Tapi paralu di catat juo kalo Cino selain ma ekspor berbagai barang kebutuhan, tenaga kerja ,inyo juo ma ekspor barang haram Narkoba ka Indonesia dlm jumlah yg besar aaa tujuannyo sabana nyo tuh apo supayo bangsa Indonesia sakau semua biar makin mudah mereka jajah dari semua lini.
Jadi patut awak ma waspadai bana, itu stek dari ambo. Wassalam Hanif / 42 / BKS Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network -----Original Message----- From: muhammad syahreza <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 24 Oct 2015 09:49:41 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: BLS: [R@ntau-Net] SURAT UNTUK BAPAK JOKOWI DAN IBU RINI SOEMARNO(KADO1TAHUN PEMERINTAHAN) Assalamu'alaikum wr.wb. Mak MD Yang ambo baco dikoran, skema kereta cepat yang ditawarkan pemerintah ka investor untuak Jakarta Bandung ko, tidak ado jaminan negara dari APBN. Arti nyo, murni investasi bisnis investor untuak periode tertentu, darima baliak pitih investor tadi? tantu dari hargo karcis penumpang yang naiak samo jo pendapatan bisnis yang ado di sekitar stasiun nyo. Mako nyo Japang baganyi dek Chino satuju jo sistem tu. Salam Reza 2015-10-24 9:42 GMT+07:00 Maturidi Donsan <[email protected]>: > > > > > SURAT UNTUK BAPAK JOKOWI DAN IBU RINI SOEMARNO > > Untuak Kareta Capek Jkt Banduang, pitih ado, tapi bacari jo utang baikek > lo badan 60 tahun, io jadi pertanyaan. > > > > Tulisan pak Kasali nan di kopakan Reza, menarik untuk diskusi. > > > > Beliau setuju, angkutan kita itu kereta termasuk kereta cepat antaranya > Jkt Bandung. > > > > Diabil sedikit tulisan pak Kasali: Salah satu layanan transportasi itu > adalah kereta. > > > > Kenyataannya berkat lobi-lobi dari industri automotif, itu tidak terjadi. > > > > (Inspirasi dari Prancis yg dikopaskan Reza) > > > > Membaca kata-kata lobi diatas secara tak sengaja merangsang pikiran, > melayang ke masa 80-90 -an sampai-sampai seorang Menteri ikut > mingiklankan dengan mengarak rombongan TOYOTA dari Menado melintasi > pulau-pulau sampai ke Aceh. > > > > Akibatnya sekarang kendaraan seperti semut di Nusantara ini, sementara > bahan bakarnya untuk sebagian sudah seperti membeli obat di apotek. > > > > Ada yang kurang cocok dengan tulisan pak Kasali: > > > > Untuk Indonesia sekarang 2015 membangun Kereta api sangat cocok sekali yaitu > Kereta Biasa (KB), belum Kereta Cepat (KC) > > > > Kalau melihat baiayanya KC itu 12 kali kereta biasa. > > > > 74 T untuk jarak 150 km berarti sekitar 500 M/km > > > > Bisa 12,5 km untuk KB dengan biaya 40 M/km (Sugiadi Waluyo, Direktur > Sarana Perkeretaapian Kemhub 15 Juni 2012) > > > > Jadi 150 km KC Jkt-Bandung, bisa 1800 km KB diluar daerah. > > > > Bagi rata saja kedaerah , Sumatera, Kalimantan Sulawesi dan Papua, bisa > masing-masing dapat 450 km KB. > > > > Ini mungkin sangat tepat, 2025 daerah sudah merasakan manfaatnya. > > > > Wass, > > > > Maturidi (L/77) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
