Penerusan* Anti-Pendiktean Daerah*; tambahan gejala api dalam sekam: *KAN* *tidak mau "dihimbau-himbau"* *LKAAM* seenaknya saja... - Nyit Sungut
Dari Haluan Kita baca: Banyak KAN di Daerah Kurang Responsif Terhadap Himbauan LKAAM Dibaca: *78* kali Minggu,15 Mei 2016 - 16:05:30 WIB *PADANG, HALUAN*--Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAAM) Sumbar menyayangkan sikap sejumlah daerah yang tidak merespon himbauan LKAAM untuk melaporkan kelengkapan struktur, sarana, dan kegiatan Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang ada di kabupaten kota. Ketua LKAAM Sumbar M Sayuti mengatakan, sebelumnya pemprov sudah menyurati seluruh bupati dan walikota untuk menilai KAN yang ada di daerah masing-masing untuk penilaian KAN. Penilaian ini nantinya akan berguna untuk menggiatkan kembali KAN yang ada di daerah, yang akan mempererat hubungan antara mamak, anak dan kemanakan di ranah minang. "Nanti kan laporannya juga akan dilihat oleh pemprov dan LKAAM, misalnya ada yang kekurangan sarana prasarana maka akan dicarikan jalan keluarnya," ungkapnya, Minggu (15/5). Ia menjelaskan, penilaian KAN berprestasi bukan suatu perlombaan untuk melihat daerah mana yang paling bagus tapi lebih pada pembenahan, penguatan struktur, kegiatan, dan hasil yang akan diharapkan nantinya yakni babaliak ka nagari. "Artinya, komunikasi, pertemuan antara mamak, kamanakan dan berapa kali para penghulu mengumpulkan anak kemanakannya. Bukan tujuan untuk merncampuri urusan adat nagari, atau mamak dan kamanakan tapi untuk lebih mempererat hubungan dan rasa saling memiliki, saling menghormati antar sesama," ulasnya. "Idealnya, jumlah KAN di Sumbar ada 543 minus Kabupaten Kepulauan Mentawai. Namun saat ini, masih belum pasti berapa jumlah keseluruhan yang aktif karena laporan yang belum lengkap dan tim juga sudah turun langsung ke daerah," ujarnya. (h/rin) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
