--- Mybagindochaniago <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Bissmilahirahmanirahim,..
>
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
Wa'alaikumsalam warahmatullahiwabarakaatuh.
Kanda Bagindo, kanda Abraham Ilyas, dan dunsanak RN.
>
> Ustadzah Rahima dan sanak sapalanta kasadonyo,
>
> > Sebagaimana penyampaian tulisan Rahima tentang
> "Langit dan
> Ulama" kalau boleh saya mohon penjelasan berikut
> dibawah ini :
>
>
>
> 1. Bumi adalah tempat kehidupan manusia dan jin,
> sedangkan Langit
> tempat kehidupan malaikat
Allahu'a'lam. Karena Iblis juga dulunya yang berasal
dari Jin itu, sempat tinggal disana.
>
>
>
> 1. Kata "Syaithan" adalah kata sifat, merupakan
> bentuk dari
> syaithan minal insi dan syaithan minal jinsi
Syetan artinya, setiap yang jauh dari kebenaran. Siapa
saja yang jauh dari kebenaran bisa dikatakan
syetan.Syetan bisa berasal dari manusia ataupun Jin.
>
>
>
> Allah Ta'ala berfirman :
>
>
> Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan
> kepadamu:
> "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka
> lapangkanlah niscaya Allah akan
> memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan:
> "Berdirilah kamu",
> maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan
> orang-orang yang beriman
> di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
> pengetahuan beberapa
> derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
> kerjakan. [Al Mujaadila
> ,58:11]
>
>
>
> 1. Apakah yang dimaksud dengan "... niscaya
> Allah akan
> meninggikan orang-orang yang beriman di
> antaramu dan orang-orang
> yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat"
> dan bagaimana
> hubungannya antara orang beriman dan orang yang
> ber-Ilmu
> pengetahuan ?
Yang Allah tinggikan derajatnya adalah mereka yang
bukan sekedar berilmu saja. Berilmu dan beriman.
pandaipun, kalau tak beriman, ngak masuk kategori ini.
Begitupun, beriman, tapi tak berilmu, ngak masuk
kategori ini juga. Jadi harus dua sekaligus. Iman dan
Ilmu.
Ilmu tanpa Iman, Buta. Iman tanpa ilmu, pincang.
>
>
>
> 1. Karena saya dapat cerita bahwa orang di Mesir
> banyak mendapatkan
> gelar Doktor, namun mata pencariannya hanya tukang
> bengkel atau tukang
> macing (kalau tidak salah, mohon dibetulkan), lantas
> kalau telah
> demikian, apa sebenarnya hakikat-nya mendapat
> gelar Doktor itu ?
Orang Di Mesir, maksudnya bisa jadi orang Mesir itu
sendiri, bisa juga orang asing yang ada di Mesir, yang
sedang/sudah mengambil doktor?
Ok.
Kalau orang Mesir sendiri, setau saya, ngak ada yang
jadi tukang bengkel kalau sudah doktor. Mereka sangat
menghargai orang berilmu, terutama kalau kita bilang
kita kuliyah di Al Azhar. Bagi mereka, sangat
menghormati dan memuliakan tammatan Al Azhar,
jangankan orang Mesirnya sendiri, orang asing belajar
di Mesirpun mereka hargai(pada umumnya, ngak
semuanyalah, toh ada juga perampokan di Mesir,
dsbgnya)
Kalau Doktor asing, darimana dulu? dari Indonesia yang
ambil gelar doktor jadi kerja di bengkel? Siapa yah?
Bisa dihitung dengan jari mereka yang tammatan doktor
di Al Azhar ini, rata-rata berhasil semua. Pak Quraish
Shihab, pernah jadi menteri agama, dubes, dan
intelektual di Indonesiakan sekarang ini?
Kemudian, banyak doktoral dari Sulawesi, setau saya
mereka dah mengajar semuanya9tentu dosen di PT di
daerah mereka). Hanya Pak Nur Shamad Kamba yang
sekarang bekerja di Jeddah bagian haji(?)
KaK Elywarti Maliki(Orang Minang yang tinggal besar di
Jakarta, bekerja di kedubes Brunei Jeddah mendirikan
sekolah di Jeddah).
Kemaren pulang ke Indonesia, sempat mengajar di UIN,
karena gajinya hanya 1,5 juta setengah, tentu ia ngak
mau, habis diongkos jalan saja, sementara beliau
selama ini gajinya di kedubes Brunei bisa ber kali
lipat dari itu.
Doktor Bahruni, bagian hadits, dari kalimantan, sudah
meninggal dunia setahun setelah sampai ke Indonesia(?)
Doktor Muchlis hanafi bagian tafsir, kini malah
ditarik di jakarta sama menteri agama, sebelumnya
dosen di Jogyakarta, karena dibutuhkan di jakarta
ditarik kesana dianya.
Doktor Syaeroji Dimyati, bagian Tarbiyah(pendidikan),
juga di UIN Ciputat.
Magister yang dokter(bukan doktor, tetapi dokter),
bidang kebidanan dari Al Azhar, Ibu Widyawati(orang
Bukittinggi), istri Sakman Maknayie wartawan
Antara(Sulawesi), juga di jakarta(UIN)?
Siapa Kalau begitu yah..yang dari Indonesia, sudah
doktor masih bekerja jadi tukang bengkel? Setahu saya
kagak ada?. Boleh dikasih tau kesaya namanya, siapa
orangnya. Kalau dari negara lain yang ambil doktor,
sampai saat ini, juga jarang, selain dari Indonesia.
Kalaupun ada, tentu saya ngak tau nasib mereka
bagaimana.
Malaysia, justru lebih lagi menghargai tammatan Al
Azhar itu. Jangankan doktor, LC(S1) saja luar biasa.
Malah banyak mahasiswa Indonesia tammatan Azhar lari
bekerja kesana, karena gajinya tinggi. Juga ke Brunei.
Saya sendiri dapat tawaran itu dari Brunei dan
Malaysia dulunya. Cuman saya aja yang tidak mau
menyumbangkan ilmu saya untuk negara lain, karena saya
mau memajukan muslimin bangsa saya sendiri.Kalau
takdir entahlah, tapi namanya juga pilihan toh, semua
ada konsekwensi dari pilihan kita.
Sekaligus menanggapi/menjawab pertanyaan kanda Abraham
Ilyas. Hmmmm....
Sulit menjawabnya, karena dari dulu, tammatan Iptek
dari Al Azhar jarang di ekspose media massa ke luar
sih. Padahal, ada sih. dulunya ilmu itu bersumber dari
negara Islam, yang sudah diterjemahkan kebahasa
Inggris.
Beberapa contoh:
1. Fisika Optik dan teori oleh Al hazam (1000M)
2. Ilmu Kedokteran dalam bukunya :"Al Qanun fi Tibb"
oleh Ibnu Sina(930-1036M), yang di Barat diterjemahkan
dengan judul"Canon Medicine".
3. Orbit dan Planet, astronomi (Arzhacel) yang
kemudian dikembangkan oleh laplace(1796M)
Kemudian dikembankan oleh yang lain, Al Ghazali dengan
bukunya "Ihya 'Ulumuddin" (1058-1111M)
4. Ibnu Rusyd (1126-1198M), mendominasi ilmu fisika,
kedokteran, hukum dll.
5. Sosiologi, dikembangkan oleh Ibnu
Khaldun(1332-1406M) bersama ilmuwan lainnya.
Kemudian di terjemahkan ke Eropah buku-buku tersebut
oleh Roger barcon(1214-1294M) dan dilanjutkan oleh
francis bacon(1561-1626M), yang pada itu, di Eropah
dikenal dengan abad "kegelapan"., yang berpegang pada
pemahaman "generatio spontanea", dan seterusnya..dan
seterusnya ilmu itu berkembang di Eropah, dan semakin
diperluas.
Sebagaimana diperluasnya ilmu "tusuk jarum", yang asal
mulanya berasal dari Mesir, dulu terkenal dengan
pengobatan bukan tusuk jarum seperti sekarang, tetapi
memakai tulang, atau sejenisnya. Saat itu pedagang
China banyak ke Mesir, metode tusuk jarum itu mereka
kembangkan, sebagaimana yang sekarang, sehingga banyak
yang menduga metode pengobatan tusuk jarum dari China.
Yah...yang terpentingkan Allah maha tahu, yang jelas,
Ilmu it semuanya dari Allah, dari AlQuran, yang
pemilik AlQuran adalah ummat Islam, Al Azhar ataupun
non Al Azhar, yang dikembangkan oleh berbagai macam
manusia itu sendiri.
>
>
>
> Sukron atas penjelasannya
Laa syukru 'alal waajib. Kalau ada yang kurang dan
salah tolong dilengkapi dan diperbaiki.
Mohon maaf.Allahu'alam 'alaa kulli Haal
Wassalamu'alaikum. Rahima(39). Cairo, 17 April, 2008
>
>
>
> Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
>
>
>
> Muhammad Yamin Bagindo Chaniago (45), Palembang
> Kamis, 17 April 2008
>
>
>
> "Lihatlah apa yang disampaikannya, dan janganlah
> lihat siapa yang
>
> menyampaikannya"
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---