S M A  1   YANG  SAYA KAGUMI
  Oleh : K Suheimi 
   
  Saya terkejut disentakkan oleh seseorang  yang   juga sudah gaek. ; "Suheimi 
pernah tinggal d SMEP  dulu kan ?"  iya kata saya..  "kerjanya dulu suka 
menangguk puyu di bandar S M A 1 kan?"  iya  kata kata saya mengingat dia.  
"Saya Murdi" katanya. "Iya Murdi ulangnya , kita sama sejak sr 12"  ungkapnya 
mengingatkan saya.
  Saya tersentak,  Murdi teman sejak sekolah Rakyat yang  paling saya kagumi 
dulu. Teman yang  paling rapi dengan   sibak rambutnya,  dia yang  ter ganteng 
dan terkaya diantara kami murid Sr, rumahnya paling bagus di Mandiangin,  
Adiknya murdinar, taman karab kami  yang  sangat baik dan ceriaan. Sayang 
Murdinar sudah 3 tahun yang  lalu meninggal  kenang Murdi mengenang adiknya 
yang  baik dan semasa remajannya sangat ceria dan periang. Murdi kami 
kelompokan golongan orang berbangsa,  kerna Bakonya adalah pak  hatta  
didarahnya mengalir darah bangsawan,
  Betapa saya tak tekejut  Murdi yang  saya kagumi itu berubah menjadi tua.  
mulailah kami bercritra, bagaimana asyiknya menangguk puyu, kadang kedalam 
tangguk itu juga masuk puyu yang  lain.  memisahkan antara puyu yang  satu 
dengan puyu yang  lain punya seni tersendiri,  mau diambil dia menyatu dengan  
puyu yang  satu mau di lepas  dia adalah puyu yang  di cari, kemudian kami 
terkekeh mengenang dan mengulang peritiwa itu,  kalau rezki lagi baik,  
tertangkap ikan rutiang,, kami bahagia sekali  sebagaimana bahagianya murid Sd
  kenangan saya membayang ke masa duduk dibangku kelas 5 SR 12  dengan  guru 
kami yang  sangat baik buk Nuraini.yg  banyak mengisi dan mendidik serta 
memberi teladan yang  baik dalam menghadapi kehidupan ini pada kami.
  Di tahun 1957 itu di sepanjang bandar di dekat sma 1 itu. Saya tiap hari 
menyaksikan orang bekerja membangun sma 1.   alat -alat berat   menggali lobang 
dan meancangkan tiang.Saya masuk menyigi ke tempat tukang bekerja  betapa dan 
hebatnya dia,  itulah bangun yg terbesar dan termegah di B Tinggi, Bangunan 
bertingkat tiga dengan  pekarangan yang  luas.
  Suheimi kecil tekagum dan terpeseona,  dan dihati ini selalu ada keinginan 
yang  membara, satu saat kelak saya ingin sekolah di sekolah ini.Sejak saat itu 
setiap kali melihat tukang dan bangunan besar itu saya berdo'a  agar bisa 
diterima disekolah itu.Sejak SR, SMP  dan setiap kali lewat di sma itu saya 
pandang dan tanamkan dihati  satu hari saya akan menginjakkan kaki saya disitu 
saya ingin jadi siswa SMA 1   ini tekad saya dan ini cita-cita  saya.  
  Di Tahun 62 cita-cita ini dikabulkan Tuhan, saya sujud syukur  ketika  nama 
saya keluar dalam urutan murid yang  di terima di sma 1, itulah kebahagian, 
hati ini berbunga.  Bukan main bangganya ketika saya berpakaian putih dan 
diajarkan memasang dasi hitam, rasanya dunia ini milik kita.. "Lihatlah wahai 
orang-orang     aku anak sma 1   lihat ada dasi hitam dan seragam putih-putih 
".  Dan setiap upacara bendera bergantian yang  memberi wejangan pak sunaryaman 
Mustofa  dan pak Nusyirwan.. semangat kami di bakarnya, kami diajak menapaki 
jalanNya yg lurus dan yg benar.
  Bangku tempat duduk saya di dalam kelas 1 F  di lantai 3, lantai yang    
tertinggi di sma itu.  oh bahagianya. rasanya kita itu jadi orang terhormat dan 
bermartabat.. Dan semua  murid SMA 1  waktu itu menjaga martabat dan kehormatan 
sma 1   dan akhirnya melahirkan orang-orang terhormat di seantero dunia. 
Kebangaan jadi siswa sma 1  sampai saat ini masih berkobar, betapa tidak,  
cewek pun akan melirik bila pemuda ganteng berseragam putih berdasi melankah 
tegap. Badannya yang  rangkih serta percaya diri yang tinggi siswa SMA 1   maju 
melangkah menderapkan kakinya.
  Di klas 1 F ini  teman yang  saya kagumi itu namanya Basrul.. entah kenapa 
hati saya itu lekat padanya, dia sabar dia penurut dia jarang melontarkan 
pendapat  tapi dia selalu senyum dan mendorong semangat orang  untuk  bekerja  
diwajahnya yang  imut munggil dia selalu di senangi teman-teman. dan saya ingin 
sekali ketemu dengannya  setelah lama berpisah.
  Di pertemuan ini ya saya ketemu dengan  dia, badannya stabil masih seperti 
dulu,  saya peluk dia  tak henti-henti kemana dia pergi saya ikuti.  diantara 
kami dialah yang  paling awet. bersamanya dulu kami pergi dengan  speda ke 
sungai tanang terjun dan berenang. Airnya sangat jernih  demikian jernihnya air 
ini sehingga dasar kolamnya yang  berpasir terlihat jelas.   akibat pembiasan   
maka   dasar kolam itu terlihat dangkal.
  Saya meloncat terjun di papan loncatan.  si Kamang  atau dr Mardelis  
mengikuti saya dia ikut pula melompat,  rupanya dia tak pandai berenang.  dia 
cekegupan,  dia banyak terminum air, nafasnya sesak  tanganya menggapai2 ,  
kami tersentak tersadar  teman kami Mardelis tak bisa berenang dan sedang 
tenggelam.. bersama kami menolongnya,  dan dia di kaparkan di pinggir.. dan 
tertolong. ah kenangan masa kecil bergelut  berenang, bercanda, mandi-mandi   
semua tempat di kunjungi walaupun  kantong tak berisi
  Di kali yang  lain dengan  Basrul dan teman  kami bersepeda ke Singkarak, 
berjuang mengayuh dengan segenap tenaga di pendakian dan berleha  ketika di 
penurunan,
  Di Singkarak  saya lepaskan  ketagihan saya, saya berenang jauh ke tengah 
sehingga teman di pinggir terlihat kecil, teman berteriak-teriak dari pinggir  
menyuruh kembali kerna akan pulang.  kami tinggalkn danau singkarak  kami kayuh 
sepeda di pendakian sampai  bercucuran keringat ketika sampai di P Panjang.
  Di P Panjang inipun kami  pergi ke Lubuk Mata kucing  ada pemandian dan kolam 
renang,,, disana kami  berkecimpung,  gaya dada dan gaya kodok  serta renang 
bebas dan gaya pungung serta gaya kupu-kupu    ah masa lalu yg luar biasa... 
ketika senja baru kami sampai kembali di B tingi dan tidur nyenyak dengan  
mimpi indah. Sayang seribu saya  hanya 6 bulan kebahagiaan ini saya regup. 
Kerna  Ayah saya dipindahkan ke Padang
  Untuk itu igin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an 
  Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu:"Sesungguhnya (ilmu) Rabbmu 
meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami 
perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) 
pohon kayu yang terkutuk dalam al-Qur'an. Dan Kami menakut-nakuti mereka,tetapi 
yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. 17:60)
   
     
  ,Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com 


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke