Barangkali kalau sempat membaca buku ini kita akan dapat membandingkan 
pengalaman Serdadu Belanda dalam Agressi ke-2. Mungkin baik juga untuk  
jadi sumber Sejarah PDRI, Masa Pemerintah Darurat Republik Indonesia yang 
tidak dialami dan tidak banyak diketahui di Daerah Jawa itu.

-- MakNgah
Sjamsir Sjarif

Dari Antara Sumbar kita baca. 

*Antara Luncurkan Novel Grafis Karya Serdadu Belanda* 
Rabu, 24 Agustus 2016 18:01 WIB 
Pewarta : Michael Siahaan
Jakarta, (*Antara Sumbar*) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) 
Antara meluncurkan novel grafis karya serdadu Belanda Flip Peeters yang 
berada di Indonesia sejak 1948 sampai 1950 di Galeri Foto Jurnalistik 
Antara, Jakarta, Rabu.

Buku novel grafis ini sendiri berjudul "Lieve Gerda" yang dialihbahasakan 
menjadi "Gerda Sayang". Penerbitan dalam bahasa Indonesia, yang untuk 
pertama kalinya, merupakan hasil kerja sama dengan Museum Bronbeek, Belanda.

"Buku ini bisa menunjukkan bahwa sejarah akan selalu menyangkut manusia 
dengan segala kesenangan dan kepedihannya," ujar Direktur Utama LKBN Antara 
Meidyatama Suryodiningrat pada peluncuran buku tersebut.

Novel grafis "Gerda Sayang" ini sendiri merupakan kumpulan gambar ilustrasi 
dari buku harian Flip Peeters sejak dia mulai tiba di Indonesia pada tahun 
1948, saat terjadi Agresi Militer Belanda II sampai kembali ke Belanda pada 
tahun 1950.

Penuh dengan guratan warna, novel ini menampilkan sisi lain dari kehidupan 
tentara Belanda di Indonesia yang identik dengan darah dan pertempuran.

Flip Peeters dengan perinci menggambarkan bagaimana dirinya dan tentara 
lainnya beradaptasi di lingkungan baru berjarak ribuan kilometer dari 
kampung halamannya. Tentang kerinduan, tentang mengisi waktu luang sampai 
bagaimana dia bersedih karena sejawatnya tewas dalam pertempuran diabadikan 
oleh buku ini.

"Fleep menggambar ini ketika dia bertugas di Jawa Tengah, meliputi beberapa 
kota, seperti Semarang dan Purwokerto," ujar Willy Adriaans, peneliti 
Museum Bronbeek yang juga penerjemah novel grafis ini ke dalam bahasa 
Indonesia.

Willy mengatakan bahwa kumpulan gambar itu pernah dipamerkan di Belanda 
pada tahun 2011. Saat itu banyak yang tertarik karena kisah dari Flip 
memang cenderung diendapkan oleh zaman.

Karya Flip, tutur Willy, menarik karena mengisahkan tentang seorang anak 
muda Belanda yang dikirim ke Indonesia, tanpa tahu harus melakukan apa di 
tempat tujuannya.

"Kadang mereka bertanya-tanya untuk apa mereka berperang," katanya.

Sementara itu, sastrawan Seno Gumira Ajidarma menganggap buku itu berhasil 
melepaskan diri dari segala sifat permusuhan antara Belanda dan Indonesia 
walau penulis novel ini sejatinya pihak yang berlawanan dengan Indonesia.

"Ketika kita membaca buku ini, kita tidak seperti melihat catatan seorang 
musuh," tutur Seno.

Adapun peluncuran buku novel grafis Gerda Sayang merupakan rangkaian dari 
kegiatan Pameran 71 Tahun Revolusi yang diadakan Perum LKBN Antara di 
Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta Pusat. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke