Assalammualaikum Wr Wb Bapak Zainul dan Dunsanak sa Palanta Yml Alhamdulillah Bung RA berkesempatan membalas tulisan Bapak Zainul. Semoga tulisan beliau menjadi sitawa san sidingin bagi Bapak dan anak Bapak yang sedang menuntut ilmu di UNP
Hanifah turut mengaminkan doa Bung RA Semoga anak Bapak sukses selalu Salam Hanifah ---------- Forwarded message ---------- From: "Dr. Ir. Ricky Avenzora, M.Sc." <[email protected]> Date: Tue, 21 Jun 2016 01:08:22 +0700 Subject: Re: [R@ntau-Net] Tuma'ninah dan Kabinet Kerja oleh Ricky Avenzora To: Hanifah Damanhuri <[email protected]> 1. Keikhlasan menuntut ilmu menjadi salah satu kunci penting dlm menata diri utk menumbuhkan ILMU dalam diri....tanpa hal ini maka kemungkinan besar kita hanya akan dapat "pengetahuan" (atau bahkan hanya "informasi") belaka. Mendapatkan ILMU adalah tataran tertinggi yg perlu dicapai dalam proses belajar,.....dan merugilah kita JIKA hanya mendapatkan "pengetahuan" atau "informasi" belaka. ILMU ada di dalam badan kita,....bukan di luar badan kita.....Semua informasi/pengetahuan yg kita dapat disekolah ...serta berbagai fenomena kehidupan yg kita saksikan dlm kehidupan sehari-hari ...sesungguhnya hanyalah suatu "elemen" yg dibutuhkan utk memicu tumbuhnya "ilmu dlm diri kita. 2. Dalam "ruang ilmu"......terdapat "ilmu" itu sendiri,....terdapat "pengetahuan"....serta terdapat "informasi". Apa yg tertulis di suatu buku dan/atau diajarkan oleh seorang guru semata-mata hanyalah berupa "informasi" dan "pengetahuan" belaka....dan sama sekali BUKAN lah "ilmu" itu sendiri. Serangkaian "informasi" dan "pengetahuan" akan bisa menjelma jadi suatu "ilmu" JIKA dan HANYA JIKA syarat tumbuhnya "ilmu" itu bisa kita penuhi,....diantaranya adalah: "keikhlasan" dalam menuntut ilmu,...."kesadaran" yg utuh dalam menjalani proses menuntut "ilmu"......"kejujuran" dan "ketekunan" dalam mengumpulkan "informasi" serta "pengetahuan" terkait...."lurusnya niat" dalam melakukan semua hal tsb.....serta sikap "tawadhu" yg bhasil mhilangkan kesombongan diri. Semua hal itu adalah ibarat proses yg kita lakukan dalam mengolah lahan yang akan kita tanami.......dgn keikhlasan, kejujuran dan ketekunan, niat yg lurus serta sikap tawadhu maka berarti kita sdg melakukan proses pengolahan "alam qalbi" dan "alam fikir" kita.....utk kemudian siap "ditaburi" (baca : diberi) "informasi" sebagai "benih" suatu "tumbuhan-ilmu" ...dan/atau "pengetahuan" sebagai "bibit" suatu "tumbuhan ilmu". 3. Serangakaian "syarat" yg berat tersebut adalah erat kaitannya dengan "dekatnya" korelasi "ilmu" dengan "iman". Suatu "ilmu" yg diridhai ALLAH utk dimiliki seorang hamba, akan mampu mhantarkan hamba tersebut untuk menegakan "satu butir iman" nya.....sedangkan tegaknya "iman" seorang hamba akan menjadikan seluruh isi jagad raya "tunduk" pd iman tersebut. 4. Atas hal itulah maka "cobaan" yg akan dihadapi oleh seorang hamba dalam menuntut ilmu bisa dikatakan sama beratnya dgn yg akan dia hadapi ketika dia menyatakan diri "beriman" pd ALLAH atas segala hal yg telah diajarkan ALLAH pd manusia. "Engkau katakan pada KU bhw engkau beriman pada KU, apakah engkau fikir AKU akan percaya begitu saja tanpa AKU uji ?".....ayat tsb juga pasti akan berlaku pada seorang yg sedang menuntut "ilmu"......pasti akan banyak ujian yg datang dlm berbagai bentuk.....termasuk ujian atas sikap2 seorang guru/dosen yg (brgkali) secara kasat mata dpt kita katakan tidak ideal (atau bahkan salah).....Namun demikian jangan lah kita terperangkap pada dinamika itu,....melainkan sebaiknya mari kita panjatkan doa " Ya ALLAH buka kan lah mata dan pintu hati ku utk mpelajari serta mengamalkan ilmu dunia dan ilmu akhirat MU dgn sebaik-baiknya.....berilah aku kepahaman atas sikap dan arahan guruku....dan bukakankah hijab MU tentang segala ilmu MU yg ada di dalam nya bagi ku". Salam, r.a Dr. Ir. Ricky Avenzora M.Sc. Head Of Post Graduate Study On Ecotourism And Environmental Services Management, Dept. Of Forest Resources Conservation And Ecotourism, Faculty Of Forestry. Bogor Agricultural University. Dramaga Campus, Bogor-Indonesia. Phone: +62-82111678008. > On 18 Jun 2016, at 09.17, Hanifah Damanhuri <[email protected]> wrote: > > Waalaikum Salam Wr Wb Bapak Zaid Dunil Yml > > Alhamdulillah > Pasti penulisnya akan senang hati Bapak Bantu membagikan tulisannya > Makasih banyak ya Bapak. Hanifah teruskan pada Bung RA > > Salam > > Hanifah > > Pada tanggal 18/06/16, Zaid Dunil <[email protected]> menulis: >> Ass WW >> Bu Hanifah nah >> >> Artikel yang di up load itu bagus dan sangat relevan dengan situasi >> ekonomi yang dilaksanakan Pem Jokowi-JK saat ini. >> Saya ingin ikut menyebar luaskannya. >> Izin Share ya. >> Tks >> >> Dunil Zaid, >> >> 2016-06-18 7:03 GMT+07:00 Maturidi Donsan <[email protected]>: >>> >>> Waalaikumussalam HD >>> Silahkan >>> >>> Wass, >>> >>> Maturidi >>> >>> >>> Pada 17 Juni 2016 17.12, Hanifah Damanhuri <[email protected]> menulis: >>>> >>>> Assalammualaikum Wr Wb Bapak Maturidi Yml >>>> >>>> Terima kasih atas respon Bapak. >>>> Hanifah teruskan pada Bung RA ya >>>> >>>> Salam >>>> >>>> Hanifah >>>> >>>> Pada tanggal 17/06/16, Maturidi Donsan <[email protected]> menulis: >>>>> *Tuma’ninah dan…* >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Tertarik dengan: >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> “Investasi dan konsesi bagi bangsa asing hanyalah menjadikan rakyat >>>>> sebagai >>>>> "budak ekonomi" bangsa asing, sebagai pekerja dan pemakan gaji yang >>>>> tidak >>>>> akan pernah menjadi benar-benar makmur” >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Benar sekali, investasi dan konsesi produksinya menjadikan bangsa >>>>> Indonesia >>>>> budak ekonomi asing. Sebagian pendidikan rendah jadi kuli kasar, >>>>> pendidikan >>>>> tinggi kuli berdasi, penguasa jadi suruhan, yang punya modal sedikit >>>>> gabung >>>>> investor membantu menggaruk SDA negeri ini. >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Kedepan diantara jalan terbaik agar tidak jadi budak orang asing, >>>>> negara >>>>> / pemerintah harus memberi tanah/lahan 2 ha /kk bagi rakyat yang >>>>> tidak >>>>> punya tanah/lahan dengan sertifikat hak garap turun temurun, penggarap >>>>> punah, tanah kembali ke negara.. Dengan demikian mereka bisa mengolah >>>>> lahannya sendiri, jadi kuli dilahan sendiri jauh lebih bermartabat >>>>> dari >>>>> pada jadi kuli dilahannya orang apalagi asing. >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Kalau lahan ada, terdidik atau tidak rakyat bangsa ini bisa hidup >>>>> disitu. >>>>> Tak perlu membudak baik dalam negeri maupun keluar. Pemerintah tak >>>>> perlu >>>>> mengelu-elukan betul kedatangan investor untuk menampung pengangguran >>>>> kita, apalagi investor juga sudah cerdas, mereka bisa saja memberi >>>>> syarat, >>>>> mau invest tapi pakai tenaga mereka' >>>>> >>>>> >>>>> MEA masuk juga akan berkelakuan sama >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Kalau sudah cuckup makan dari usaha sendiri tidak tergantung hidupnya >>>>> dari >>>>> orang lain, mereka akan lebih kratif dari pada terkungkung jadi budak >>>>> dengan segala bentuk budak itu. >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Wass >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> Maturidi >>>>> >>>>> -- >>>>> . >>>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>>>> lain >>>>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>>> =========================================================== >>>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>>> * DILARANG: >>>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>>> 3. Email One Liner. >>>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) >>>>> serta >>>>> mengirimkan biodata! >>>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>>> mengganti subjeknya. >>>>> =========================================================== >>>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>>>> di: >>>>> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>>> --- >>>>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >>>>> Google Grup. >>>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>>>> kirim >>>>> email ke [email protected]. >>>>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>>> >>>> -- >>>> . >>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>>> lain >>>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>>> =========================================================== >>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>>> * DILARANG: >>>> 1. Email besar dari 200KB; >>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>>> 3. Email One Liner. >>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>>> mengirimkan biodata! >>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>>> mengganti subjeknya. >>>> =========================================================== >>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>>> di: >>>> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>>> --- >>>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >>>> Google Grup. >>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>>> kirim email ke [email protected]. >>>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain >>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >>> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim >>> email ke [email protected]. >>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Google Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim >> email ke [email protected]. >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
