Presiden Jokowi Instruksikan Kesiapan TNI - POLRI Hadapi Perubahan Global 
Presiden 
Jokowi Instruksikan Kesiapan TNI - POLRI Hadapi Perubahan Global 
<http://www.minang-terkini.com/2017/01/presiden-jokowi-instruksikan-kesiapan.html>
 
<https://plus.google.com/100543583788388913381>
Dari Minang Terkini kita baca: 
<https://plus.google.com/100543583788388913381> 
<https://2.bp.blogspot.com/-T0Xsq-AEXe8/WHxvXDRt8cI/AAAAAAAALwg/o2SRX67CLhAYYbdkdCM9smVV6S2-qHp6wCEw/s1600/panser3.jpg>
 

Minang-terkini <http://www.minang-terkini.com/>--Presiden Joko Widodo 
meminta kesiapan dari seluruh punggawa Tentara Nasional Indonesia dan Polri 
untuk menghadapi segala perubahan yang dengan cepatnya terjadi. Kesiapan 
tersebut sangat diperlukan untuk mengantisipasi masalah-masalah dan 
tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depannya. Demikian ditegaskan 
Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan Tentara 
Nasional Indonesia (TNI) dan Perwira Tinggi Polri di Gedung Gatot Soebroto, 
Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 16 Januari 
2017.

"Kita tahu perubahan global sekarang ini sangat cepat sekali. Dari detik ke 
detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari perubahannya begitu sangat 
cepat. Satu masalah belum selesai berganti dengan masalah yang lain, 
masalah yang baru datang. Pelambatan ekonomi global masih terjadi, 
pertumbuhan ekonomi dunia masih menurun, artinya situasi ekonomi dunia 
belum pulih," terangnya mengawali arahan.

Terpilihnya Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat disebutnya juga 
dapat memengaruhi kebijakan Negeri Paman Sam tersebut. Indonesia dan 
sebagian besar negara-negara lain tentunya harus bersiap dengan segala 
perubahan kebijakan yang terjadi tersebut.

Demikian halnya dengan kemajuan di bidang teknologi informasi yang 
memengaruhi perubahan tatanan sosial, ekonomi, dan politik. Belakangan 
dapat kita lihat fenomena di mana masyarakat kini tak perlu lagi mendatangi 
pasar maupun mal untuk berbelanja. Semuanya kini dapat dilakukan hanya 
melalui toko online. Kepala Negara meminta hal-hal seperti ini untuk dapat 
diantisipasi.

"Karena itu kita harus bergerak cepat mengantisipasi semua perubahan, 
terutama yang berkaitan dengan kecanggihan IT yang setiap detik selalu 
berubah-ubah," tegasnya.

Dalam acara tersebut, Presiden memberikan arahannya kepada 262 perwira 
tinggi TNI dan Polri. Dari jumlah tersebut, 184 orang di antaranya 
merupakan perwira tinggi TNI, sementara 78 lainnya merupakan perwira tinggi 
Polri. Rapat pimpinan tersebut diselenggarakan untuk membangun kesatuan 
persepsi para pemimpin TNI dan Polri sehingga dapat menjalankan tugasnya 
sesuai dengan arah kebijakan pemerintah dan dapat mencapai hasil yang 
optimal.

"Saya ingin agar semuanya mempunyai visi yang sama, semuanya juga 
mengetahui tantangan-tantangan negara kita ini ke depan seperti apa. Baik 
tantangan eksternal maupun tantangan internal sehingga bisa bersama-sama 
mengambil kebijakan yang arahnya adalah memberikan jalan keluar, memberikan 
solusi bagi setiap masalah, bagi setiap tantangan-tantangan yang ada di 
depan kita," terangnya kepada para jurnalis.

<https://1.bp.blogspot.com/-bDuB4TaAz10/WHxvWIQfKwI/AAAAAAAALwc/9F18pdBHCvkN4iAR1M-EWNrAATrQIyWbACEw/s1600/panser1.jpg>

*Pertahanan Tanah Air*

Presiden Joko Widodo sebelumnya tiba di Mabes TNI sekitar pukul 08.47 WIB. 
Kedatangannya tersebut disambut oleh jajar kehormatan di pintu utama untuk 
kemudian menaiki Panser Anoa 2 6x6 Amphibious buatan PT. Pindad dengan 
didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta para 
kepala staf angkatan dan juga Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Panser 
tersebut selanjutnya melintasi danau Mabes TNI sepanjang kurang lebih 300 
meter untuk menuju Gedung Gatot Soebroto di mana dilaksanakan Rapat 
Pimpinan TNI dan Perwira Tinggi Polri.

Presiden sempat memuji kualitas Panser Anoa Amphibi buatan lokal tersebut. 
Sambil berkelakar, Kepala Negara mengaku berdebar saat Panser Anoa berjalan 
melintasi danau.

"Tadi yang Anoa Amphibious bagus sekali. Tank bisa masuk ke air, bagus. 
Tadi semua juga deg-degan. Tapi saya yakin bahwa produk-produk itu memiliki 
sebuah kualitas yang baik," ujarnya usai memberikan arahan.

Terkait dengan industri pertahanan nasional, Presiden Joko Widodo memandang 
bahwa saat ini sesungguhnya Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi 
sendiri. Hanya saja, satu hal yang ditekankan Presiden, produk-produk 
buatan dalam negeri tersebut harus mampu untuk tampil kompetitif di pasar 
dunia.

"Industri pertahanan kita kalau saya lihat ini memproduksinya bisa. Yang 
perlu dilihat adalah pembiayaan dari produksi itu. Kalau pembiayaannya bisa 
ditekan, artinya produk itu kompetitif di pasar, menjualnya mudah. Jangan 
hanya bergantung pesanan dari TNI atau Polri, tapi apakah akan seperti itu 
terus? Kan tidak, mesti berani menjual ke luar," terangnya.

Seusai memberikan arahan, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga 
berkesempatan untuk meninjau pameran Alsintan (alat dan mesin pertanian) 
dan Alpalhan (alat dan perlengkapan pertahanan) buatan dalam negeri.

Tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang 
Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman 
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri 
Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri 
Pertanian Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, 
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kepala Staf TNI Angkatan Darat 
Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Agus 
Supriatna, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi.


Jakarta, 16 Januari 2017
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin⁠⁠⁠⁠ 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke