Ditargetkan 4.000 Turis Surfing Berkunjung ke Mentawai 

PadangKini.com | Selasa, 22/4/2008, 14:02 WIB


PADANG--Dinas Pariwisata Mentawai menargetkan kunjungan wisatawan surfing dari 
mancanegara tahun ini, naik 10 persen dari 2007 atau dari 3.000 orang menjadi 
sekitar 4.000 orang.

"Musim ombak telah mulai sejak Maret lalu, berlangsung sampai Oktober 
mendatang, karena ombak sedang bagus maka kita targetkan kunjungan naik 10 
persen," kata Kepala Dinas Pariwisata Mentawai, Zulkarlin, Selasa (22/4).

Saat ini, kata Zulkarlin, terdapat 60 spot ombak ekslusif yang bisa dijadikan 
tempat bermain surfing di Mentawai.

"Spot ekslusif maksudnya jumlah surfer yang bermain di satu spot jumlahnya 
dibatasi maksimal 10 orang," ujarnya.

Pembatasan itu untuk menghindari agar tidak terjadi tabrakan antara satu surfer 
(peselancar) dengan surfer lainnya.

"Jadi surfing itu kan olahraga adventure, tentu jangan sampai terjadi rebutan 
ombak," katanya.

Ia menegaskan, Pemkab Mentawai tidak bermaksud menentukan kuota jumlah turis 
surfing yang datang. Yang akan dilakukan hanya mengatur agar semua pelaku 
wisata bahari bisa mendapat kesempatan sama.

"Misalkan di satu spot ombak sudah ada kapal turis yang masuk, maka kapal 
lainnya harus menunggu," katanya.

Selain surfing, wisata bahari yang berpotensi dikembangkan, menurut Zulkarlin, 
olahraga menyelam, snorkeling dan fishing. Kini ketiga jenis olahraga itu 
semakin banyak diminati wisatawan.

Untuk menunjang perkembangan wisata Mentawai, tambahnya, saat ini Pemkab 
Mentawai terus meningkatkan berbagai fasilitas. Di antaranya sudah ada 
penerbangan menuju Bandara Rokot, Tuapejat dari Padang setiap Selasa dan Kamis.

Selain itu juga ada enam penginapan bernuansa resort, di antaranya Makaroni 
Resort, Kandui Resort, Aloitata Resort and Spa, dan Surfing Ground. (oca)

Dinas Pariwisata Mentawai Gelar Festival Bumi Sikerei Oktober 2008




PadangKini.com | Selasa, 22/4/2008, 14:02 WIB




PADANG--Dinas Pariwisata Mentawai akan menggelar Festival Bumi Sikerei di 
Tuapejat, Pulau Sipora pada Oktober 2008.

"Acara ini kita selenggarakan dalam rangka melestarikan kebudayaan Mentawai dan 
memperingati Ulang Tahun Mentawai yang ke-9 pada 12 Oktober," kata Kepala Dinas 
Pariwisata Mentawai, Zulkarlin kepada PadangKini.com, Selasa (22/4).

Festival tersebut, kata Zulkarlin, diisi berbagai atraksi budaya khas Mentawai 
seperti turuk atau tarian, kompetisi olahraga surfing, dan pameran kerajinan.

'Kita akan pusatkan penyelenggaraannya di Tuapejat, tujuannya agar orang ramai 
ke Tuapejat menikmati langsung alam Mentawai sekaligus melihat keunikan 
budayanya," katanya.

Ia berharap festival tersebut akan semakin memperkenalkan budaya Mentawai dan 
makin meningkatkan kunjungan wisata ke daerah itu. (oca)


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke