*Peneliti: Islam Masuk ke Dharmasraya Abad Ke-8* 
Jumat, 11 November 2016 19:29 WIB 
Pewarta : Miko Elfisha
Al Quran ukuran besar. (ANTARA SUMBAR/Eko Fajri)
Padang, (Antara Sumbar) - Peneliti Pusat Studi Islam dan Adat Minangkabau 
(PSIAM) Fakultas Adab dan Humaniora IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat 
mengatakan Islam sudah masuk ke Dharmasraya sejak abad ke-8.

"Sejak kurun itu terus berkembang lewat jalur istana kerajaan oleh 
bangsawan dan kerabat ke ranah Minangkabau," kata ketua tim peneliti PSIAM 
Yulizal Yunus pada seminar hasil penelitian tentang Jejak Islam Pada 
Kerajaan-Kerajaan di Dharmasraya yang digelar di Padang, Jumat.

Menurutnya hal ini mengindikasikan Islam di Dharmasraya jauh lebih tua dari 
pada Islam yang dibawa oleh Syekh Burhanuddin di Ulakan daerah Pesisir 
Barat Sumatera.

Beberapa fakta yang penunjang di antaranya adalah dimulai dari putra 
Dharmasraya masuk Islam yang kemudian ia menjadi Srimaharaja Diraja 
Sriwijaya abad ke-8 dan sudah berhubungan kuat dengan Daulah Umaiyyah.

Setelah itu baru disusul dengan masuk Islamnya Raja Sakutu di Sungai Lansek 
Sungai Kahijauan yang diislamkam Syeikh Brai abad ke-8.

Fakta pendukung lain yang diungkapkan Yulizal adalah dengan ditemukannya 
komlek pemakaman ulama syatari pada abad ke-11 di dalam mihrab Masjid Tuo 
Jamik Batanghari di Sitiung.

"Beberapa fakta sejarah ini membuktikan bahwasanya perkembangan Islam di 
Dharmasraya sudah terlebih dahulu dari pada di daerah Ulakan," katanya.

Dalam perkembangannya kemudian juga ditemukan beberapa naskah kuno, seperti 
naskah manuskrip khutbah bajelo 3 meter dalam dua versi manuskrip berbahasa 
Arab tahun 1192, naskah manuskrip Al Quran.

Sementara itu sejarahwan Prof Azyumardi Azra mengatakan ada beberapa hal 
yang harus diperhatikan dalam melakukan penelitian sejarah seperti 
memperhatikan prinsip metodologis dan substantif.

"Hasil penelitian ini selanjutnya lebih cocok disebut sebagai sejarah 
populer dan bisa dibaca oleh seluruh kalangan," katanya.

Penelitian tentang Jejak Islam Pada Kerajaan-Kerajaan di Dharmasraya 
merupakan kerja sama antara PSIAM dengan Puslitbang Lektur dan Khazanah 
Keagamaan Balitbangdiklat Kementerian Agama RI. (*) 

Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke