sudut pandang dari sini juga bisa saja terjadi, toh di era jokowi ini, China
memang lagi berusaha menanamkan pengaruhnya.
Dari teman yg berprofesi sbg notaris:Sepertinya kasus Menteri ESDM justru hrs
membuat kita waspada. Sampai kemarin kan tdk ada bantahan konkrit bhw ybs telah
mengangkat sumpah setia kpd AS. Yg ada adalah pernyataannya sbg pemegang Paspor
RI yg msh berlaku & krn itu msh berstatus WNI. Bisa saja saat itu AT didesakkan
ke kabinet demi mengamankan Freeport. Lalu kita jg hrs tahu bhw soal
Dwikewarganegaraan ini bukanlah soal baru. Ia persoalan yg ada sejak awal
kemerdekaan kita, antara pribumi & eks china Indonesia. Bahkan muncul dlm
pembicaraan di Konperensi Meja Bundar 1949. Lalu Chou En Lai pd 1955 jg pernah
mendesak kpd BK agar RI menganut Dwi kewarganegaraaan. Saat ini boleh saja kita
waspada bhw kasus AT sengaja dimunculkan utk menggoalkan RUU Dwikewarganegaraan
yg slalu diinginkan RRC demi ambisi Chinaisasinya yg saat ini pelan2 mulai
dijalankan disini dgn bantuan penguasa. Gerakan ini jg sama gencarnya dgn
gerakan komunisisasi nya Amir-Muso menjelang 1949 yg lalu dilanjutkan DN Aidit
pd 1960 an sd 1965 & mulai dihidupkan kembali sbg Neo komunisme oleh era skrg.
Waspada lah ... Penguasa saat ini nampaknya punya 3 kaki .... Gencarnya
Chinaisasi - Amerikanisasi - Komunisiasi .....
On Tuesday, August 16, 2016 9:20 AM, 'Dasriel Noeha' via RantauNet
<[email protected]> wrote:
eee yayaiiii, alah sansai nagari den komah yuang,
dan
Pada Senin, 15 Agustus 2016 19:10, 'E Dt Marajo nan Tuo' via RantauNet
<[email protected]> menulis:
iyo pak.Ibarat no lah pulang kamanakan nan cadiak dan luruih, tagisia dan
cameh mamak nan ciluah panjua harato pusako,dicarikan lantak tajungkekj dek
mamak, untuak mausia kamanakan baliak ka rantau jauah..
E Dt Marajo nan Tuo
Pada Selasa, 16 Agustus 2016 8:59, 'Dasriel Noeha' via RantauNet
<[email protected]> menulis:
ha..ha..ada batu di balik udang..eh..salah ada udang di balik batu Blok Masela
dll yang direview oleh AT Menteri ESDM yang baru dan menemukan ada apa2-nya
disana. Dia coba mengoreksi anggarannya . Banyak yang gerah rupanya dengan
kehadiran AT di kabinet. Yah kebetulan ada issue dwi
kewarganegaraan...singkirkan aja batu itu lagi..biar udang tetap merangkak
mengais sana sini..simple things bro,
dan
Pada Senin, 15 Agustus 2016 16:10, Zaid Dunil <[email protected]> menulis:
SANAK SAPALANTA RN N A H
Ass WW
Pemberhentian Menteri ESDM apakah adil ?
Kesalahan siapa sampai Presiden menetapkan AT menjadi Menteri ESDM ?.
Apakah AT yang meminta jabatan itu ? Lazimnya seorang menteri ditunjuk
oleh Presiden setelah beliau mendapart masukan dari orang orang
dekatnya , kemudian calon itu di approach dan diinformasikan bahwa
yang bersangkutan akan ditunjuk menjadi menteri. Dan proses sebelum
itu termasuk penelitian tentang latang belakang si calon,reputasinya,
kasus kasus yang pernah dilakukannya seharusnya disampaikan kepadsa
Presiden sebelum Presiden mengambil keputusan. Dan kalau keputusan
telah diambil, Presiden seharusnya bersikap memback up keputusannya ,
tidak dengan serta merta menganulir keputusan itu. Bobot kesalahan
dalam pegangkatan AT menurut saya lebih pada ketidak cermatan pembantu
pembantu presiden yang kurang menggali informasi tentang AT. Setelah
terjadi baru kelabakan dan mengambil keputusan memberhentikan AT,
seolah tanpa rasa penyesalan. Padahal ada pendapat yang lebih masuk
akal. Saya sependapat dengan cuilan twitter mantan Kewpala BIN HM
Hendro Priyono tentang kasus ini. Berikut kutipannya :
Ini cuitan Hendropriyono di twitter.
“Kultwit Am Hendr opriyono (@edo751945):
https://twitter.com/edo751945?s=09 Soal Kewarganegaraan Archandra
Tahar :
Saya mau menanggapi isu Menteri ESDM Archandra Tahar memiliki paspor
ganda yaitu Indonesia dan Amerika yg beredar di medsos dan media
online
1. Saya menghimbau masyarakat untuk tidak terbawa arus kebencian
terhadap anak bangsa kita sendiri, Archandra Tahar. Dia terpilih
sebagai menteri karena kecerdasannya, karena memiliki prestasi yang
gemilang. #ArchandraAnakBangsa
2. Dia aset bangsa kita sendiri yang sangat berharga. Dia orang awak,
anak Padang bangsa Indonesia asli. #ArchandraAnakBangsa
3. Dia terkenal di AS sbg seorang genius, yg memiliki 6 hak paten
internasional ESDM dr penemuan2 teknis hasil risetnya sendiri di bbg
negara
4. Dia rela meninggalkan Amerika Serikat dengan gaji milyaran rupiah
sebulan. Dia siap dipanggil pulang untuk ikut membangun negerinya
sendiri, walau hanya dengan gaji Rp 40 jutaan per bulan
#ArchandraAnakBangsa
5. Lihat prestasi gemilang pemuda ini! Dia pernah menjadi PresDir
Petroneering Houston d Texas AS n berbagai perusahaan intern
multinasional
6. Archandra murid paling brilian kesayangan Ed Horton, si genius dan
inventor offshore technology AS yg terkenal.
7. Ed Horton adalah tokoh legendaris dunia di bidang offshore.
Arcandra berilmu dan berpengalaman secara teknikal maupun komersial,
dlm pengembangan lapangan oil and gas di offshore #ArchandraAnakBangsa
8. Apa kita tidak bangga punya anak bangsa seperti ini?
9. Soal dwi kewarganegaraan, loh emangnya kenapa orang mempunyai dwi
kenegaraan, bukan tindak pidana! Hanya jika hal itu diketahui, maka
dia harus ditanya mau terus jadi WNI atau tidak? Kan dia sudah pilih
jadi WNI, terus apa lagi?
10. Tidak usah Menteri, semua juga harus pilih, karena Indonesia tidak
menganut dwi kewarganegaraan
Archandra juga dihadapkan pada dua pilihan, memilih paspor yang mana,
Indonesia atau Amerika. #ArchandraAnakBangsa
11. Dia sudah memilih Indonesia, maka paspor AS-nya harus diserahkan
kepada pihak pemberi paspor yaitu imigrasi AS. #ArchandraAnakBangsa
12. Dia dulu dengan memegang paspor Amerika Serikat, jadi bisa
memiliki akses yang lebih mudah dan lebih luas bergerak dalam bidang
riset dan teknologi di berbagai negara di dunia. #ArchandraAnakBangsa
13. Maka pengetahuannya luas. Kalau dia tdk merantau dgn cara begitu
bisa cuma jd katak dlm tempurung seperti yg pada clometan di medsos
itu
14. Soal dwi kewarganegaraan Archandra sudah selesai masalahnya. Dia
org yang sangat tepat yang dibutuhkan bangsa kita
15. Yang pada meributkan itu apa lebih pintar dari Archandra? Tong
kosong memang nyaring bunyinya
16. Sudahlah jangan terus menggonggong pemerintah kita sendiri,
sehingga anak kandung yang sudah ada di pangkuan kita ini dilepaskan,
hanya karena merindukan beruk yang di hutan #ArchandraAnakBangsa
17. Lihat dong orang cerdas seperti Sri Mulyani ketika kita lepas,
langsung diambil oleh World Bank. Begitu pula kalau kita melepas
Archandra, pasti akan diserobot oleh bangsa lain #ArchandraAnakBangsa
18. Dengan ribut hanya karena urusan sekunder, kita justru bisa
dihempas masalah primer yaitu “brain-drained”, kekeringan orang-orang
cerdas, karena mereka pada lari bekerja di luar negeri atau dibajak
bangsa lain #ArchandraAnakBangsa
19. Jangan bersikap bodoh! *** #ArchandraAnakBangsa
Check out AM Hendropriyono (@edo751945): https://twitter.com/edo751945?s=09”
Wass
Dunil Zaid, 73. Kpg Ujung Pandan Parak Karambia, Pdg. Tingga di Jkt.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.