satu lagi da.... pada anak2 beliau pun diajarkan memanggil anaknya dgn kata mas atau mba, buka uda atau uni selazimnya org tua minang pada anaknya..... rennt
--- On Tue, 6/10/08, Sutan Palimo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Sutan Palimo <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Jelang Visit Minangkabau 2009, Arzetti Bilbina sebagai icon wisata Sumbar...gmn?? To: "RantauNet" <[email protected]> Date: Tuesday, June 10, 2008, 10:00 AM manuruik ambo, sapanjang usulko batujuan baiak, sah-sah sajo. hanyo sajo, baa kok takasan awak tu sebagai epigon. maikuik-i nan lah ado. satantangan usul manjadikan Arzeti sbg icon, ambo ndak sapandapek. ambo pernah mawawancarai baliau sacaro langsuang. berikut ambo copy paste sbhgn hasil wwncr, khususnyo ttg nan berbau minang: 30. Anda dan suami berasal dari latar budaya yang berbeda. Apakah ada konflik tradisi? Boleh jujur, ya. Aku bangga sekali dengan orang Minang. Tapi dari dulu aku pengen sekali kawin dengan orang Jawa. Yang aku pahami, laki-laki Minang harus diurus semua detilnya. Kalau misalnya kita sibuk, suami pulang tidak tersedia makanan di atas meja, bisa marah dia. Kita benar- benar harus mengabdi. Kalau orang Jawa, kita habis melahirkan, celana dalam kita kena darah, dia masih mau mencuci. Laki-laki Minang, mana mau! 31. Ada pengalaman yang Anda alami sehingga bisa berpikiran seperti itu? Laki-laki di keluarga aku memang harus dihormati sekali. Aku ingat waktu masih kecil, ibu sering menyuruh aku supaya cepat memasak karena kakak-kakak aku (yang laki-laki) belum makan. Jadi aku pikir, anak laki-laki memang harus diistimewakan. Dia pulang sekolah mesti dibikinin minum, padahal aku juga pulang sekolah. Ibuku selalu menanamkan supaya mendahulukan laki-laki. 32. Artinya pemahaman seperti itu muncul karena anjuran sang Ibu agar menghormati dan memberikan pelayanan khusus kepada saudara laki- laki... Iya, sih! Tapi kakak-kakak aku tidak seperti itu. Kadang-kadang kita sering ngumpul bersama-sama di dapur. 33. Pernah Anda coba bertanya kenapa harus memperlakukan saudara laki- laki seperti itu? Pernah sih. Ibu bilang karena laki-laki tidak bisa melakukan itu sendiri. Mereka tidak bisa mengambil sendiri makanan ke dapur. Kalau perempuan kan bisa. silakan dinilai bagaimana 'rasa' keminangan Arzetti Bilbina. salam st palimo 39 thn (tp nanti, sept) --- --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
