianto >>>> >>>> Ambo kutip: >>>> >>>> " Btw, kalau Jerman sajo namuah karajo samo jo Chino soal kereta, tantu >>>> iko sebentuk pengakuan jo teknologi Chino kini. Inggris pun kini banyak >>>> menjalin kerjasama jo Chino. Mungkin cuman nan masiah bamental inlander nan >>>> masiah maanggap Asia labiah randah dari Barat kemampuan teknologinyo kini." >>>> >>>> Janganlah terlalu menyederhanakan analisis dg hanya mempertimbangkan 1 >>>> variabel saja. Tentang kemampuan teknologi Cina. Mungkin yg mereka butuhkan >>>> penanaman modal oleh Cina....sedangkan ttg teknologi mereka sudah punya >>>> standard dan prosedur membangun yg tinggi. >>>> >>>> Sebaliknya kita di Indonesia boleh dikata tidak punya apa2..... >>>> kuatirnya beko dialua se dek cino tu >>>> >>>> Salam >>>> FMNS >>>> Bdg >>>> On Oct 25, 2015 5:56 AM, "Fitrianto" <[email protected]> wrote: >>>> >>>>> Sanak Is Sikumbang, >>>>> alun sempat ambo karajo di Imigrasi Saudi tu lai, jadi indak tau >>>>> detilnyo doh...hehe >>>>> tapi Saudi lau mamakai hukum mati juo tu pengedar narkoba kan? >>>>> >>>>> Btw, kalau Jerman sajo namuah karajo samo jo Chino soal kereta, tantu >>>>> iko sebentuk pengakuan jo teknologi Chino kini. >>>>> Inggris pun kini banyak menjalin kerjasama jo Chino. >>>>> Mungkin cuman nan masiah bamental inlander nan masiah maanggap Asia >>>>> labiah randah dari Barat kemampuan teknologinyo kini. >>>>> (Japang indak menganggap dirinyo Asia, memuja barat dan merendahkan >>>>> Asia lainnyo, nan memang adolah hasil didikan amerika sajak parang dunio >>>>> kaduo). >>>>> >>>>> Chino punyo proyek New Silk Road, nan ka mambuek jalan dari Inggris >>>>> sampai Asia Tenggara. >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> http://www.economist.com/news/special-report/21663326-chinas-latest-wave-globalisers-will-enrich-their-countryand-world-new-silk-road >>>>> >>>>> >>>>> https://en.wikipedia.org/wiki/The_Silk_Road_Economic_Belt_and_the_21st-century_Maritime_Silk_Road >>>>> >>>>> *The Silk Road Economic Belt and the 21st-century Maritime Silk Road* >>>>> (Chinese <https://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_language>: >>>>> 丝绸之路经济带和21世纪海上丝绸之路), also known as *The Belt and Road* (abbreviated >>>>> *B&R*), *One Belt, One Road* (Chinese >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_language>: 一带一路; pinyin >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/Pinyin>: *Yídài yílù*; abbreviated >>>>> *OBOR*) or the *Belt and Road Initiative* is a development strategy >>>>> and framework, proposed by People's Republic of China >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/People%27s_Republic_of_China> that >>>>> focuses on connectivity and cooperation among countries primarily in >>>>> Eurasia <https://en.wikipedia.org/wiki/Eurasia>, which consists of >>>>> two main components, the land-based "Silk Road Economic Belt >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/Silk_Road_Economic_Belt>" (SREB) and >>>>> oceangoing "Maritime Silk Road >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/Maritime_Silk_Road>" (MSR). The >>>>> strategy underlines China's push to take a bigger role in global affairs, >>>>> and its need to export China's production capacity in areas of >>>>> overproduction <https://en.wikipedia.org/wiki/Overproduction> such as >>>>> steel manufacturing.[1] >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/The_Silk_Road_Economic_Belt_and_the_21st-century_Maritime_Silk_Road#cite_note-1> >>>>> >>>>> It was unveiled by Chinese leader Xi Jinping >>>>> <https://en.wikipedia.org/wiki/Xi_Jinping> in September and October >>>>> 2013 in announcements revealing the SREB and MSR, respectively. >>>>> Kalaupun rugi sacaro bisnis di proyek Jkl-Bdg ko, itu sekedar dana >>>>> promosi mah. >>>>> Tapi nan yakin rugi sabananyo proposal Shinkansen Japang, makonyo >>>>> mamintak jaminan APBN. >>>>> Paralu 40ribu penumpang perhari supayo bisa untuang sadang stasiunnyo >>>>> cuman duo (Jkt jo Bdg), dan saat kini cuman sekitar 5000an penumpang. >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Wassalam >>>>> fitr >>>>> >>>>> 2015-10-24 12:59 GMT-04:00 Dewis Natra <[email protected]>: >>>>> >>>>>> Sato stek dunsanak palantà. >>>>>> >>>>>> Sapanjang berita nan ambo dapek iko real bisnis tampa campua tangan >>>>>> pemerintah soal dana. Kok lah bisnis tantu ado study kelayakan >>>>>> menguntungkan atau tidak. Manga jkt bdg. Tantu dilihat dari potensi >>>>>> profit. >>>>>> Mungkin beko bisa jkt sby. Ba'a kok ndak dilua jawa. Tantu bisa awak >>>>>> caliak >>>>>> potensi profit ndak ado. >>>>>> >>>>>> Diluar jawa alah di mulai pulo mambenahi jalur lamo dulu. Iko dana >>>>>> negara karano ndak akan ado i vestor nan amuah kiniko. >>>>>> >>>>>> Sanak Fitrianto. >>>>>> Tanyo ciek kereta tiongkok nan di makah madinahko disusupi ekspor >>>>>> narkoba juo ndak? Atau buruh nan pandai babadia? >>>>>> >>>>>> Is Sikumbang St. Marajo 46an. Subgai Pua. Tangerang. >>>>>> On 24 Oct 2015 23:10, "Fitrianto" <[email protected]> wrote: >>>>>> >>>>>>> Tuk nan anti atau takuik jo kereta cepat Tiongkok, hati2lah kalau >>>>>>> pai haji atau umrah...;) >>>>>>> Jaan naiak kereta capek di sinan nan menghubungkan Mekah, Arafah, >>>>>>> Mudzalifah, Mina karena iko buatan Chino pulo. >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/ >>>>>>> >>>>>>> China Railway Construction completes $1.77bn Mashaer Railway project >>>>>>> in Saudi Arabia >>>>>>> Share on facebook >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on twitter >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on google_plusone_share >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on linkedin >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on pinterest_share >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on stumbleupon >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> Share >>>>>>> on reddit >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> 0 >>>>>>> <http://www.railway-technology.com/news/newschina-railway-construction-completes-177bn-mashaer-railway-project-in-saudi-arabia-4668891/#> >>>>>>> >>>>>>> 11 September 2015 >>>>>>> >>>>>>> China Railway Construction Corporation (CRCC) has completed >>>>>>> construction of the $1.77bn Mashaer Railway project in Makkah, Saudi >>>>>>> Arabia. >>>>>>> >>>>>>> Following completion this week, the project has been handed over to >>>>>>> the country's Ministry of Municipal and Rural Affairs, reports Al >>>>>>> Bawaba. >>>>>>> >>>>>>> The firm had been developing the project for last six years to >>>>>>> connect the holy cities of Makkah, Arafat, Muzdalifa and Mina. >>>>>>> >>>>>>> Approximately 10,000 people were added to the project in the past 16 >>>>>>> months to ensure its quick completion. The initial development stage for >>>>>>> the railway project was completed in November 2010. >>>>>>> "Following completion this week, the project has been handed over to >>>>>>> the Saudi Arabia Ministry of Municipal and Rural Affairs." >>>>>>> >>>>>>> The Chinese developer was responsible for the design, supply, >>>>>>> construction, operation and maintenance for the project under a >>>>>>> contract. >>>>>>> >>>>>>> Mashaer Railway involved the construction for railway lines >>>>>>> stretching more than 18.5km, along with nine railway stations and a >>>>>>> parking >>>>>>> area. >>>>>>> >>>>>>> Five trains, developed as part of the project, will transport 72,000 >>>>>>> passengers an hour in each direction. >>>>>>> >>>>>>> Apolah nan adoh di kapalo Wahabi Saudi sahinggo Chino nan inyo >>>>>>> pakai, padahal Chino tu baru bisa mambuek kereta capek di dalam >>>>>>> nagarinyo........salain Jerman-Rusia, Amerika, Nigerian, Makedonia.... >>>>>>> >>>>>>> *1. Beijing - Moscow, Harbin - Hamburg* >>>>>>> >>>>>>> China launches the world’s longest freight train route >>>>>>> The 9820-km freight route connects Harbin to Hamburg. The route uses >>>>>>> the Trans-Siberian line and passes through Belarus and Poland. German >>>>>>> auto >>>>>>> giants Mercedes Benz and Audi as well as Taiwan’s electronics >>>>>>> manufacturer >>>>>>> Foxconn have already announced their intention to use the new route >>>>>>> >>>>>>> http://asia.rbth.com/business/2015/06/16/china_launches_the_worlds_longest_freight_train_route_46921.html >>>>>>> >>>>>>> <http://asia.rbth.com/business/2015/06/16/china_launches_the_worlds_longest_freight_train_route_46921.html> >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> *2. Las Vegas - Los Angeles* >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> http://www.dw.com/en/china-joins-us-high-speed-train-project/a-18721935 >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> *3. Nigeria* >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> http://www.dw.com/en/china-firm-wins-huge-nigerian-railway-contract/a-18075475 >>>>>>> >>>>>>> *4. Jerman* >>>>>>> http://europe.chinadaily.com.cn/2015-05/28/content_20845838.htm >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> *5. Macedonia* >>>>>>> >>>>>>> http://www.china.org.cn/business/2014-06/24/content_32765036.htm >>>>>>> >>>>>>> >>>>>>> Wassalam >>>>>>> >>>>>>> fitr >>>>>>> >>>>>>> 2015-10-24 7:45 GMT-04:00 'AnwarDjambak' via RantauNet < >>>>>>> [email protected]>: >>>>>>> >>>>>>>> .. >>>>>>>> Lah tajawek pokok permasalahannyo tu sanak >>>>>>>> >>>>>>>> Nasionalisme itu sapatuiknyo dicontohkan dek Pemerintah sendiri >>>>>>>> >>>>>>>> Lah Tungkek bana nan mambaok rabah tu mah >>>>>>>> >>>>>>>> Sangenek, >>>>>>>> >>>>>>>> >>>>>>>> >>>>>>>> AnwarDjambak >>>>>>>> Alam Takambang Jadikan Guru >>>>>>>> Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone >>>>>>>> ------------------------------ >>>>>>>> >>>>>>>> >>>>>>>>>>> <http://www.pkspiyungan.org/2015/10/pertanyaan-prof-yusril-terhadap.html> >>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>> ------------------------------ >>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>> ------------------------------ >>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>> <http://rhenaldkasali.com/menyoal-ribut-ribut-kereta-cepat-jakarta-bandung-bagian-1/> >>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>> >>>>>>>> -- >>>>>>> . >>>>>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di >>>>>>> tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>>>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>>>>> =========================================================== >>>>>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>>>>> * DILARANG: >>>>>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>>>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>>>>> 3. Email One Liner. >>>>>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) >>>>>>> serta mengirimkan biodata! >>>>>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>>>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>>>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>>>>> mengganti subjeknya. >>>>>>> =========================================================== >>>>>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting >>>>>>> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>>>>> --- >>>>>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di >>>>>>> Google Grup. >>>>>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup >>>>>>> ini, kirim email ke [email protected]. >>>>>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout >>>>>>> . >>>>>>> >>>>>> -- >>>>>> . >>>>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>>>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>>>> =========================================================== >>>>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>>>> * DILARANG: >>>>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>>>> 3. Email One Liner. >>>>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) >>>>>> serta mengirimkan biodata! >>>>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>>>> mengganti subjeknya. >>>>>> =========================================================== >>>>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>>>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>>>> --- >>>>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di >>>>>> Google Grup. >>>>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup >>>>>> ini, kirim email ke [email protected]. >>>>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>>>>> >>>>> >>>>> -- >>>>> . >>>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>>> =========================================================== >>>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>>> * DILARANG: >>>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>>> 3. Email One Liner. >>>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) >>>>> serta mengirimkan biodata! >>>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>>> mengganti subjeknya. >>>>> =========================================================== >>>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>>> --- >>>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>>>> Grup. >>>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>>>> kirim email ke [email protected]. >>>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>>>> >>>> -- >>>> . >>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>> =========================================================== >>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>> * DILARANG: >>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>> 3. Email One Liner. >>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) >>>> serta mengirimkan biodata! >>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>> mengganti subjeknya. >>>> =========================================================== >>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>> --- >>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>>> Grup. >>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>>> kirim email ke [email protected]. >>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
