Negara wak sadang latiah Mak Ngah, APBNP 2016 nan lah 2x bapotong anggaran no
kini masih tekor 200 triliun labiah padahal lah batumbok pulo jo dana tebusan
Tax Amnesty.
https://finance.detik.com/read/2016/11/10/205555/3342609/4/penerimaan-negara-kurang-rp-219-triliun-ini-jurus-sri-mulyani
Tan Ameh
Sent from my Samsung device
-------- Original message --------
From: Sjamsir Sjarif <[email protected]>
Date: 11/17/16 06:38 (GMT+07:00)
To: RantauNet <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Re: Mengujungi Nagari yang Pernah Menjadi Pusat Negara
Masa PDRI
Ondeh Mandeeh....Astaghfirullah ....
Tampaknyo bapagarah-garahan sajo pembangunan Monumen Nasional ko. Macam-macam
selah alasan, sahinggo bangkalai bangunan tu lah manjadi sarang hantu...
Dari Haluan kito baco barito butuak ko:
Pembangunan Museum Nasional Terancam Molor
Kamis,17 November 2016 - 00:12:10 WIB
LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Penyelesaian pembangunan
Museum Nasional Bela Negara (MNBN) yang berlokasi di Jorong Aie Angek,
Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung dikhawatirkan akan terlambat.
Pasalnya, pembangunan museum tersebut yang dimulai tahun 2013 itu
terhenti tahun anggaran 2016 ini. Untuk itu, dikhawatirkan penyelesaian
proyek pembangunan raksasa itu bakal molor.
Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Budparpora)
Limapuluh Kota, Novian Burano dalam keterangannya kepada Haluan
di kantornya Tanjung Pati, Rabu (16/11) menuturkan, tahun anggaran 2016
ini pengerjaan pembangunan museum tersebut terhenti lantaran tidak
memiliki biaya.
Tahun ini dananya untuk melanjutkan pembangunan museum semula
ditetapkan sebesar Rp10 miliar, namun pemerintah pusat melalui Mendiknas
memangkas dana tersebut sebesar Rp8,2 miliar. Sedangkan Rp850 juta
dibayarkan pada utang tahun lalu dan sisanya untuk desain ulang tahun
ini.
Dikatakan Novian Burano, pencapaian fisik bangunan baru sekitar 40
persen, terdiri dari bangunan auditorium dan museum. “Penyelesaian
proyek pembangunan fisik museum tersebut sudah menelan dana Rp42 miliar,
dinilai bakal membutuhkan waktu yang panjang, kecuali kementerian
terkait yang terlibat dalam penganggaran menggelontorkan dana yang
mencukupi,” sebut Novian Burano.
Menurut Novian Burano, dengan dilakukannya review tahun ini,
maka pada tahun anggran 2017 mendatang, program dan pembangunan fisik
museum bakal diajukan kembali ke Mendiknas melalui Pemerintah Provinsi
Sumbar. “Belum diketahui apakah tahun 2017 nanti bakal ada biaya untuk
melanjutkan pekerjaan museum atau tidak,” jelasnya.
Sementara pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat
melalui PU Provinsi Sumbar, merupakan pembukaan jalan lingkar ke lokasi
museum yang sudah rampung. Selain itu, kata Novian, pembangunan jalan
ruas Kabupaten Agam-KotoTinggi terus berlangsung. Selain itu, tahun ini
sedang dibangun imteg untuk penyediaan air bersih di perbukitan Sungai
Dadok dan pemasangan pipa sepanjang 2,5 km ke lokasi museum.
Keterlibatan Kementerian Pertahan (Kemenham) dalam membiayai proyek
yang terbilang raksasa di Kabupaten Limapuluh Kota, belum jelas benar.
Walau utusan Menhan sudah datang ke Kabupaten Limapuluh Kota, ketika
peletakan batu pertama pembangunan Museum Nasional beberapa tahun
lampau. (h/zkf)
On Sunday, November 13, 2016 at 9:09:41 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif
wrote:Mudah-mudahan rencana indah ini terjelma lengkap nanti untuk dihayati
angkatan
penerus:https://www.google.com/amp/s/mediel.wordpress.com/2013/12/06/monumen-nasional-bela-negara-pdri/amp/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.