MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo Lamak Bana
25-04-2008 PADANG - Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (MAPPAS) dan Masyarakat Pencinta Kereta Api Sumbar (MPKAS) mensosialisasikan program mereka Ampek Rancak, Limo Lamak Bana untuk meningkatkan layanan pariwisata di Sumbar. Kepada padangmedia.com Jumat (25/4) Sekjen MPKAS Nofrins Napilus mengatakan, melalui program itu, dua organisasi yang disebutnya sebagai duo peduli Sumbar itu menghimbau secara bertahap untuk lebih meningkatkan lagi dan sama-sama memulai membiasakan diri bagaimana menyambut tamu secara lebih baik dan "lebih berkelas" lagi. Adapun konsep yang ditawarkan mereka adalah: pertama Welcoming people (agar lebih membiasakan diri lagi menyambut dan mempersilahkan tamu dengan lebih hormat). Kedua, Appreciation/Thanksful (agar lebih membiasakan diri dengan ringan menyampaikan terima kasih untuk mengapresiasi usaha dan tindakan tamu kita walau kecil sekalipun. Setidaknya mereka sudah mau datang dan berkunjung ke "rumah kita"). Berikutnya, apologize. Maksudnya, agar kita lebih membiasakan diri menyampaikan kata maaf, walaupun hal-hal kecil yang mungkin dirasa belum memuaskan tamu kita sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan hangat bagi tamu. Kemudian, calculating. Tujuannya, agar kita lebih mencoba menghitung dampak jangka panjang agar tidak terjadi inkosistensi dan kenaikan harga tiba-tiba yang mengagetkan para tamu kita. Atau menghitung dampak tindakan-tindakan kita terhadap kemungkinan harapan kembalinya tamu kita ke "rumah kita" lagi nantinya. Karena jika mereka mau kembali, pasti mereka akan bawa uang lebih besar lagi ke rumah kita untuk dibelanjakan. Juga berhitung tentang kemungkinan tamu yang tidak nyaman akan dengan mudahnya bercerita dan melempar isu melalui milis-milis di Internet. "Satu orang menulis, bisa ribuan orang sekaligus membacanya. Bayangkan kalau mereka teruskan lagi cerita ketidak nyamanan tersebut," urai Nofrins. Terakhir, yang ke <?XML:NAMESPACE PREFIX = ST1 />lima, adalah Keep Smiling Face. Yakni, berusaha selalu ramah dan tersenyum kepada siapapun untuk membangun hubungan-hubungan yang lebih baik dan membuat "memory" yang tidak terlupakan akan keramahan dan kehangatan sambutan kita di mata para tamu-tamu kita. "Kenapa pendekatan ini kita sosialisasikan juga? Karena kita ingin wisatawan agar "mau kembali dan berulang-ulang" berkunjung ke Sumbar karena terkesan dengan masyarakatnya yang berbudaya tinggi dan memiliki alam yang luar biasa indahnya," lanjutnya. Ia berharap agar semua usaha kita secara bersama-sama tersebut, pada akhirnya akan bermanfaat bagi masyarakat banyak, demi kemajuan pariwisata Sumbar. (atvi) © 2007 PADANGMEDIA.COM - TERBETIK TERBERITA --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
