Dunsanak di Palanta,
Prestasi yang membanggakan, urang  minang jadi programer yang dapat 
memblok situr porno.
Tulisan dibawah ambo dapek dari beberapa sumber, alah digabuang jadi ciek 
di http://urangminang.wordpress.com
Web Ahlul sendiri http://ahlul.web.id
Salam
Is St marajo, 39+
www.cimbuak.net

Ahlul Faradish Resha
22 04 2008 
Programer Blok situs porno
Oleh Maryulismax (http://maryulismax.wordpress.com)
SOAL memblokir situs porno, sebenarnya urang Minang patut berbangga. Jauh 
sebelum Menkominfo M Nuh memproklamirkan pernyataan bakal memblok situs 
orang dewasa itu, jauh-jauh hari ranah Minang telah "melahirkan" seorang 
anak brilian yang mampu membikin software pemblokir situs itu. Dialah 
Ahlul Faradish Resha kelahiran Payokumbuah, 8 Juni 1985 yang kini menimba 
ilmu di Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta.
Ahlul telah membikin software yang disebutnya site blocker. Software ini 
termasuk sepuluh nominator dan mendapatkan anugerah penghargaan Youth 
National Science and Technology dalam Festival Pemuda Berprestasi 2006 
Bidang Iptek berbasis Imtaq yang diselenggarakan Kementerian Negara Pemuda 
dan Olahraga. Meraih penghargaan Pemuda berprestasi 2006, dan karena bikin 
pengembangan dari software tersebut, akhirnya pada tahun 2007 pas hari 
sumpah pemuda dia dianugrahi penghargaan khusus bagi pemuda di bidang 
teknologi informasi dan komunikasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga 
RI.
Hebatnya anak muda yang satu ini, program site blocker yang dibuatnya itu 
bisa di-download secara gratis dari web pribadinya. Ketika dihubungi 
melalui yahoo messanger (YM) kemarin, dia mengaku tidak tahu sudah berapa 
banyak orang yang mengunduhnya (mendownload-red). Sama halnya dengan 
ketidaktahuan dia, sudah berapa banyak orang yang tertolong untuk membasmi 
virus dengan menggunakan antivirus "Shampoo Anti Brontok" generasi awal 
antivirus yang pernah dibuatnya.
Soal bagaimana sistem kerjanya, dalam blognya dia menjelaskan, "Kebanyakan 
orang mengira saya melakukan pemblokiran berdasarkan kata atau gambar pada 
sebuah website, jika digolongkan tidak baik maka akan diblokir. Nah 
padahal bukan demikian. Lebih dari itu, program ini akan memblokir secara 
langsung dari isi keseluruhan sebuah situs yang dianggap mengandung 
informasi negatif. Sedangkan data situsnya tentu saja sudah dimasukkan ke 
dalam program Site Blocker tersebut. Dengan demikian, walaupun file situs 
yang diblokir diakses dari situs lain insya Allah juga tidak akan bisa 
diakses."
Sukses dengan site blocker, Ahlul melakukan pengembangan terbaru. Sebuah 
pemblokir situs yang bisa diterapkan dengan tipe klien-server. Program ini 
sangat cocok untuk diterapkan pada sistem komputer jaringan.
"Ya secara teori satu server itu bisa melayani 65 ribuan klien. Banyak 
bukan...," katanya.
Untuk cara kerja software ini berbeda dengan site blocker. Karena lebih 
mudah lantaran tidak perlu menginputkan data semua nama situs, tapi hanya 
keyword atau bagian katanya saja. Selain itu software ini dilengkapi 
dengan sistem SMS yang akan mengirimkan SMS kepada admin jika ada klien 
yang mengakses situs porno.
"Fasilitas ini akan sangat menarik sekali jika diterapkan di Laboratorium 
Komputer Sekolah. Bisa jadi pas guru ke luar lab, siswanya pada usil. Pas 
si siswa lagi akses (situs porno), software akan memberitahukan langsung 
ke HP gurunya bahwa si A di komputer sekian sedang melakukan akses situs 
porno. Selain itu software di server juga akan langsung mengambil layar 
saat ada klien yang mengakses situs porno. Jadi pada kejadian di atas, si 
siswa ndak bisa mengelak karena memang ada bukti," jelasnya.
Sama halnya dengan site blocker, kata Ahlul, software terbarunya juga bisa 
diunduh secara gratis di blognya. Daripada susah-susah bikin dan beli 
program ataupun membajak, ayo kunjungi blog pemuda kreatif ini. (max)
http://maryulismax.wordpress.com/2008/04/09/orang-minang-yang-bikin-pemblokir-situs-porno/#more-253HiAhlul
Faradish Resha
Ciptakan Pengadang Situs Porno
Oleh : Yuyuk Sugarman (Sinar Harapan.co.id
Yogyakarta - Sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan 85% lebih 
transaksi seks, baik itu transaksi penjualan foto, video, bahkan objek 
seks itu sendiri, dilakukan lewat internet. Mereka membuka situs-situs 
porno dan lantas melakukan transaksi itu sembari menikmati tayangan. Nah 
di Indonesia, jika diamati perkembangannya juga tidak kalah cepat.
Buktinya, seorang pimpinan sebuah instansi pemerintah mengeluh karena 
banyak karyawannya yang ketika istirahat selalu membuka internet dan 
mengakses situs-situs porno. Para karyawan ini juga tak malu-malu dan 
justru mengundang rekan kerjanya untuk menikmati situs porno dengan 
cekikikan.
Tak bisa dipungkiri, pornografi memang telah melanda di negeri ini. 
Penikmatnya, tak hanya orang dewasa atau orang tua, tapi juga anak-anak. 
Jujur saja, akses untuk tulisan maupun gambar-gambar yang seronok namun 
aduhai begitu mudah seiring kemajuan teknologi yang bernama internet. 
Mereka dengan mudah pula mengakses lewat warnet yang kini menjamur di 
seantero negeri ini. Tidak diragukan lagi moral bangsa ke depan tengah 
terancam saat ini.
Beranjak dari keprihatinan ini, seorang anak muda yang kini tengah kuliah 
di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Mipa) UGM, Ahlul 
Faradish Resha, membuat program yang bisa memblokir situs-situs porno di 
komputer. "Jika sudah diblokir, walaupun file situs tersebut diakses dari 
situs lain Insya Allah juga tidak akan bisa di akses," kata Ahlul yang 
juga menciptakan Programmer Antivirus Kangen, Riyani Jangkaru, "Shampoo 
Anti Brontok"-sebuah antivirus pertama untukmenghentikan penyebaran virus 
Brontok 2005-dan juga Sabun Anti Dekil.
Program "site blocker" yang ia ciptakan selalu bisa meng-up date sendiri. 
Dalam pengakuan Ahlul (22), program yang hanya diciptakan dalam satu hari 
saja ini juga meraih juara I Festival Pendidikan Berprestasi yang digelar 
Menegpora, 13 Desember 2006 lalu.
Mengenai cara kerjanya, Ahlul menuturkan perangkat lunak ini bekerja 
memanfaatkan Sistem Operasi sendiri, seperti Windows98, WindowsXP, Linux, 
Max OS dan lain-lain. Ada sebuah file yang menjadi referensi bagi sebuah 
komputer untuk mengakses sebuah situs. Nah dengan mempermainkan file 
tersebut jadilah site blocker tersebut.
"Bagi yang sudah belajar teknologi informasi bisa mencoba mencari 
referensi tentang file hosts di sistem operasi tersebut," ungkapnya.
Menurut Ahlul, site blocker yang ia ciptakan dan hanya berukuran 540 
kilobyte (Kb) itu bersifat database. Artinya, situs-situs yang diblokir 
tergantung apa saja yang sudah dimasukan dalam program. Sehingga jika ada 
situs porno baru yang belum ada dalam basis data, maka program memang 
tidak bisa memblokir. Jika mau memblokirnya, situs-situs porno yang baru 
itu bisa bisa dimasukkan ke program yang kemudian di-up date dengan cara 
yang mudah dan mandiri.
Untuk lebih jelasnya, tuturnya, orang bisa mengakses [EMAIL PROTECTED] 
atau http://ahlul.web.id. "Kami juga punya komunitas di internet," 
tambahnya. Ahlul pada kesempatan itu juga menegaskan dirinya akan 
memberikan kepada siapa saja yang membutuhkan program antisitus porno ini 
secara cuma-cuma. Ia juga tak mempunyai pikiran untuk mendaftarkan hak 
paten ciptaannya itu.
"Bagaimana ya...., kita tahu untuk mempatenkan perlu uang Rp. 3,5 juta, tapi 
akhirnya nanti juga dibajak. Kita tahu mental bangsa ini yang identik 
dengan pembajak kan? Makanya lebih baik digratiskan saja. Dengan gratis, 
justru bermanfaat bagi saya untuk mencari nama, mempublikasikan diri 
sendiri," tutur Ahlul, anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan 
Herman Aliunir dan Reswita.
Pun juga Ahlul mengungkapkan program ini hanya bisa dilakukan secara 
personal. Jika dilakukan secara global, akan terkendala regulasi di 
masing-masing negara, mungkin juga kerja sama dengan pemerintah belum 
begitu bagus. "Karena itu kami memikirkan, bagaimana menciptakan cara 
pemblokiran yang paling mudah dan bisa dilakukan oleh personal," tuturnya.
Sebetulnya pula, pemblokiran terhadap situs porno ini juga bisa dilakukan 
oleh para provider. "Seandaikan provider mau melakukan itu sangat bagus, 
tapi berani tidak ditinggalkan penggunanya? Ini tergantung kemauan dan 
niat baik dari masyarakat dan juga pemerintah," katanya lagi.nAhlul 
Faradish Resha Si Penghadang Situs Porno
Ortu atau Pimpinan Perusahaan Perlu Miliki Software-nya
Indopos Online
Mahasiswa Fakultas MIPA UGM Ahlul Faradish Resha berhasil membuat software 
pemblokir situs porno. Software ini bisa dimanfaatkan oleh para orangtua 
dan pimpinan perusahaan untuk menjaga moralitas anak atau produktivitas 
karyawannya.
Laila Rochmatin, Jogja
Anda seorang pimpinan yang sudah gerah melihat karyawannya terlalu asyik 
memelototi situs porno di saat jam kerja? Jangan khawatir. Ahlul Faradish 
Resha, 22, mahasiswa Jurusan Elektronika dan Instrumentasi UGM angkatan 
2003 telah berhasil membuat software pemblokir situs porno. Software 
tersebut dia beri nama Site Blocker berukuran 54 kilobyte (KB).
Dengan software buatan remaja kelahiran 8 Juni 1985 ini sangatlah mudah 
untuk menghapus situs porno di internet. Caranya tinggal meng-install-kan 
Site Blocker ke komputer. Begitu situs porno terhapus akan muncul tulisan 
"Mohon Maaf Situs Ini Tidak Bisa Diakses."
"Semua situs porno yang saat proses install tersimpan di komputer dijamin 
hilang. Akan tetapi bagaimana pun situs porno adalah sebuah sistem, jadi 
bisa muncul lagi. Oleh sebab itu harus tetap di-update," jelas Ahlul di 
kantor humas UGM, kemarin.
Penemuan Site Blocker yang diyakini Ahlul sebagai salah satu instrumen 
penjaga moralitas itu, berawal dari ajang coba-coba. Memang, cowok satu 
ini teramat mencintai komputer. Sebagian waktunya bahkan diisi untuk 
mengotak-atik komputer. Ada salah satu prinisp yang dianut oleh Ahlul yang 
mungkin bisa ditiru oleh remaja lain. Yaitu, memiliki komputer haruslah 
diberdayakan.
"Kita tidak akan menjadi pintar meski kita memiliki komputer mahal seharga 
Rp 10 jutaan, jika kita tidak pernah memberdayakannya. Yang pintar itu 
otak kita, bukan komputernya. Memiliki komputer di kamar haruslah 
diberdayakan, jangan malas mengotak-atik. Sayangnya, kebanyakan punya 
komputer mewah hanya untuk kepentingan main game atau melihat situs 
porno," tegas remaja asal Sumatera Barat ini.
Untuk menciptakan site blocker, Ahlul tidak membutuhkan biaya banyak. 
Berbekal sering hunting teori baru di internet dan komputer jenis AMD di 
kamar kosnya, pecinta masakan padang ini pun mampu membuat site blocker 
-pemblokir- situs porno. Hanya butuh waktu dua minggu untuk membuat 
software tersebut. Baginya ilmu pengetahuan yang dia miliki itu harus 
selalu di update.
"Saya mulai membuat software site blocker pada November 2006. Selama dua 
minggu software itu pun jadi. Ternyata teman-teman di komunitas Jasakom 
tertarik dan menyarankan saya mengikuti ajang kompetisi pemuda berprestasi 
yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga," terangnya.
Kenapa software ini diusulkan mengikuti lomba? Alasannya, karena pas 
dengan tema kompetisi yaitu "Inovasi Teknologi Berbasis Iman dan Taqwa." 
Dan Ahlul pun bersyukur, karyanya mendapat juara bersama empat karya lain 
hasil peserta dari berbagai universitas.
Sebenarnya pembuatan software site blocker juga didorong oleh keprihatinan 
akan realitas sosial di masyarakat. Kemajuan teknologi telah 
disalahgunakan sebagai pemicu degradasi moral. "Berdasarkan penelitian 
yang dilakukan oleh lembaga swasta di Amerika, 85 persen transaksi di 
internet adalah transaksi seks. Seiring kemajuan zaman, internet telah 
mengalami perubahan fungsi. Bahkan kalau mau tahu, ada seorang pejabat di 
pemprov DIJ yang mengatakan, saat jam istirahat sebagain karyawannya aktif 
membuka situs porno," ujar pemuda yang mengaku penemuannya adalah yang 
pertama di Indonesia.
Tentunya tidak akan mudah mengharapkan inisiatif baik dari para provider 
untuk menghapus situs porno yang ada di media layanannya. Menurut Ahlul, 
setiap indiviud haruslah memiliki keinginan dan senjata untuk memblokir 
situs porno. "Terutama adalah orangtua dan pimpinan instansi. Menurut saya 
orangtua harus mengetahui site blocker ini. Tujuannya tidak lain adalah 
menyelamatkan moralitas anak-anak. Begitu juga dengan pimpinan karyawan, 
juga harus paham agar produktivitas karyawan tetap terjaga. Caranya mudah 
tinggal menginstalkan site blocker ke internet di kantor atau rumah," ujar 
Ahlul sedikit berpromosi akan karyanya.
Putra pertama pasangan Drs Herman Aliunir dan Reswita ini mengaku sampai 
saat ini buah karyanya belum banyak diketahui publik. Hanya teman-teman 
terdekatnya yang telah memakai jasa software buatannya. 'Dan seorang 
manajer majalah bernuansa Islami yang telah memanfaatkan jasa software 
site blocker," ujar Ahlul yang bercita-cita menjadi Information Technology 
(IT) Developer ini.
Saat ini untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pengusaha sudah mulai 
dirintis. Bersama beberapa teman dia mendirikan CEO CV Ahlul Media 
Computama. Dalam kehidupan remajanya sosok Ahlul memang tidak bisa 
dipisahkan dengan permasalahan IT. Pada 2005 remaja ini berhasil 
menciptakan antivirus pertama untuk menghentikan penyebaran virus brontok 
yang diberi nama "Shampoo Anti Brontok". Selain itu dia juga berhasil 
menciptakan programmer antivirus Kangen dan Riyani Jangkaru.
GRATIS: Persembahan lagi untuk ANTI PORNOGRAFI
Dari Blog Ahlul
hi akhirnya dikeluarkan juga padahal umur softwarenya sendiri udah 7 
bulan.. n cuma ngendep di space harddisk
Abis lum sempat menyempurnakannya untuk lebih (mungkin masih banyk 
bug-nya)
Tapi mengulang kata Pak Menristek "Lebih baik terlambat dari pada tidak 
sama sekali".
Nah makanya itu ini langsung saya sediakan saja agar bisa di download.
Keunggulan ini dari pada site blocker yang pertama adalah bisa di terapkan 
dengan tipe Klien - Server. Jadi sangat cocok untuk diterapkan pada sistem 
komputer jaringan. Ya secara teori satu server itu bisa melayani 65ribuan 
klien banyak bukan...
Untuk cara kerja software yang kedua ini berbeda dengan yang pertama, klo 
yang kedua lebih mudah karena tidak perlu menginputkan data semua nama 
situs tapi hanya keyword atau bagian katanya saja.
Selain itu software ini dilengkapi dengan sistem SMS yang akan mengirimkan 
SMS kepada admin jika ada klien yang mengakses situs porno. Tentunya 
fasilitas ini akan sangat menarik sekali misal "Jika diterapkan di Lab 
Komp Sekolah. Nah kan bisa jadi tuh pas si guru lagi keluar lab anak-ank 
pada usil. Yap, pas nanti si siswa lagi akses trus si software akan 
memberitahukan langsung ke HP gurunya bahwa si A di komputer sekian sedang 
melakukan akses situs porno" hi hi kena deh ". Selain itu si software di 
server juga akan langsung mengambil layar saat ada klien yang mengakses 
situs porno. Yap, misal pada kejadian diatas kan si siswa kan ndak bisa 
mengelak karena memang ada bukti
Dan juga software ini memungkinkan admin bisa mengambil gambar layar dari 
klien yang sedang aktif.
Jadi kan cocok juga klo diterapkan disekolahan maklum kadang pas di Lab 
ketika si guru lagi keluar siswa ada yang iseng akses situs porno nah 
dengan ini klo ada yang akses kan langsung di SMS hi hi ketahuan deh...
Sip silahkan download, program ini ada 2 yang pertama untuk diinstall di 
server yang kedua di install di klien.
Untuk manualnya masih kosong maklum lum sempat untuk mengembangkannya lagi 
ato ada yang mo bantuin saya
http://ahlul.web.id/persembahan-lagi-untuk-anti-pornografi/
Ahlul Faradish resha
Mahasiswa S1 Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada 
Jogjakarta - Indonesia
Alamat fisik : Jalan Cindekembang 29 A, Karanggayam CT VIII Depok Sleman 
De-I-Ye 55281


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke