Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Baru 5 Hari yang lalu pak Nofiardi mam Paste an berita tantang si Daly
ko

http://groups.google.com/group/RantauNet/browse_thread/thread/46360babbdbae518#

dan ma agiah komentar :

"Baru ajo dilirik wisatawan asing, Pemda Mentawai alah bamasalah jo
retribusi. Kalo mambuek Perda tu pikikan baa indak kamaambek kemajuan
wisata nan dipromosi kesaluruh panjuru angin. Iko nampakno alun apo2
lah pitih masuk nan baolah.
NRM "

dan ambo agiah lo komentar :

" Pak Nofiardi Nampaknyo ndak usahlah kito talampau capek dulu ma
agiah komentar, ambo kebetulan banyak punyo klien urang urang nan
manjua pariwisata surfing di mentawai tu. Pernah sato rapek di Bumi
Minang samo jo wakil Bupati, karano mampresentasian website salah satu
dari organisasi urang bule tu. Kini urang urang bule tu, sampai ba
Tinju, Bakuhampeh, untuak mamparabuik an, spot ombak di mentawai tu.
Ntah nama nan batua, awak indak tau do.

Sabana nyo nan penting di pemerintah, baa caronyo bisa mandapek an
restribusi dari Kasado pemain ko. dan tantunyo kalau bisa menjembatani
kaduonyo ko bisa akur. "

dan Ado klarifikasi dari Organisasi nan di tuduah si Daly tu : iko
kutipan nyo

" Dengan dilantiknya Pengurus Asosiasi Kapal Selancar Sumatera Barat
(AKSSB), saya secara pribadi mengucapkan selamat, karena makin
bertambahnya ormas di Sumatera Barat, yang diharapkan dapat menjadi
mitra Pemerintah Daerah untuk membangun daerah ini, disamping itu,
perlu dipahami,  bahwa pemilik Kapal Selancar yang tergabung dalam
AKSSB tersebut, tidak otomatis dapat mengoperasikan kapalnya untuk
melakukan aktifitas Wisata Bahari di wilayah Kabupaten Kepulauan
Mentawai, walaupun kapal-kapal tersebut telah memiliki Surat Izin
Berlayar (SIB), karena sesuai dengan Perda No.16 tahun 2002, tentang
Pariwisata Bahari dan Retribusi di Kepulauan Mentawai, mewajibkan
terhadap kapal-kapal yang melakukan aktifitas Wisata Bahari di
Kepulauan Mentawai harus terlebih dahulu bergabung dengan Perusahaan
yang telah mendapat izin Wisata Bahari dari Pemda Mentawai.

Saat  ini Perusahaaan yang memiliki izin Wisata Bahari dari Pemda
Mentawai, telah mengoperasikan 30 (Tiga Puluh) Kapal Selancar, dan 3
(tiga) diantaranya adalah kapal milik anggota AKSSB, dan kalau
memungkinkan setiap pemilik Kapal Selancar dapat bergabung dengan
AKSSB, karena sesuai dengan namanya AKSSB adalah organisasi pemilik
kapal selancar Sumatera Barat.

Keberadaan Perda No.16 tahun 2002 sampai saat ini, masih tetap menjadi
acuan bagi industri Wisata Bahari di Kepulauan Mentawai, dan tidak
benar Perda tersebut dapat menimbulkan konflik, karena suatu Peraturan
selalu dibuat dengan landasan untuk menertibkan serta mensejahterakan
setiap elemen-elemen masyarakat., setiap peraturan harus dapat
berjalan dengan semestinya, dan setiap elemen masyarakat wajib
mentaati dan patuh terhadap peraturan tersebut sebagai hukum positif.
Namun sayang sekali Ketua AKSSB melihat Perda No.16 tahun 2002, suatu
hal yang biasa memicu konflik, sebagaimana yang dilansir oleh salah
satu media cetak yang terbit di Padang, tanggal 8 April 2008.

Juga perlu ditegaskan bahwa Perda No.16 tahun 2002 bukan hanya
mengatur tentang resort saja, tetapi mengatur tentang aktifitas Wisata
Bahari / Kapal Selancar di Kepulauan Mentawai."

Dan kini ado lo komentar dari dinda Aulia

"selain media cetak daerah dan nasional perlu juga ditulis permohonan
maaf di koran internasional "

dan nampaknyo, sato lo baliak ambo ba komentar :

nampaknyo, di padian sajo lah dulu berita tentang iko bajalan, ndak
usah talampau capek ma agiah komentar. Ntah apo nan tajadi, tapi awak
capek bana, ma judge. kalau Pemda salah, si Daly salah. Padahal nan
tajadi alun tantu seperti nan di beritakan tu lai.

Maaf kalau ado kato nan salah.

Wassalam
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke