Bu, kalau daerah kita punya sesuatu yg menarik pasti orang/wisatawan akan 
kesana, tinggal kita bikin aturan. Orang yg beradap akan selalu taat aturan
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

-----Original Message-----
From: "auliah azza" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Tue, 22 Apr 2008 16:57:28 
To:[email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Putra Asal Silungkang Jadi Menteri di Malaysia


Terima kasih pak atas penjelasannya. Untuk Mang Ngah, wah jangan panggil saya 
Rangkayo ;)
 
 Kebetulan saya tidak paham soal kilometer, tahunya Sawahlunto cuma sebentar 
dari Silungkang, dan perjalanannya menakjubkan, berkesan, ada jurang yang 
kelihatan hanya pohon-pohon.
 
 Rencananya, ada usulan mau dibuat Villa di bukit dekat Waterboom. Saya lupa 
yang punya usul itu pak Walikota atau orang Tabloid Silungkang. 
 
 Kita juga punya rencana mau bikin home stay, tapi sepertinya banyak yang 
menentang atau masih dalam perdebatan, biasalah seperti pada umumnya di 
minangkabau, takut nanti ada makziat, nanti ada misionaris terselubung, takut 
hilangnya budaya minangkabau/silungkang, nanti ada cewe2 bule pake baju ga 
normal. 
 
 Sebenarnya solusinya dikasih pengertian sih dan pengetahuan. Sayang saya tidak 
di Silungkang, wah kalau di Silungkang pasti saya mau untuk hal2 tersebut. 
 
 Rumah-rumah silungkang banyak sekali yang tidak berpenghuni, Contoh rumah 
keluarga ibu dengan 8 kamar tidur, dikaki bukit barisan, diantara pohon2 
lebat.  Karena tidak berpenghuni sering isi rumah sampai kusen2 jendela dan 
pintu dicolong orang. apalagi kalau rumahnya jauh dari pantauan orang misalnya 
di kaki bukit, atau pedalaman.
 
 Soal "ughang nan lolok di ghumah kito, olah babantai tu?" ... hahahaha ... 
kalau orang luar silungkang pasti pada ketakutan ya ... hahaha. Kalau orang 
silungkang pasti bengong dengarnya kalau disangka seperti itu. Memang kata 
babantai itu artinya ada dua (CMIIW). Babantai untuk arti kata dipenggal 
kepalanya dan satu lagi babantai untuk kata BANTAL. yang dimaksudkan pada 
kalimat diatas untuk kata bantal, "orang yang tidur di rumah kita, sudah 
dikasih bantal ?" =))
 
 Iya, Listrik sudah masuk sebelum telepon. Hadiah listrik dari Bung Hatta saat 
beliau meresmikan Tugu Pemberontakan Rakyat Silungkang yang terjadi pada tahun 
1927.
 
 Betul pak Mantari Sutan, dulu memang jarang bahkan tidak boleh babini/balaki 
kalua, tidak tahu kenapa. Karena zaman dahulu ada larangan tidak boleh kawin 
keluar, kita (generasi mudanya merasa heran kenapa kok bisa orang Silungkang 
itu mempunyai rambut kemerah-kemerahan/coklat, mata coklat terang, dan putih 
sekali (bule), ada yang mata sipit sekali dengan kulit putih/kuning atau wajah 
kearab-araban. Sayang ya bapak tidak berani mengutarakan isi hati, padahal gpp 
kok pak, sekarang, sudah dari belasan tahu sudah ga ada larangan kawin keluar

 Benar juga Pak Mantari, SDI itu singkatan dari Sekolah Dagang Islam. 
 
 Soal kopi nanti akan turun artikelnya di silungkang.com 
<http://silungkang.com>  dan nama kopinya mungkin kopi TEKO.
 
 Wah, bapak banyak tahu nih soal Silungkang .... Hmmmm ....
 
 
 

On 4/22/08, Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > 
wrote: 


Bia ambo manjawek Mak Ngah
Jarak Silungkang ke Sawahlunto hanya 10 km.  Untuk tempat menginap di 
Silungkang rasanya belum ada.  Kecuali menumpang di rumah teman, saudara atau 
handai tolan. Cuma hati-hati kalau menumpang tidur di Silungkang, Padang 
Sibusuk dan sekitarnya, sering muncul quote berupa ancaman, .  Bukan begitu Ibu 
Auliah?

Silungkang ini pakannya di hari akaik.  Namo-namo jorongnyo dulu adolah 
Silungkang Oso, Silungkang duo, Silungkang tigo, Muaro Kalaban, Taratak 
Boncah.  Urang Silungkang dulunyo jarang babini atau balaki kalua.  Samo halnyo 
jo Ladang Laweh, nagari ko juo alah maju dari saisuak.  Buktinya, tahun belasan 
se lah masuak telepon ka nagari siko.  Mereka bisa berswadaya membangun sekolah 
dulunya, dimasa sebelum Jepang masuk, namanya Sekolah SDI.  Saat ini sekolah 
tersebut masih ada, terletak di Seberang Batang Aia.  SDI mungkin singkatan 
dari Sarikat Dagang Islam. Kareta api berjadwal dari Silungkang ke 
Sawahlunto,saat ini sudah tidak ada.  Yang ada hanyalah kereta bermesin mobil 
Mitsubishi L-300 dari Sawahlunto ke Muaro Kalaban.

Tempat makan yang enak di Silungkang adalah Rumah Makan Dendeng Batokok, Soto 
Urang Awak (aka Soto si Au).  Mencoba menjadi pengamat kuliner, saya berani 
memberikan point 3 bintang untuk tempat ini.  Kini malam-malam di pasa 
Silungkang banyak berdiri warung tenda.  Rasanya juga lumayan.  Kopi Silungkang 
juga cukup enak.  Saya lupa namanya.

Gadis Silungkang sungguh sangat tacelak-tacelak.  Pernah satu orang saya taksir 
berat.  Tak pernah saya sampaikan rasa itu, cukup disimpan dalam hati.  Suatu 
ketika pernah bertemu dia lagi di Pondok Indah Mall.  Bukannya GR, sepertinya 
situasi sudah berbalik.  Tapi apa boleh buat, ketika itu saya sudah ada yang 
punya. hehehehe...


Sekian dulu...



----- Original Message ----
 From: hambociek <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
To: [email protected] <mailto:[email protected]> 
 Sent: Tuesday, April 22, 2008 9:27:03 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Putra Asal Silungkang Jadi Menteri di Malaysia

 
Rangkayo Auliah Azza,

Berapa jaraknya antara Silungkang dengan Sawah Lunto. Kalau orang 
ingin mengunjungi dan melihat-lihat Nagari Silungkang agak detail 
apakah praktis manginap di Sawah Lunto atau adakah penginapan atau 
 Guest House di Silungkang (yang menyediakan Kaghupuak Joghiang jo 
Kaghupuak Jongek untuak breakfast)? 

Lebih curious lagi adakah jadwal kereta api teratur antara 
Silungkang dan Sawah Lunto?

Salam,
 --MakNgah
Sjamsir Sjarif
 
--- In [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> , "auliah azza" <[EMAIL 
PROTECTED]> 
 wrote:
>
> Banyak ya pak ? saya malah tidak tahu. Yang saya tahu ada beberapa 
orang
> Silungkang yang kerja di Muzium Negeri Sembilan sebagai penenun 
yang
> memamerkan cara bertenun ke wisatawan. Salah satu namanya Pak 
 Djasril.
> 
> Agak terenyuh ya ... Muzium menyewa orang lain, tragisnya dari 
negara lain
> untuk memamerkan cara bertenun ke orang lain, apakah orang2 negeri 
sembilan
> tidak bisa menenun ?
> 
> Cerita lengkapnya ada di
 > silungkang.com <http://silungkang.com> <http://www.silungkang.com/index.php 
 > <http://www.silungkang.com/index.php> ?
 option=com_content&task=view&id=112&Itemid=30>
> 
> Kalau di Silungkang nama Edy banyak. Yang sering dikasih tahu sama 
orang tua
> saya cara mencari orang Silungkang data-datanya harus lengkap, 
 misalnya :
> orang tuanya namanya siapa, kampung dimana, suku apa, tinggalnya di
> Silungkangnya dibagian yang mana, nama lengkapnya apa, kalau perlu 
gelar
> adatnya apa, nama istrinya dll deh. Juga kebiasaan disana pake 
 nama julukan.
> Misalnya namanya Edy, tapi dipanggil sehari-hari Ongo karena suka 
sesak
> napas.
> 
> Iya .. terima kasih telah mampir :)
> 
> auliahazza.f.35
> 
> On 4/22/08, hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > Rupanya banyak juga orang Silungkang di Malaysia. Tahun 2003 
 saya di
> > Sri Menanti, Negeri Sembilan, sds hari ulang tahun 800 Tuanku 
Jafar
> > (kep Negeri Sembilan) saya kebetualan  berjumpa seorang 
Silungkang.
> > Namanya Edy. Katanya akan pulang ke Silungkang. Sayang waktu saya
 > > mampir di Silungkang dan tanya kalau kenal Edy, tidak ada orang 
yang
> > tahu.
> >
> > Saya driving dari Padang, singgah di Silungkang makan dendeng
> > batokok di salah satu Lapau Ketek di sebelah kiri jalan arah ke
 > > Sawah Lunto dan beli buah tangan buatan asli di beberapa kedai di
> > pinggir jalan.
> >
> > Dari Sawah Lunto ke Batusangkar - Bukittinggi saya ambil jalan
> > Talawi - Padang Gantiang - Batusangkar - Tabek Patah. Pemandangan
> > Sore hampir mata hari terbenam sepanjang Sawah Lunto - Talawi -
> > Padang Gantiang sangat menakjubkan saya dengan latar belakang 
 Gunung
> > Merapi dan belaian sinar matahari terbenam. Saya juga lihat 
beberapa
> > tambang emas sepanjang pinggir sungai antara Talawi dan Padang
> > Gantiang.
> >
> > Nanti kalau sempat ke Silungkang lagi saya cari Kaghupuak 
 Jogiang jo
> > Kaghupuak Jongek buah tulisan Auliah Azza.  :)
> >
> > Salam,
> > -- MakNgah
> > -- Sjamsir Sjarif



 
----------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
 
 
 


-- 
http://auliahazza.com/ <http://auliahazza.com/> 
http://auliahazza.belajar-islam.com/ <http://auliahazza.belajar-islam.com/> 
  
 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke