Banyak yang menempung jenjang karir berakhir tampa hasil. Rata@ bupati dan 
walikota di Sumatera Barat adalah orang karir, bahkan gubernurnya pun orang 
karir, apa yang terjadi. Dari Jamannya Gub Azuar Anas samapai saat eranya 
Gamawan Fauzi, apa ada yang berhasil? saya pribadi melihat bahwa keberhasilan 
seseorang tidak bisa dinilai dari satu pihak saja. Azuar Anas, Hasan Basri 
Durin memang bisa menjadi menteri, tetapi keberhasilan mereka adalah 
keberhasilan personal dan kedaekatan pribadi. Dari dahulu sampai kini provinsi 
awak ko salalu managadahkan tangan dari kemurahan urang pusat. Banyak potensi 
yang ado ndak ta olah maksimal. Kalo ado bancano balomba-lomba ka Jakarta 
mancari umbangan. Sadiah awak maliek iko,  apo lai bancano dijadikan alasan 
maminta bantuan/sadakah. 
Jadi saya tidak melihat bahwa karir akan sukses memimpin. Semuanya dikembalikan 
kepada manusianya. Bicara pemimpin adalah bicara kesempatan, kita bisa lihat 
ada beberapa daerah yang sukses saat ini dan tidak dipimpin oleh orang karir di 
pemerintahan. Contoh Gorontalo dipimpin pengusaha, Solo dipimpin pengusaha, 
Sragen ahli perminyakan dan jadi pengusaha, di Bali kabupaten yg paling miskin 
Singgaraja (maaf kalau salah) dipimpin oleh seorang profesor, dikalimantan 
timur juga kabupaten (saya lupa namanya)yg paling miskin dipimpin oleeh dokter. 
Kalo di Sumbar saaya cuma melihat Sawahlunto yg dipimpin seorang pengusaha.
Penilaian saya di ranah sumatera barat. Pasaman dipimpin oleh polisi, tidak 
maju-maju dan kadang kebijaksanaannya lucu juga. Ibukota Lubuk Sikaping  
menjadi tempat pembuangan sampah akhir dari kec. Panti dan Tapus (dihari 
pasar). Ini kota tempat saya dibesarkan. Perobahan yang saya lihat, ada satu 
unit perangkat lampu lalu lintas di jalan utama yg sempit dan dibatasi oleh 
taman kota sebagai pembagi jalan. Dulu juga dipimpin oleh polisi, ada yang unik 
juga, kepala rumah sakit dipimpin oleh seorang sarjana agama. masa itu tidak 
ada kemajuan. Bukittinggi dipimpin oleh orang karir, apa yang terjadi. Saya 
baru pulang dari Bukittinggi dan perpindahan transportasi pada terminal aur 
kuning, apa yg dilihat, ampun kotor dan sembraut. Ditengah kota mungkin lebih 
banyak angkutan dari pada orang ......kali, sama kayak bogor yg dipenuhi 
angkot. Satu lagi pasar padang luar yg macetnya mengimbangi macet jakarta 
dikala hari ujan dan jam pulang kantor di hari Jumat.
 Belum lagi sensasinya yg akan menutup jam gadang di malam tahun baru 2008. 
Kalau saya lihat para pengambil keputusan ini harusnya orang -orang terpilih 
dan teruji, kalau orang karir di pemerintahan itu seperti air mengalir saja, 
kurang tantangan karena mereka berada dalam koridor yg sudah ditetapkan. 
Mungkin ada satu dua yg berhasil, tetapi langka.     
Sumbar menghasilkan para pemikir yg brilian dan telah terbukti oleh zaman. 
Sayang saat ini para pemudanya banyak mengharap diterima jadi pegawai negeri. 
Bilo lah era keemasan iko bisa baliak maangkek kebesaran urang minang.
 
Maaf kalo adaa kato@ nan salah
Nanang
----- Original Message ----
From: Hendra Messa <[EMAIL PROTECTED]>
To: rantaunet <[email protected]>
Sent: Wednesday, April 30, 2008 9:42:20 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] ma ambiak tuah ka nan manang ( capres dari sumbar ? )


Dunsanak sadonyo, 
Sesuai dengan kaidah, bahwa orang minang harus belajar dari alam juga dari 
sejarah 
Alam takambang jadi guru, ma ambiak tuah ka nan manang dll .
Utk kepemimpinan mulai dari kepala dusun sampai wali nagari apo lain presiden, 
kita perlu mengambil pelajaran dari sejarah dari para pemimpin yg berhasil.
Sekedar tambahan sajo , perbandingan di militer, seorang pemimpin terlatih 
secara bertahap memimpin dari level yg lebih rendah sampai ke level yg lebih 
tinggi. Mulai dari komandan regu, peleton, kesatuan, batalyon, divisi dan 
selanjutnya sampai menjadi seorang panglima besar.
Pemimpin yg baik, adalah pemimpin yg terlatih karena telah memimpin dari level 
yg rendah sampai ke yang lebih tinggi Presiden Iran, sebelum nya adalah 
walikota Teheran. Di Amerika, presiden yg berhasil awalnya adalah gubernur 
Negara bagian. Banyak juga kita ambil contoh2 lain 
Ada pepatah, perjalanan panjang dan jauh di mulai dari sebuah langkah kecil yg 
ringan , menurut ambo pribadi seorang pemimpin yg baik ialah pemimpin yg telah 
terbiasa memimpin dalam skala kecil kemudian naik secara bertingkat.Beberapa 
nabi, kita lihat sejarahnya waktu muda nya pernah menjadi pengembala ternak ( 
nabi Musa, nabi Muhammad dll ) 
Seorang pemimpin bisa juga dilihat dari masa kecil / muda nya , misalnya saat 
kecil ia sering memimpin teman2 nya main bola, atau mengembala ternak, pimpinan 
di sekolah / kampus nya.
Pemimpin berbeda dengan pemikir, karena pemikir / pembicara belum tentu bisa 
juga dalam implementasi praktis di lapangan. Seseorang yg ahli politik, sering 
berbicara masalah politik, bahkan mengajari gubernur atau presiden sekalipun, 
belum tentu bisa jadi pemimpin sebenarnya.
Seseorang yg langsung menjadi pemimpin di level tinggi, tanpa pernah mempunyai 
pengalaman di level bawah, kemungkinan besar kurang berhasil dalam kepemimpinan 
nya kelak, karena demikianlah hukum alam, seperti banyak kita lihat pada 
pemimpin karbitan di jaman orba dulu.
Kembali ke cerita calon presiden, ambo labiah setuju dg kaidah alami, seorang 
pemimpin bisa kita lihat dari kemampuannya memimpin di level yg lebih rendah 
atau di masa lalu nya.
Sebagai bandingan, jalur yg dilalui pak Gamawan Fauzi , cukup alamiah dan 
pantas , ia mulai dari bupati solok kemudian gubernur sumbar, tak salah kelak 
ia menapaki jadi presiden pula, sebagaimana hal nya Fadel yg jadi gubernur 
gorontalo. Di Sumut gubernur baru nya , adalah bupati Langkat juga awalnya. 
Idealnya seorang bupati di sumbar, adalah berasal dari walinagari atau camat yg 
berhasil di daerah nya. Begitu pula halnya seorang Gubernur berasal dari bupati 
yg paling berhasil di daerah nya. Begitu pula halnya seorang Presiden RI.
Kembali ke filosofis Alam terkembang jadi guru, ma ambiak tuah ka nan manang , 
ambo lebih setuju, bahwa seorang pemimpin, semisal presiden, gubernur, bupati 
dll, adalah mereka yg telah berhasil memimpin di level yg lebih rendah.

Salam hangat dari tengah keheningan kebun teh gunung malabar, bandung selatan 
Hendra Messa
http://hdmessa.wordpress.com
---------

TOPIK: Ini Dia Capres Dari Sumbar 
== 1 dari 2 ==
Tanggal: Sel 29 Apr 2008 00:35
Dari: "Indra Jaya Piliang"  

Sajak tahun 2008 dimulai, ambo alah labiah banyak bapidato, ketimbang jadi
seorang seminaris. Menutup akhir tahun, ambo pidato di depan GP Ansyor
(Saefullah Jusuf dkk), memasuki 1 Muharram, ambo diminta "jadi Ustad" di PP
Muhammadiyah (di depan Din Syamsuddin, dkk). Tahun ko, alah banyak gubernur
nan ambo tamui, terakhir ambo makan malam samo Zulkifli Nurdin di Rumah
Dinas Gubernur Jambi, lalu orasi sampai jam 12 malam di Hotel Abadi (sabtu
lalu, tanggal 26 April).. Sabalunnyo, ambo orasi di depan Fadel Muhammad di
Gorontalo dan makan malam di rumah dinasnyo. Di Sumsel, ambo duduak baduo jo
Alex Noerdin dalam debat gubernur Sumsel 2008-2013. di Aceh, ambo juo orasi
di depan sejumlah partai politik local dan nasional. Ado juo nan dari Kodam
dan Polda. 
Tadi malam, ambo di TVRI soal NAMRU2. padi tadi, batamu jo urang Inggris..
Barusan, jo urang Bali. Bisuak pagi, ambo ka Aceh, presentasi dalam kegiatan
Bapennas. Sabtu, ambo ka Semarang. 
Itulah hiduik ambo. Alun urusan lain jo pihak DPR, DPD, parpol, dll. Dalam
kapasitas apapun. Manuruik ambo, iko caro baraja hiduik, mauji nyali,
membenturkan ide. 
Jadi, ambo mengalir sajo, basamo ombak.
ijp



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

  • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
    • ... Elthaf (elthaf)
      • ... Z Chaniago
      • ... arman bahar
        • ... Ronal Chandra
          • ... muhammad afdal
            • ... anggun gunawan
      • ... Indra Jaya Piliang

Kirim email ke