AssWrWB, Saya rasa pak Walkot perlu tebuka , dgn membeberkan APBD Kota Padang,
dan susah nya budgetting dan susahnya dana pembanguanan, kalau di berikan janji
mereka akan menuntut lagi, apakah ini
taktik :buying time: sambil menunggu PILKADA KOTA PADANG?, antalah sanak.
kalau mogok kasihan si anak murid,..Tp kalau Pemda tetap janji, .. mogok adalah
satu alternatif yg memungkin kan dan bgmn hasilnya,..silahkan coba
ekspreimen..Bgmn impaknya terhadap para pengambil keputusam diatas?..
Awak memang lagi kekurangn dana, Industri otak perlu utk SDM, tp bangun Padang
Bay City juga perlu, pembanguan project raksasa Terowongan Bungus ke Teluk
Bayur juga perlu,..itu kan dana Luar negeri
Antalah sanak,..ano kan urang awak tp aka no panciluih., ado sen jawek nyo
Wass, Muzirman
----------------------------------------------------------------
Forwarkan dua berita padang kini.com
500 Guru Honor Kembali Demo Wali Kota Padang
PadangKini.com | Jumat, 18/4/2008, 12:12 WIB
PADANG--Sebanyak 500 anggota Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) Kota Padang
kembali berunjuk rasa hari ini, Jumat (18/4), di kantor Wali Kota Padang.
IGHI kembali berunjuk rasa, karena kemarin gagal bertemu dengan Wali Kota
Padang, Fauzi Bahar.
Ketua IGHI Sumbar, Afrizal mengatakan, IGHI ngotot ingin bertemu Fauzi Bahar,
karena ingin meminta kejelasan status guru honor, sesuai dengan
Wali Kota Tak Ada, Guru Honor Ancam Mogok Mengajar yang dijanjikan Pemko Padang
dalam pertemuan, 3 Januari.
"Saat itu Wali Kota menjanjikan akan memperjuangkan nasib guru honor hingga ke
Menteri Pendidikan Nasional, tapi realisasi tidak ada, karena itu kami merasa
tidak diperhatikan," katanya.
Afrizal menegaskan, akan terus melakukan aksi sampai Fauzi Bahar bersedia
menemui massa.
Sementara Wakil Ketua IGHI Sumbar, Aprizuwarni mengatakan, para guru honor
tidak menuntut semuanya dijadikan PNS. Namun setidaknya, guru honor dimasukkan
ke dalam data base pegawai berdasarkan masa kerja, sehingga mendapat honor dan
tunjangan dari APBD.
"Bayangkan saja, ada guru honor yang sudah 17 tahun mengajar, bahkan ada
puluhan tahun, tapi tidak dapat tunjangan dari APBD," katanya.
Unjuk rasa itu berlangsung tertib dan dikawal satu kompi aparat dari Satuan
Polisi Pamong Praja, Padang. (april)
--------------------------------------------------------------------------------------
Wali Kota Tak Ada, Guru Honor Ancam Mogok Mengajar
PadangKini.com | Kamis, 17/4/2008, 17:05 WIB
PADANG--Sebanyak 3.000 guru dari Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) Kota Padang
kembali berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Padang, Kamis (17/4). Mereka
mengancam mogok mengajar jika Wali Kota Fauzi Bahar tidak mau menemui mereka.
Unjuk rasa dimulai dengan berjalan kaki mengelilingi Ruang Terbuka Hijau Imam
Bonjol Padang, menuju kantor Wali Kota. Di depan kantor, pendemo dihadang
petugas Satuan Pamong Praja.
Setelah bernegosiasi, Satpol PP membuka gerbang dan mengizinkan pendemo yang
didominasi perempuan masuk.
Dalam orasinya, sejumlah pendemo masih mengajukan tuntutan yang sama. Mereka
minta dimasukkan kedalam data base pegawai honorer agar bisa diangkat menjadi
PNS tahun 2009. Atau, para guru honor meminta statusnya menjadi pegawai honor
daerah yang mendapat gaji tetap dari Pemko serta tunjangan.
Salah seorang pendemo yang enggan menyebut nama mengatakan, gaji seorang guru
honor di sekolah negeri sekitar Rp300 ribu per bulan, sementara di sekolah
swasta sekitar Rp500 ribu per bulan.
"Uang itu tidak mencukupi dan tidak layak," katanya.
Ketua IGHI Sumbar, Afrizal mengatakan, mereka melakukan aksi untuk meminta Wali
Kota Padang Fauzi Bahar, memenuhi janji mengangkat guru honor maupun guru bantu
menjadi honor daerah atau PNS.
Namun harapan pendemo menemui Fauzi Bahar gagal karena hanya ditemui Wakil
Walikota Yusman Kasim.
Mereka menolak Yusman dan mengancam akan mogok mengajar, jika Fauzi Bahar tidak
bersedia menemui demonstran. (april)
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---