Nagari Asal Mula Minangkabau 

 

 

 

Rabu, 04 Juni 2008 

Nagari "Minangkabau" satu-satunya nagari di Ranah Minang  Sumbar ini
terdapat di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanahdata dan konon keberadaan
nagari Minangkabau sama tuanya dengan keberadaan etnis Minangkabau
sendiri. Dari budaya turun temurun dari generasi ke generasi, konon
munculnya kata Minangkabau berawal dari kedatangan suatu rombongan
dengan kapal ke pantai barat Pulau Perca. 

Kedatangan rombongan yang membawa aneka cendera mata dan seekor kerbau
betina bertanduk besar, tujuan rombongan mendarat adalah untuk menemui
raja Kerajaan Melayu Bukit Batu Patah untuk adu kerbau. Dengan sebuah
taktik, kerbau besar tadi dikalahkan oleh anak kerbau Raja Bukit Batu
Patah di arena yang berlokasi di nagari Minangkabau sekarang, dan
kemenangan inilah menjadi dasar nama Minangkabau dan suku Minangkabau. 

Bukti sejarah itu hingga saat ini masih terdapat di nagari tersebut
berupa Kiliran Taji yang dipasang pada kepala anak kerbau dan tanduk
besar kerbau tamu. Nagari Minangkabau saat ini dipimpin Walinagari Haji
Yusran Munaf dan Sekretaris nagari Zulnadi, berkat kepemimpinan Yusran
Munaf yang dilantik saat masih aktif di institusi Polri, Minangkabau
berhasil mencapai puncak prestasi menjadi nagari berprestasi tingkat
Sumbar dan membawa walinagari ke Istana Negara tahun 2004.

Nagari Minangkabau sendiri memiliki penduduk 2810 orang dengan 683 KK,
dari penduduk sebesar itu 64 persen berprofesi petani, 8 persen PNS, 16
persen wiraswasta dan 12 persen berprofesi lain-lainnya. Lahan yang
digarap 64 persen petani tadi seluas 273 hekatar dan didukung peternakan
152 ekor sapi, 138 ekor kambing, 2564 ekor ayam dan 85 ekor kerbau.
Pertanian nagari ini cukup bagus karena topografi nagari berada pada
posisi cukup baik yakni 500 hingga 700 meter dari permukaan laut (MDPL)
dengan curah hujan 1500 M/tahun dan suhu rata-rata 20 hingga 35 derajat
celcius dan jarak dengan ibu kota kabupaten  yang cukup dekat yakni 4 Km
mendukung pula pemasaran pertanian.

Sebagai nagari berprestasi Minangkabau juga terus berupaya menggali SDA
yang ada, dan beberapa tahun terakhir sumber mata air yang ada dinagari
ini telah mampu memberi kontribusi terhadap pendapatan asli nagari
berupa sharing pengelolaan kolam renang. Obyek wisata juga bakal terus
dikembangkan, seperti Pemandian Minang, Batu Kiliran Taji, tanduk kerbau
dan lesung nan tujuah. Di nagari Minangkabau terdapat empat suku yakni
suku Piliang, Kutianyir, Simabur dan Mandahiliang, secara kolektif
kepemimpinan adat ini dipimpin ketua KAN  Y.Datuak Bagindo Malano
sedangkan wilayah administratif terkecil jorong, terdiri dari tiga
jorong yaitu jorong Minangjaya, Badina Murni dan Kelarasan Tanjung. 

Dalam beberapa tahun terakhir, semagat masyarakat Minangkabau dalam
kembali kenagari telah mengantar nagari ini menjadi terbaik dalam
berbagai hal seperti memperoleh piagam penghargaan pembangunan dari
Mendagri, 2004, Pelaksana terbaik PKK tingkat Nasional, terbaik se
Tanahdata, lomba HKG PKK Kesehatan tahun 2003, dan berbagai prestasi
lainnya. (fhy) 

n: +62 751 841260 Fax: +62 751 841259 

(c) POSMETRO PADANG PERS - Koran Metro Terbesar di Sumbar | Email :
[EMAIL PROTECTED]




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke