Sdr Is Sikumbang St Marajo dkk di RN yth,Nan mampunyoi kekhasan dan
keistimewaan tu adolah Minangkabau, tidak Sumatera Barat. Mangkono awak mamakai
DIM bukan DISB.
On Sunday, October 25, 2015 2:00 PM, Dewis Natra
<[email protected]> wrote:
Pak MN.Antah ka tabaco di baliau antah indak. Kalau baitu dek laweh no daerah
budaya DIM samantaro daerah administrative saleba sumbar. Ba'a kok ndak daerah
istimewa sumbarse nan di usulkan. Daerah yg lawehtu di ketekkan kini. Memang
saatko urang masih tahu daerah budaya tapi 20 atau 50 thn yg akan datang? Urang
akan mengenal minang yaitu sumbar kiniIs.sikumbang St Marajo. 46an. Sungai Pua.
Tangerang. DIM DAN WILAYAH BUDAYASERTA WILAYAH ADMINISTRATIF PEMERINTAHAN
Mochtar Naim25 Okt 2015
| W |
ILAYAH budaya Minangkabau tidakhanya mencakup daerah Sumatera Barat tetapi
menyebar ke manapun di Sumatera danNusantara, sampai ke Malaysia, khususnya
Negeri Sembilan. Malah sekarangpun adakoloni orang Minang di Sydney, Australia,
sedang dahulu sampai ke Brunei danSulu dan Zamboaga di Filipina serta
Madagaskar di Afrika. Ini semua adalahakibat dari kebiasaan merantau orang
Minang yang sudah ada sejak masa silamyang panjang ke belakang.
Apakah lalu DIM yang kita idamkan itu juga mencakupkeseluruhan wilayah budaya
Minang yang menebar sampai ke mana-mana itu? Tentu saja tidak! Sama
tidak mungkinnya dengan wilayahbudaya sebuah negara Islam, Kristen, Hindu,
Budha, yang wilayahadministratifnya seluas wilayah budaya agama-agama itu yang
bisa menduniasifatnya. Wilayah budaya DIM adalah sama dengan
wilayahadministratif pemerintahan Provinsi Sumatera Barat yang ada sekarang.
Wilayahbudaya Minangkabau yang ada di provinsi-provinsi tetangga, termasuk
Riau,Jambi, Bengkulu, Aceh Barat, Sumatera Utara, lalu Negeri Sembilan di
Malaysia, dsb,masuk ke dalam wilayah administratif pemerintahan provinsi atau
negara bagian masing-masingitu. Bagaimana dengan kepulauan Mentawai
yang penduduk aslinyabanyak yang tidak beragama Islam, tetapi masih animis atau
beragama Kristen.Sewajarnya Mentawai tetap masuk ke dalam wilayah administratif
DIM dengan mengingatfaktor jarak dan kawasan pembangunannya serta filosofi dari
DIM sendiri yangtidak ada niat mau mengusir siapapun yang tidak beragama Islam.
Di DIM itu,sebagaimana halnya dengan Prov Sumbar sekarang, berbagai etnik dan
kelompokagama bisa ada di dalamnya tanpa mereka diusik. Mereka bahkan harus
dilindungidan diperlakukan sama dengan penduduk ytang beragama Islam.
Keberadaan suku Mentawai dan suku-suku dan etnik lainnyadengan bermacam ragam
agama dan budayanya wajib dilindungi sebagaimana yangdiajarkan oleh Islam
sendiri. Itulah yang DIM itu. Karenanya tidak ada alasan untuk
menolak DIM karena adafaktor Mentawai dan etnik serta kelompok-kelompok agama
lain-lainnya. Mari dengan DIM kita bangun dan selamatkan tanah
leluhuryang kita cintai dan sayangi ini. Semoga Allah swt meridhai dan
membukakan jalan untuk itu, amin!--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.