Sanak sapalanta
  kembali iko selingan sajo
  diakhir pekan..diantaro diskusi sanak
  semoga berkenan..jp
  ------------------------------------------
   
   
  PELANGI ALANGKAH INDAHNYA
   
  By :  Ir. Andi Jupardi
   
  Selain lagu balonku, inilah lagu bocah yang paling popular bagi seorang 
anak-anak yang memang tidak menaruh minat untuk bernyanyi ketika acara kumpul 
bocah, dalam keadaan "kepepet" dipaksa bernyanyi dengan "ancaman"  tidak akan 
dapat bingkisan ketika acara ulang tahun bubar. 
   
  Dengan berat hati bocah ini maju kedepan, lalu pembawa acara dengan penuh 
kelembutan dan rasa sayang berkata " Mau nyanyi apa sayang"
   
  SiBocah tanpa ragu akan berkata  " lagu balonku aja"..padahal lagu tersebut 
sudah berulangkali dinyanyikan saat acara kumpul bocah tersebut. , pembawa 
acara sedikit protes "lho kan tadi lagu balonku udah..yang lain..sayang"
   
  Si Bocah ini masih punya satu cadangan lagu lagi " Lagu Pelangi..Pelangi. 
.aja".....walau lagu tersebut sudah berapa kali ulangan juga saat acara 
berlansung. Nah jika pembawa acara masih saja komplain...."lagu  itu kan sudah 
juga sayang"
   
  Bocah ini akan bingung lagu apa lagi ya...sekenanya dia jawab.... 
"balonku..balonku"
  Pembawa acara..."???###!!???. ......ya udah lagu pelangi aja"
   
  Si Bocah bernyanyi sesuai dengan kehendak hati, tanpa mempedulikan nada musik 
pengiring, prinsipnya hajar terus..saat bernyanyi pemain musik sibuk setiap 
saat mencari dimana nada suara bocah ini berada,  .sampai lagu usai dijamin 
pemusik tidak akan pernah menemukan nada suara  si bocah ... lhaaa...si bocah 
bukan bernyanyi kok..lebih kepada berteriak.
   
  "Pelangi, pelangi, alangkah indahmu..
merah, kuning, hijau, dilangit yang biru
Pelukismu Agung, siapa gerangan...
pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan"
   
  Pelangi sebuah fenomena/gejala alam atau dalam ilmu fisika disebut juga salah 
satu fenomena optik yang terjadi secara alamiah dalam atmosfir bumi kita, 
keindahannya terletak pada aneka warna warninya, semua warna dasar yang kita 
kenal seperti Merah, Kuning, Biru ada di Pelangi. Ketika kita sekolah dulu di 
SMP tentu masih segar dalam ingatan kita tentang bagaimana gejala pelangi ini 
terjadi yaitu dengan sebuah kaca berbentuk prisma lalu disinari dengan cahaya 
putih (monokromatik) , ketika cahaya tersebut melewati kaca prisma akan terurai 
aneka warna (polikromatik) .
   
  Nah, di alam ini tidak hanya prisma yang bisa menguraikan cahaya. Tetesan 
atau butiran air yang berasal dari air hujan misalnya - adalah salah contoh 
benda yang tersedia di alam yang bisa menguraikan cahaya putih. Ketika seberkas 
cahaya putih (sinar matahari)  mengenai setetes air, tetesan air ini berprilaku 
seperti prisma. Dia menguraikan sinar putih tadi sehingga terciptalah 
warna-warna pelangi.
   
  Bisanya pelangi yang indah dengan warna dan bentuk yang sempurna kita bisa 
saksikan ketika hujan gerimis disaat matahari bersinar (minang :hujan paneh).
   
  Didunia legenda atau khayangan pelangi diceritakan adalah sebuah tangga 
bidadari cantik yang turun ke bumi untuk mandi, disaat pelangi tidak menampak 
diri lagi maka bidadari ini naik kelangit lagi, tentunya sambil membawa 
tangganya masalahnya jika ditinggal mau mandi kebumi lagi turunnya pakai 
apa..he..he. .he.
   
  Inilah salah satu gejala alam yang indah dan saya betul-betul menikmatinya 
dari awal sampai "bidadari tersebut membawanya kelangit kembali", tidak pernah 
bosannya saya menatap dan mengagumi keindahannya. .
   
  Saya berada dalam posisi yang menguntungkan untuk melihat Pelangi ini, yaitu 
saat bekerja di Kepulaan Mentawai, tepatnya di Pulau Sipora, nah jika anda 
membuka peta Kepulaaun Mentawai saya berada di pinggir pantai Desa Sigicik 
(mungkin di peta daerah yang ditulis Sioban, sekitar 15 Km dari Sioban 
menyusuri samudra Hindia menuju Pulau Sikakap)
   
  Camp saya saat itu berada dipinggir pantai, sebuah pondokan tempat kami 
kumpul-kumpul entah itu memancing baronang saat air pasang, menikmati angin 
sepoi-sepoi sambil "ngopi" atau bakar ikan, atau sekedar melamun sendirian 
begitu dalam...duh...Istri dan anak jauh banget ya dari pulau ini...rindu yang 
tak tertahankan...rasanya lautan luas ini akan kuseberangi dari Pondok ini.
   
  Jika hujan panas berlansung  saya telah berada di Pondok ini, hujan mulai 
reda tapi butiran air masih bermain diudara, disinilah bidadari yang 
cantik-cantik tersebut mulai menurunkan tangganya dari langit.
  Bentuknya  seperti busur setengah lingkaran ini mungkin tangga bermain 
bidadari laut,, dimana ujungnya dipermukaan laut dan berakhir di permukaan laut 
juga.
   
  Nah bentuk setengah busur yang pangkal dari langit dan ujungnya berakhir 
dipermukaan laut ini yang dimaksud tangga bidadari tersebut.
  Apapun bentuknya begitu indah dan memesona dinikmati, pelangi yang tercipta 
disaat hujan panas sangat berbeda jika terbentuk setelah hujan mendung 
berlansung tentunya jika kembali lagi kepada syarat terbentuknya pelangi adalah 
ada sinar, nah jika hujan mendung tentunya sinar matahari tidak maksimal.
   
  Hujan panas ini sering terjadi secara tiba-tiba di lautan yang luas seperti 
saat saya berada di Pondok tersebut. Warna warni pelanginya sangat kental dan 
tegas terpisah antara satu warna dengan warna yang lain, garis pemisah antara 
satu warna tersebut (gradasi) sungguh warna yang memesona.
   
  Disaat saya menatap pelangi tersebut, keindahan butiran air hujan yang jatuh 
dan diterpa sinar matahari ibarat kilau berlian yang menyilaukan, inilah salah 
satu cara menikmati kilau berlian yang harganya selangit tapi tidak sanggup 
membelinya.
   
  Ditemani dengan secangkir kopi panas, sendiri duduk di pondok, mulai dari 
saat muncul sampai pelangi ini menghilang perlahan-lahan tak luput sekecappun 
dari pandangan saya, "Ketika bidadari itu selesai mandi, proses tangga tersebut 
dibawa kelangit"  sungguh pemandangan yang indah juga. Perlahan tapi pasti 
warna-warna yang indah tadi mulai redup dan berakhir dengan cuaca yang kembali 
cerah dan terik diterpa sang surya.
   
  Keindahan pelangi yang sempurna ini bukan sekali dua kali saya nikmati tapi 
berulang-ulang dan itu tidak pernah membosankan. Keindahan ini lebih bermakna 
dari sekedar cerita bidadari-bidari di dunia dongeng tersebut dan itu adalah 
seperti lirik lagu si bocah tadi Ciptaan Tuhan. Kita lebih kagum lagi pada 
penciptanya, Dialah maha besar, Dialah maha Agung dengan segala ciptaannya 
yaitu Allah SWT.
   
  Salam-Andi J/Pku, 19 April 2008 

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke