Assalamu'alaikum Ww

Uwo Nain....

Aha....satu pencerahan baru...., baraso kemiskinan disebabkan oleh duo sebab
besar : Kemiskinan yang ditimbulkan oleh faktor alamiah dan/atau Kemiskinan
yang disebabkan karena faktor non alamiah.

Nah dalam asumsi
(1) dalam Adat Minangkabau menganut budaya komunal yang kental ; ambo quote
dari posting Ronald "Dek ambo baru baraja tentang adat tentu stek pulo ilmu
nan ambo punyo tentang adat Minang ko namun demikian dalam benak ambo,
sistem sosial masyarakat Minang sudah berkelompok dan mempunyai sistem moral
yang terikat kuat satu sama lainnya. Malu ciek urang mako malu urang
sekampung atau minimal sa suku"
(2) Alam Minangkabau cukup subur dan berpotensi...

tentu awak dapat mengarah baraso kemiskinan di ranah cenderung disebabkan
oleh faktor non alamiah ,kah ?

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak


Pada tanggal 08/04/08, Zulkarnain Kahar <[EMAIL PROTECTED]>
menulis:
>
> Saudaraku  Z.
>
> Apakabar?
>
> Nih ikut ikut berkomentar sambil belajar menyusun kaa kata ...
>
> Menurut salah satu kajian entah apa namanya saya lupa sebab terjadinya
> kemiskinan ada dua:
>
> Yang pertama,
> Kemiskinan yang ditimbulkan oleh faktor alamiah, yaitu kondisi lingkungan
> yang miskin, ilmu pengetahuan yang tidak memadai, adanya bencana alam dan
> lain lain  Nah kalau ini penyebabnya . Saya yakin  adat tak dapat membantu
> disini. Masing masing individu akan keluar sendiri sendiri  dari lingkaran
> kemiskinan tsb.
>
> Yang kedua,
> Kemiskinan yang disebabkan karena faktor non alamiah, yaitu adanya
> kesalahan
> kebijakan ekonomi, korupsi, kondisi politik dan kesalahan pengelolaan
> sumber daya alam.  Bila ingin memperbaiki ini justru adat menjadi kendala
> utama kemudian  agama, peraturan daerah dan pusat. Karena para pembuat
> kebijakan adalah orang orang yang mengaku beradat, beragama dan
> berpendidikan tinggi.
>
> Akhirnya korelasi antara adat dan kemiskinan  adalah  korelasi terbalik
> bila orang miskin adat akan dilupakan dan bila berada adat akan
> diperjuangkan.* ini menurut saya pribadi*. dan pasti salah.
>
> Kalau pertanyaanya bagaimana mengatasi kemiskinan di Sumbar? Terlalu
> besar pertanyaan ini untuk orang perorang. Ini itu adalah tugas negara
> (pusat dan daerah) mereka dibayar untuk tugas itu dari pajak yang kita
> bayar  mereka yang bertanggung jawab dunia dan akhirat terhadap majikannya
> (kita) rakyatnya, agar kebanggaan berbangsa dan bersuku  meningkat dan
> lain lain.
>
> Mohon maaf bila ada kata kata yang pasti banyak tidak pada tempatnya.
> Wassalam
>
>
> --
Z Chaniago - Palai Rinuak

Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun
Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008
" Pertama SMPN di Kecamatan di Indonesia "

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke