Apakah Adil? Jelas tidak adil. Apakah beliau korban ketidakcermatan atau korban kecerobohan?
Sesederhana itukah? Barangkali ada penjelasan lain yang lebih masuk akal Beliau mungkin telah dijadikan : * tumbal (budaya Jawa ) * collateral damage (budaya Amrik) * dan lain-lain... Silahkan ditambahkan On Aug 16, 2016 08:59, "'Dasriel Noeha' via RantauNet" < [email protected]> wrote: > ha..ha..ada batu di balik udang..eh..salah ada udang di balik batu Blok > Masela dll yang direview oleh AT Menteri ESDM yang baru dan menemukan ada > apa2-nya disana. Dia coba mengoreksi anggarannya . Banyak yang gerah > rupanya dengan kehadiran AT di kabinet. Yah kebetulan ada issue dwi > kewarganegaraan...singkirkan aja batu itu lagi..biar udang tetap merangkak > mengais sana sini..simple things bro, > > dan > > > Pada Senin, 15 Agustus 2016 16:10, Zaid Dunil <[email protected]> menulis: > > > SANAK SAPALANTA RN N A H > > Ass WW > > Pemberhentian Menteri ESDM apakah adil ? > > Kesalahan siapa sampai Presiden menetapkan AT menjadi Menteri ESDM ?. > Apakah AT yang meminta jabatan itu ? Lazimnya seorang menteri ditunjuk > oleh Presiden setelah beliau mendapart masukan dari orang orang > dekatnya , kemudian calon itu di approach dan diinformasikan bahwa > yang bersangkutan akan ditunjuk menjadi menteri. Dan proses sebelum > itu termasuk penelitian tentang latang belakang si calon,reputasinya, > kasus kasus yang pernah dilakukannya seharusnya disampaikan kepadsa > Presiden sebelum Presiden mengambil keputusan. Dan kalau keputusan > telah diambil, Presiden seharusnya bersikap memback up keputusannya , > tidak dengan serta merta menganulir keputusan itu. Bobot kesalahan > dalam pegangkatan AT menurut saya lebih pada ketidak cermatan pembantu > pembantu presiden yang kurang menggali informasi tentang AT. Setelah > terjadi baru kelabakan dan mengambil keputusan memberhentikan AT, > seolah tanpa rasa penyesalan. Padahal ada pendapat yang lebih masuk > akal. Saya sependapat dengan cuilan twitter mantan Kewpala BIN HM > Hendro Priyono tentang kasus ini. Berikut kutipannya : > > Ini cuitan Hendropriyono di twitter. > > “Kultwit Am Hendr opriyono (@edo751945): > https://twitter.com/edo751945?s=09 Soal Kewarganegaraan Archandra > Tahar : > > Saya mau menanggapi isu Menteri ESDM Archandra Tahar memiliki paspor > ganda yaitu Indonesia dan Amerika yg beredar di medsos dan media > online > > 1. Saya menghimbau masyarakat untuk tidak terbawa arus kebencian > terhadap anak bangsa kita sendiri, Archandra Tahar. Dia terpilih > sebagai menteri karena kecerdasannya, karena memiliki prestasi yang > gemilang. #ArchandraAnakBangsa > > 2. Dia aset bangsa kita sendiri yang sangat berharga. Dia orang awak, > anak Padang bangsa Indonesia asli. #ArchandraAnakBangsa > > 3. Dia terkenal di AS sbg seorang genius, yg memiliki 6 hak paten > internasional ESDM dr penemuan2 teknis hasil risetnya sendiri di bbg > negara > > 4. Dia rela meninggalkan Amerika Serikat dengan gaji milyaran rupiah > sebulan. Dia siap dipanggil pulang untuk ikut membangun negerinya > sendiri, walau hanya dengan gaji Rp 40 jutaan per bulan > #ArchandraAnakBangsa > > 5. Lihat prestasi gemilang pemuda ini! Dia pernah menjadi PresDir > Petroneering Houston d Texas AS n berbagai perusahaan intern > multinasional > > 6. Archandra murid paling brilian kesayangan Ed Horton, si genius dan > inventor offshore technology AS yg terkenal. > > 7. Ed Horton adalah tokoh legendaris dunia di bidang offshore. > Arcandra berilmu dan berpengalaman secara teknikal maupun komersial, > dlm pengembangan lapangan oil and gas di offshore #ArchandraAnakBangsa > > 8. Apa kita tidak bangga punya anak bangsa seperti ini? > > 9. Soal dwi kewarganegaraan, loh emangnya kenapa orang mempunyai dwi > kenegaraan, bukan tindak pidana! Hanya jika hal itu diketahui, maka > dia harus ditanya mau terus jadi WNI atau tidak? Kan dia sudah pilih > jadi WNI, terus apa lagi? > > 10. Tidak usah Menteri, semua juga harus pilih, karena Indonesia tidak > menganut dwi kewarganegaraan > Archandra juga dihadapkan pada dua pilihan, memilih paspor yang mana, > Indonesia atau Amerika. #ArchandraAnakBangsa > > 11. Dia sudah memilih Indonesia, maka paspor AS-nya harus diserahkan > kepada pihak pemberi paspor yaitu imigrasi AS. #ArchandraAnakBangsa > > 12. Dia dulu dengan memegang paspor Amerika Serikat, jadi bisa > memiliki akses yang lebih mudah dan lebih luas bergerak dalam bidang > riset dan teknologi di berbagai negara di dunia. #ArchandraAnakBangsa > > 13. Maka pengetahuannya luas. Kalau dia tdk merantau dgn cara begitu > bisa cuma jd katak dlm tempurung seperti yg pada clometan di medsos > itu > > 14. Soal dwi kewarganegaraan Archandra sudah selesai masalahnya. Dia > org yang sangat tepat yang dibutuhkan bangsa kita > > 15. Yang pada meributkan itu apa lebih pintar dari Archandra? Tong > kosong memang nyaring bunyinya > > 16. Sudahlah jangan terus menggonggong pemerintah kita sendiri, > sehingga anak kandung yang sudah ada di pangkuan kita ini dilepaskan, > hanya karena merindukan beruk yang di hutan #ArchandraAnakBangsa > > 17. Lihat dong orang cerdas seperti Sri Mulyani ketika kita lepas, > langsung diambil oleh World Bank. Begitu pula kalau kita melepas > Archandra, pasti akan diserobot oleh bangsa lain #ArchandraAnakBangsa > > 18. Dengan ribut hanya karena urusan sekunder, kita justru bisa > dihempas masalah primer yaitu “brain-drained”, kekeringan orang-orang > cerdas, karena mereka pada lari bekerja di luar negeri atau dibajak > bangsa lain #ArchandraAnakBangsa > > 19. Jangan bersikap bodoh! *** #ArchandraAnakBangsa > > Check out AM Hendropriyono (@edo751945): https://twitter.com/edo751945? > s=09” > > Wass > Dunil Zaid, 73. Kpg Ujung Pandan Parak Karambia, Pdg. Tingga di Jkt. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
