Alhamdulillah tarimokasih kiriman tulisan tsb. kalau bulih ado format strategi
jo program aksi nan paralu ditelaah basamo.Khusus untuk SB ambo maliek ado
tulisan Duns. HMBa, Ekonomi Kerakyatan oleh MCB nan sadang dan akan
melaksanakan Program Aksi RRR ( Rapid Rural Recognition ) dibawah bendera
Yys.Inyiek Djambek. Hayo basamo kito bisa, basatu-satu hancur. Catatan : Kama
painyo pitih Rahayat Nagori per Desa satu setengah M? Bara pulo katingga
ditingkeik Puseik, Provinsi, Kabupaten/Kota, dst.nya? Hayo kito kawal sampai
tuntas atau hanyo isapan jempol belaka kah? Wassalam, Haasma.
Pada Minggu, 20 Desember 2015 7:48, Andri Satria Masri
<[email protected]> menulis:
Dr. Emeraldy Chatra : Jihad Ekonomi Untuk Melawan KorupsiBangsa Indonesia akan
hancur bila terus-terusan dilumuri praktik korupsi. Ada satu hal yang bisa
diperbuat untuk melawan para korupsi dengan melakukan gerakan Jihad Ekonomi.
Hal itu disampaikan pakar Universtas Andalas dan Pencetus gagasan “Jihad
Ekonomi”, Dr. Emeraldy Chatra kepada media ini, Sabtu (12/12).“Banyak kalangan
yang bias mengartikan kata “Jihad”, kebanyakan dari mereka mengartikan Jihad
adalah perang (membunuh) saja, padahal jika ditelaah ayat Al-Qur’an pengertian
Jihad itu sendiri lebih banyak berhubungan dengan perjuangan ekonomi, bukan
berperang untuk membunuh” kata Pak Em.Selanjutnya, kata Pak Em, Jihad Ekonomi
dapat didefinisikan sebagai “kegiatan ekonomi langsung maupun tidak langsung
yang dilaksanakan secara bersungguh-sungguh dan berjamaah dengan niat
menegakkan Kalimatullah untuk melawan kemiskinan dan kezaliman ekonomi yang
menyebabkan timbulnya ketimpangan ekonomi-sosial-politik dalam masyarakat
sehingga mendorong timbulnya kekufuran”, ungkapnya.Dijelaskannya, Keruntuhan
sebuah negara banyak dikaitkan dengan korupsi. Korupsi melahirkan ketimpangan
ekonomi yang parah, memunculkan sekelompok orang yang berkelimpahmewahan, tapi
di sisi lain memperbanyak orang melarat. Ketidaksenangan terhadap rezim korup
dapat berpuncak pada pembangkangan dan pemberontakan bersenjata, sehingga
negara dihadapkan pada konflik berkepanjangan atau revolusi. Itulah alasan
mengapa korupsi menjadi momok bagi sebuah bangsa.Kebencian terhadap korupsi
diwujudkan ke dalam pemberian hukuman berat kepada para pelaku. Di China para
koruptor dihukum mati. Di berbagai negara para koruptor harus mendekam dalam
penjara selama bertahun-tahun.Meskipun sudah diancam hukuman berat, korupsi
tetap menghantui banyak negara, terutama di negara yang masuk kategori negara
berkembang. Korupsi baru dapat diatasi oleh negara-negara Eropa yang makmur,
meskipun belum sepenuhnya.Mengapa orang korupsi? Mengapa orang berani mencuri
kekayaan yang bukan haknya? Tentu akan banyak sekali argumen yang dapat
dilontarkan. Namun dalam perspektif Islam sebabnya adalah karena orang hanya
memikirkan kesejahteraannya sendiri. Mereka tidak memikirkan orang lain yang
akan jadi miskin akibat ulahnya. Mereka pun tidak memikirkan apalagi yakin
bahwa apa yang mereka kerjakan akan membuat dirinya mengalami kesulitan serius
kelak di akhirat. Sebagian koruptor mungkin tidak percaya adanya akhirat dan
hari pembalasan.Dengan demikian, persoalannya berada pada pikiran mereka. Orang
yang percaya pada hari pembalasan tentu tidak akan terseret ke dalam perbuatan
yang merugikan negara, tidak akan korupsi. Mereka memilih hidup apa adanya
daripada makmur dengan barang curian. Tanpa ditakut-takuti dengan hukum penjara
yang panjang atau hukuman mati pun mereka tidak punya keberanian melakukan
korupsi.Mereka yang melakukan Jihad Ekonomi tentu akan lebih takut lagi
melakukan korupsi. Alih-alih mencuri, mereka justru lebih giat bekerja karena
dengan demikian mereka telah menabung untuk kehidupan di akhirat. Mereka yakin
Allah tidak buta, selalu mengawasi, dan memberikan ganjaran yang pantas untuk
orang yang bekerja keras dengan hanya mengharapkan ridha Allah.Simpulannya,
korupsi akan habis dengan sendirinya apabila setiap pejabat atau pegawai
institusi mana pun melakukan Jihad Ekonomi. Negara tidak perlu lagi memperbesar
bangunan penjara yang kelak digunakan untuk menghukum para koruptor, dan tidak
pula perlu menjatuhkan hukuman mati. Oleh sebab itu, pantas kita tidak dapat
berharap banyak dari cara-cara penanggulangan korupsi yang sekarang dilakukan
pemerintah. Sepanjang ketakutan kepada hukum Allah masih ada pada diri banyak
pejabat dan karyawan, korupsi akan tetap berlanjut, tidak akan pernah habis.
Hanya mereka yang benar-benar takut kepada Allah, seperti para jihadis
ekonomilah yang akan menyelamatkan negara dari rongrongan tindak korupsi.Untuk
melakukan Jihad Ekonomi, perlu sebuah organisasi yang dapat mengakumulasikan
kekuatan umat, yang sistemnya sedang dipersiapkan, pungkasnya.(bud)
Sumber:
http://minangnews.co.id/dr-emraldy-chatra-jihad-ekonomi-untuk-melawan-korupsi/?fdx_switcher=true
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.