Setiap. masuk bulan puasa maupun hari raya agama lainya harga menanjak maik
Yang sanga\t bergaung memang setiap masuk bulan . puasa. Apakah memang setiap bulan puasa konsumsi umat islam naik. Kalau ini benar, rasanya kontradiksi dengan apa yang seharunya dilakukan umat islam dalam bulan puasa. Karena yang dituding penyebab harga naik ini adalah datangnya bulan puasa, umat islam mestinya mawas diri, harusnya menurunkan konsumsinya sesuai dengam perintah puasa. Atau memang ada pembelaan selama bulan puasa bisa konsumsi naik dengan beberapa alasan, rasanya alasan ini tak klop dengan yang namanya bulan puasa. Seandainya umat islam menurunkan konsumsinya 50 % dari biasa, mungkinkah harga turun, Pemereintah tak perlu import 10.000 ton daging beku ? Bersuaralah umat islam mengenai tudingan ini. Maturidi -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
