Pernahkah anda melihat jutaan pohon kelapa sawit? Kalau sempat 
bertamasyalah menyeberang Negeri Pahang mulai di darat dari Kuala 
Pilah, Negeri Sembilan sampai ke Kuantan di Pantai Timur. Lautan 
Kelapa Sawit menghijau di daratan tak putus-putusnya sepanjang ufuk. 
Atau sedikit sampel, mudiklah dari Port Klang ke Shah Alam di 
Sslangor. Itu hanya sekedar dua pemandangan di Malaysia.

Dekat-dekat ke Kampung Halaman, silakan ambil Jalan Raya Timur dari 
Rengat, Indragiri Hilir, ke Pekanbaru. Sepanjang jalan kita lihat 
bekas-bekas pembalakan dan pembakaran hutan yang menyedihkan 
meneteskan air mata, mengingatkan kita ke Asap Besar-besaran 
beberapa tahun yang lalu. Di Pengkalan Kerinci ke arah Pelalawan 
anda akan lihat ribuan log-log kayu segar yang dihanyutkan dari hulu 
sepanjang Batang Kampar. Lepas dari Pangkalan Kerinci ke Pekanbaru 
anda pun akan melihat lautan kelapa sawit di daratan Riau.

Agak dekat, tamasyalah dari Bangkinang ke Ujung Batu belok ke Minas. 
Dalam perjalanan antara Ujung Batu dan Patapahan anda akan 
tercengang lagi melihat pandangan sayup-sayup sampai penuh plantasi 
kelapa sawit. Atau, lebih dekat lagi, jalanlah di Jalan Raya Tengah 
dari Pekanbaru ke Muara Lembu di Indagiri Hulu, melalui Lipatkain, 
Logas, dan Lubuk Jambi. Dalam perjalanan indah anda akan berselih 
jalan dengan puluhan truck besar-besar bemuatan log-log kayu segar 
dari Selatan (setidak-tidaknya seperti waktu saya alami empat tahun 
yang lalu). Selanjutnya anda akan lihat pemandangan sayup disela-
sela kebun kelapa sawit yang baru-baru ditanam.

Atau, pernahkah ikuti cerita bersambung yang dimuat beberapa tahun 
yang lalu mengenai cerita sedih masyarakat di Rokan Hulu? 

Pemandangan-pamandangan Kebun Kelapa Sawit di Riau tidak terpisah 
dari carita-cerita pembalakan kayu di hutan subur, pembakaran hutan 
besar-besaran yang menyebabkan hot spots dan malapetaka asap besar-
besaran seperti pernah dialami dan dirasakan sampai ke Kampung 
Halaman lepas sampai ke Negara-negara Jiran. Pembalakan kayu besar-
besaran, Pembakaran Hutan, Perkebunan Kelapa Sawit tidak terlepas 
sangkut pautnya dengan kait latar belakang politik dan ekonomi, 
lokal, nasional, dan internasional, penuh misteri...

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif
 
--- In [EMAIL PROTECTED], "auliah azza" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Harga kepala sawit (CPO. CMIIW) dimanca negara lagi bagus sekali. 
Jadi orang
> berbondong2 menanam kepala sawit.
> 
> Coklat dan karet dengar2 harganya juga masih bagus.
> 
> 2008/4/23 suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]>:
> >
> > Bagus sekali ajakannya
> > jika saya punya lahan  saya  mau
> >
> > salam
> >
> > K Suheimi
> > --- hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > ---------------------------------
> >
> > BERKEBUN SAWIT
> >
> > Berkebun sawit di Banuhampu ?
> >
> > Mana mungkin itu
> >
> > Bukan tak mau
> >
> > Tak ada lahan untuk itu



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke