Assalamualaikum WW.Sekedar menambahkan cerita tentang Syeik Burhanuddin ( Sumber : Prof. Dr. Djamaan Nur, 2008, Tasawuf dan Tarekat di Indonesia, Halaman 159) Syekh Burhanuddin adalah murid dari Syekh Abdul Rauf Singkel (1615 M-1693 M) . Beliau adalah seorang Syekh yang mengembangkan tarekat Syatariah di Sumatra Barat, tepatnya di Ulakan (kawasan Pariaman). Syekh Burahnuddin adalah putra Minangkabau asli (bukan Aceh) bersuku Guci. Beliau seorang murid yang rajin, dan cerdas, mempunyai pendirian yang teguh, pandai bahasa Arab dan Ilmu Hisab. Karena itu dia disayangi oleh gurunya Syekh Abdul Rauf Singkel.
Menurut Tuangku Hery Firmansyah (Khalifah XV dari Syeikh Burhanuddin), Adapun Syeikh Burhanuddin yang bernama asli Sipono (si Panuah /Samporono) bukan penduduk asli yang manaruko di Ulakan tetapi dia datang dari Guguak Sikaladi Pariangan Padang Panjang Tanah Datar ayahnya Pampak sati karimun merah bersuku Koto dan Ibunya Cukuik Bilang Pandai bersuku Guci atau Dalimo bila di pariangan sebab ketika Pampak sekeluarga hendak pindah ke Pariaman mereka melapor terlebih dahulu pada Tuanku Datuak Katumangguangan dan oleh Datuak sebagaimana jalur turunnya suku dari darek ke rantau maka Keluarga Akalundang di anjurkan membawa suku Guci ke rantau pesisir pantai Pariaman dimana Suku Guci atau piliang (pilihan) merupakan pecahan dari Suku Dalimo di Pariangan. https://pariamannews.wordpress.com/2013/05/04/mengenang-sejarah-syeikh-burhanuddin-ulakan-1808-m/ Wassalam,RPPalu- Sulawesi Tengah Pada Jumat, 26 Agustus 2016 4:50, Sjamsir Sjarif <[email protected]> menulis: Waktu di Aceh Suech Burhanuddin ko baguru ka Syech Abdul Rauf di Singkil. Gurunyo sayang ka inyo, inyo picayo dan takuik ka gurunyo. Sjech Burhanuddin Ulakan ruponyo Gadang lo Libidonyo. Waktu ditest Gurunyo Abdul Rauf Singkil, ditinggakannyo Burhanuddin jo anak gadih rancak baduo sajo, libidonyo bangkik manjadi-jadi. ... Takuik babuek doso, dicarinyo Batu, ditokok-tokoknyo cinonotnyo jo batu tu sampai cinonotnyo rusak.. Itu sababnyo inyo indak babini sampai mati. Batu tu banamo Batu Ampa dimuseumkan dakek Makamnyo di Ulakan. Bagi pemuja Syech Burhanuddin, Batu Ampa tu disiram jo aia, aianyo ditampuang untuak ubek sakik kapalo 😇 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
