Dari Halauan kita baca:
KEHIDUPAN KONTRAS SUKU ANAK DALAM (BAGIAN 1 ) Tinggal di Tenda, tapi Punya Mobil dan Motor Senin,24 Oktober 2016 - 01:54:12 WIB [image: Tinggal di Tenda, tapi Punya Mobil dan Motor] Balai-balai tempat Suku Anak dalam tidur sehari-hari. <http://harianhaluan.com/news/detail/61239/tinggal-di-tenda-tapi-punya-mobil-dan-motor> *Sejak *hampir sebulan belakangan, ada yang berubah dari kehidupan orang Kubu, atau lebih dikenal dengan Suku Anak Dalam, yang hidup di kawasan perkebunan sawit PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA). Kehidupan Suku Anak Dalam yang dulu identik dengan kehidupan nyaris masih primitif, kini berubah 180 derajat. Keseharian mereka mulai tersentuh berbagai benda-benda canggih dan modern. Mulai dari handphone, sepeda motor keluaran terbaru hingga mobil sekelas Fortuner. Semua mereka miliki. Namun, semua itu tenyata belum sepenuhnya bisa merubah berbagai kebiasaan sehari-hari mereka. Tempat tinggal masih di balai-balai dan masih berpindah-pindah. Mereka juga belum tersentuh pendidikan, sehingga masih buta huruf, juga belum mengenal agama. Sisi modern dan primitif bercampur baur. Kontras... Tak percaya? Cobalah datang ke Kompleks Perkebunan PT TKA di Jorong Mangun Jaya, Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Di lokasi ini, ada tiga kelompok Suku Anak Dalam yang tiap minggu berpindah tempat (nomaden). Satu kelompok beranggota sekitar 20 - 25 orang atau sekitar 10 kepala keluarga. Setiap kelompok dipimpin oleh seorang ketua yang disebut Temanggung. Tapi, meski hidup di lingkungan kompleks perkebunan, jangan terlalu berharap mereka mau bergaul dan memasyarakat dengan warga kompleks. Sosialisasi mereka, hanya sebatas berbelanja ke warung, beli pulsa atau beli pakaian. Mereka berkomunikasi dengan warga di sekitar kompleks PT TKA dengan bahasa Melayu. “Ya... begitulah kehidupan Suku Anak Dalam sekarang. Semula saya juga kurang percaya dengan laporan para karyawan di sini, kalau Suku Anak Dalam sekarang semakin maju karena mereka sudah punya mobil. Tak tanggung-tanggung, mereka punya Fortuner, CRV dan Avanza. Tapi dua hari lalu, saya melihat langsung kondisi ini. Meski hanya melihat dari jauh, tapi ini sudah sangat bisa meyakinkan saya, bahwa mereka sudah mulai disentuh modernisasi,” kata Research and Development Manager PT TKA Huzriyedi, kepada *Haluan* akhir pekan kemarin. “Kalau HP, mereka sudah punya sejak sekitar 7 tahun lalu. Juga sepeda motor keluaran terbaru dari merk mahal seperti Kawasaki, Yamaha, Honda dan lainnya. Tapi mobil? Wahhh... ini yang bikin saya salut terhadap mereka,” kata Huzri memulai cerita. Bagaimana mereka bisa mendapatkannya? Bagaimana pula mereka mengoperasikan mobil dan membawanya ke jalan raya? Ikuti kisah-kisah berikutnya. * (bersambung)* Laporan: *ATVIARNI* (Wartawan Madya) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
