Ass, wr, wbr, Sanak AI, Reza dan sanak dipalanta n.a.h
Kekalahan Prabowo Hatta yang terbaca dari catatan kopasiana di MK adalah karena kekurangan data tertulis yang autentik. Ini terutama tentu data di TPS, data C1. Mudah-mudahan ini jadi pendorong paslon Gerindra-PKS dan Cikeas untuk menunjuk dari sekarang saksi yang patriot benar-benar kader setia yang berkualitas Pengusung paslon (Gerindra - PKS dan Cikeas) dan dilengkapi dengan alat perekam Andruid atau peralatan lain yang merekam setiap formulir C1 hasil setiap TPS yang sudah ditanda tangani lengkap oleh KPPS dan saksi agar autentki berlaku (kalau tak ditanda tangani lengkap akan dijadikan kelemahan). Ini memang perlu biaya setiap TPS harus ada saksi Paslon. Yang jadi pertanyaan bagaimana saksi Paslon Gerindra -PKS - Cikeas bisa masuk di daerah tak ada partai paslon disitu (apakah ada izin dari KPU), maaf ini dugaan, Glodok, Pluit. Kelapa Gading dll, kemungkinan disitu mulai dari PPK, PPS, KPPS dan saksi-saksi tak ada dari paslon Gerindra -PKS - Cikeas. Mudah-mudahan jadi perhatian serius dari Tim Sukses paslon dari sekarang, tak bisa main-main. Maaf kebanyakan di Jakrta semangat daerah perkotaan kemungkinan sudah menipis mereka kebanyakan rasional, kecuali dibidang keagamaan. Semangat kedaerahan - keagamaan hanya mungkin masih tebal pada masyarakat pribumi Betawi. Kalau gagal menghadirkan saksi kader yang setia brillian akan terulang kekalahan di MK 2014 lalu. Lawan sebelah sudah sangat berpengalaman memenangkan pemilu 2014 lalu. Mudah-mudahan petahana berganti untuk kebaikan DKI Wass. Maturidi Pada 3 Oktober 2016 17.21, Abraham Ilyas <[email protected]> menulis: > Manuruik carito kawan yang pernah tinggal menumpang di satu keluarga di > negeri Belanda ....sejak kecil anak anak dari keluarga yang ditumpangi > tersebut telah diajari untuk memiliki/menuliskan catatan di *buku harian.* > > Bagaimana, dengan anak anak, cucu cucu kita...???? > > Wassalam > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
