AslmWrWb Salam kenal untuak dunsanak RantauNet.
Saketek komentar ambo, judul slogan lai bahaso Minang, tapi baa kok isinyo bahaso Inggris? Raso-rasonyo labiah sampai ka masyarakat kalau dipakai istilah nan lah adoh di masyarakat itu sendiri. Banyak pepatah petitih Minang nan sapadan jo 5 poin tu nan bisa dipakai. Tingga dicari sajo basamo2. Kalau indak adoh (dek memang indak adoh budaya itu dari dulu dalam masyarakat minang misalnyo), bisa sajo dikarang pepatah petitih baru nan sapadan. Jaan sampai dicemeeh dek urang kampuang. "Bahasa Minang se lah, Kabau!", katonyo....:)) Wassalam fitr tanjuang Albany NY 2008/4/26 Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>: > Kito dukuang usaho Sanak Nofrins ko. > > Memang itu bana nanbarek dek urang awak ko. Lai pernah tadanga di restoran > dan rumah2 makan kito pertanyaan bos restoran ka urang nan makan:"Ba Pak? > Lai taraso garam gulai gajebhnyo?. Acok2 juolah singgah ka mari". Di > restoran2 asiang kadang2 bosnyo bagai nan datang ka meja tamu, batanyo > sarupo tu. Indak pitih laci sajo nyo nan nyo etong taruih doh. Takuik anak > buahnyo duduak di balakang laci pitih. > > Jadi, memang raso santun jo respek tu harus labiah banyak lagi kito > palajari. Dunia barubah taruih. Itu baru di rumah makan, alun lai di > transportasi publik, bank, kawasan wisata, dll. > > Tak ado pilihan lain, kalau nak mamajukan pariwisata Minang, kulikaik nan > indak kasat mato ko harus diubah pulo, di sampiang hal2 nan basipaik fisik. > > Majoe toroes...sasak'an sampai ka Tiku. > > > > Salam, > > Syd > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Nofiardi <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Sabtu, 26 April, 2008 04:04:11 > Topik: [EMAIL PROTECTED] MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo > Lamak Bana > > MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo Lamak Bana > 25-04-2008 > > PADANG - Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (MAPPAS) dan Masyarakat > Pencinta Kereta Api Sumbar (MPKAS) mensosialisasikan program mereka Ampek > Rancak, Limo Lamak Bana untuk meningkatkan layanan pariwisata di Sumbar. > > Kepada padangmedia.com Jumat (25/4) Sekjen MPKAS Nofrins Napilus > mengatakan, melalui program itu, dua organisasi yang disebutnya sebagai *duo > peduli Sumbar* itu menghimbau secara bertahap untuk lebih meningkatkan > lagi dan sama-sama memulai membiasakan diri bagaimana menyambut tamu > secara lebih baik dan "lebih berkelas" lagi. > > Adapun konsep yang ditawarkan mereka adalah: pertama *Welcoming people*(agar > lebih membiasakan diri lagi menyambut dan mempersilahkan tamu dengan > lebih hormat). Kedua, *Appreciation/Thanksful* (agar lebih membiasakan > diri dengan ringan menyampaikan terima kasih untuk mengapresiasi usaha dan > tindakan tamu kita walau kecil sekalipun. Setidaknya mereka sudah mau datang > dan berkunjung ke "rumah kita"). > > Berikutnya, *apologize*. Maksudnya, agar kita lebih membiasakan diri > menyampaikan kata maaf, walaupun hal-hal kecil yang mungkin dirasa belum > memuaskan tamu kita sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan hangat bagi > tamu. > > Kemudian, *calculating*. Tujuannya, agar kita lebih mencoba menghitung > dampak jangka panjang agar tidak terjadi inkosistensi dan kenaikan harga > tiba-tiba yang mengagetkan para tamu kita. Atau menghitung dampak > tindakan-tindakan kita terhadap kemungkinan harapan kembalinya tamu kita ke > "rumah kita" lagi nantinya. Karena jika mereka mau kembali, pasti mereka > akan bawa uang lebih besar lagi ke rumah kita untuk dibelanjakan. Juga > berhitung tentang kemungkinan tamu yang tidak nyaman akan dengan mudahnya > bercerita dan melempar isu melalui milis-milis di Internet. "Satu orang > menulis, bisa ribuan orang sekaligus membacanya. Bayangkan kalau mereka > teruskan lagi cerita ketidak nyamanan tersebut," urai Nofrins. > > Terakhir, yang ke lima , adalah *Keep Smiling Face*. Yakni, berusaha > selalu ramah dan tersenyum kepada siapapun untuk membangun hubungan-hubungan > yang lebih baik dan membuat "memory" yang tidak terlupakan akan keramahan > dan kehangatan sambutan kita di mata para tamu-tamu kita. "Kenapa pendekatan > ini kita sosialisasikan juga? Karena kita ingin wisatawan agar "mau kembali > dan berulang-ulang" berkunjung ke Sumbar karena terkesan dengan > masyarakatnya yang berbudaya tinggi dan memiliki alam yang luar biasa > indahnya," lanjutnya. > Ia berharap agar semua usaha kita secara bersama-sama tersebut, pada > akhirnya akan bermanfaat bagi masyarakat banyak, demi kemajuan pariwisata > Sumbar. (atvi) > (c) 2007 PADANGMEDIA.COM <http://padangmedia.com/> - TERBETIK TERBERITA > > ------------------------------ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! > Answers<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.com/> > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
