Saluang, Alat Musik Tradisional dari Bumi Andalas

PadangKini.com | Sabtu, 19/4/2008, 15:03 WIB

  <http://www.padangkini.com/foto/berita/berita-saluang.jpg> 


PADANG--Alunan saluang dari seruas bambu itu begitu mendayu seolah menggugah 
rindu perantau  pada kampung halamannya di ranah minang. Padahal alat musik itu 
sangat sederhana, hanya seruas bambu dengan tiga, empat  dan enam lubang nada. 
Pernafasan peniupnya melalui hidung tanpa terputus-putus.

Namun di tangan seniman yang ahli ditambah dengan sedikit mantra dan 
jampi-jampi akan menggugah hati yang mendengarnya, terlebih bila ditujukan pada 
anak muda yang dimabuk asmara.

Saluang Darek adalah alat musik tiup tradisional dari Sumatra Barat di daerah 
darek atau darat seperti Batusangkar. Terbuat dari sejenis bambu tipis berwarna 
kuning gading. Dimainkan dengan ringan dengan satu atau dua pendendang.

Alat musik ini sering dimainkan seorang pemuda untuk melepas kerinduan, pelipur 
lara, atau pelepas lelah. Suaranya mengalun indah seperti udara di pegunungan.

Sedangkan di daerah pesisir Sumatera Barat lebih dikenal Bansi yang mirip 
Saluang. Sama-sama terbuat dari bambu tipis, lebih pendek dari Saluang. Namun 
nada yang dimainkan lebih meriah, tidak mengalun. Mungkin untuk mengalahkan 
suara deburan ombak  di pesisir.

Bansi digunakan untuk mengiringi berbagai jenis lagu tradisional dan modern 
karena mempunyai lubang nada lebih lengkap. Selain sebagai alat musik tunggal 
Bansi juga dapat dimainkan dengan alat musik lainnya untuk mengiringi nyanyian 
dan tarian.

Sebagian besar alat musik tradisional Minangkabau sudah terbilang langka dan 
mungkin juga jarang didengar lagi.

Misalnya 'Pupuik Tanduk' yang terbuat dari tanduk kerbau yang dipadu dengan 
bambu yang bentuknya melengkung dan berwarna hitam. Alat musik tiup pada zaman 
dulu ini biasanya dimainkan bersama Talempong  dan gendang dalam upacara 
perkawinan dan upacara adat lainnya hampir di semua daerah di Sumatera Barat. 
Kini Pupuik Tanduk sangat jarang ditemukan di daerah Sumatra Barat.

Dari Aceh ada  Sarune Kale, alat musik tiup  yang terbuat dari kayu, kuningan 
dan tembaga. Dimainkan dengan genderang. Dari Riau ada alat musik Marwas dan 
Gambus.

Marwas adalah sejenis gendang kecil terbuat dari kayu nangka atau batang kelapa 
yang ditutup dengan kulit kambing atau kulit ikan buntal. Sedangkan Gambus, 
terbuat dari kayu nangka tua, kulit kambing, dan memiliki tujuh tali senar. 
Keduanya digunakan untuk mengiringi tari zapin yang populer di Riau daratan dan 
kepulauan.dan lagu yang bernapaskan Islam.
                                           
Sedangkan dari Lampung ada Membling yang menyerupai gambus kecil, berwarna 
coklat. Ujung Membling berbentuk manusia sedang berjongkok dan memakai kopiah, 
leher dicoak tempat memasang putaran senar. Digunakan untuk alat musik tunggal 
dalam bentuk bunyi-bunyian sesuai keinginan pemainnya.

Sejumlah alat musik juga memiliki kemiripan nama dengan satu daerah dengan 
daerah lainnya, meski bentuknya sedikit berbeda. Atau bentuknya mirip, tetapi 
namanya agak berbeda. Ini membuktikan seni tradisional Sumatra berasal dari 
latar belakang budaya yang sama, namun kemudian mendapat pengaruh dari sejumlah 
kebudayaan; India, Cina, Timur Tengah (Islam), dan Eropa.

Dalam pameran ini  alat musik tradisional pengunjung dapat melihat dan 
mendengarkan bagaimana alat-alat musik tradisional tiap daerah yang sudah 
langka itu.
(yanti)


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke