Rencana pemidahan Jasad Pahlawan Nasional Tan Malaka dari Kediri ke 
Kampungnya di Pandam Gadang, Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota rupanya akan 
menjadi kenyataan juga. Mudah-mudahan awal tahun 2017 Jasadnya akan 
diupacarakan pemindahannya secara resmi.

-- MakNgah.

Dari Harian Haluan Padang kita baca:

WABUP: *KAMI MENJEMPUT DATUAK....* *Jasad Tan Malaka Dipulangkan ke Pandan 
Gadang* 
Kamis,17 November 2016 - 21:31:19 WIB
[image: Jasad Tan Malaka Dipulangkan ke Pandan Gadang] ZIARAH – Wakil 
Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berdoa di makam Tan Malaka. Ferizal 
Ridwan, mendatangi langsung makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, 
Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis (17/11). 
<http://harianhaluan.com/news/detail/62047/jasad-tan-malaka-dipulangkan-ke-pandan-gadang>
 

JAKARTA, HALUAN – Uji empiris dan historis pada pecahan gigi seberat 0,25 
gram dan serpihan tulang manusia seberat 1,1 gram dari kerangka jenazah 
setinggi 163-165 cm dengan posisi tangan terikat itu dibenarkan sebagai 
Datuk Sutan Ibrahim atau Tan Malaka. Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten 
Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat berencana membawa pulang jenazah 
Tan Malaka ke kampung halamanya.

 

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ferizal Ridwan, mendatangi langsung makam Tan 
Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis 
(17/11/2016). “Kami datang ke Kediri dalam rangka menjemput Datuk (Tan 
Malaka) kami yang selama ini hilang,” ujar Ferizal di kediaman pengasuh 
Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH Abdul Muid, usai melihat langsung makam 
Tan Malaka.

 

Ferizal datang bersama keluarga Tan yang diketahui lahir di Nagari Pandan 
Gadang Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Selain 
itu, komunitas pegiat Tan Malaka Institute juga turut mendampinginya. 
Kehadiran mereka di lokasi kuburan di lereng Gunung Wilis itu cukup 
mengejutkan warga setempat.

 

Pemkab Lima Puluh Kota, kata Ferizal, meyakini bahwa jasad yang terkubur 
sedalam 2 meter itu adalah Tan Malaka. Sebelum datang ke Kediri dan 
menyampaikan rencana membawa pulang, pemkab telah melakukan penelusuran 
empiris dan sejarah. Saat ini, kata Ferizal, pihaknya juga tengah melakukan 
pembicaraan dengan Kementerian Sosial. Khususnya terkait rencana pemindahan.

 

“Selain itu kami juga berencana berkoordinasi dengan Pemkab Kediri selaku 
pemegang otoritas wilayah. Kami berharap Pemkab Kediri mau bekerja sama,” 
jelas Ferizal. Tan terbunuh pada 21 Februari 1949. Di 19 tahun usia 
kematiannya, Presiden Soekarno menetapkan melalui Kepres RI No 53 Tahun 
1963 sebagai pahlawan nasional.

 

Namun hingga pengambilan sampel kerangka pada 2009, 

   - 1 
      
<http://harianhaluan.com/news/detail/62047/jasad-tan-malaka-dipulangkan-ke-pandan-gadang#>
      - 2 
      
<http://harianhaluan.com/news/detail/62047/jasad-tan-malaka-dipulangkan-ke-pandan-gadang/1>
      - Halaman Selanjutnya 
      
<http://harianhaluan.com/news/detail/62047/jasad-tan-malaka-dipulangkan-ke-pandan-gadang/1>
   

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke