Pembangunan Bandara di Mentawai Dapat Tingkatkan Kunjungan Wisata
PadangKini.com | Senin, 23/6/2008, 16:55 WIB PADANG--Rencana pemerintah membangun bandar udara di Pulau Siberut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Mentawai. "Bandara sebagai pintu gerbang suatu daerah tentu akan berpotensi meningkatkan wisatawan ke Siberut karena mempermudah akses wisatawan masuk ke Mentawai," kata Ketua Mentawai Marine Tourism Assosiation (MMTA) Anom Suheri, Senin (23/6). Karena itu ia menyambut baik rencana pemerintah akan membangun lapangan udara di Pei-pei, Siberut Selatan. Rencananya tim dari Pemprov Sumbar akan melakukan studi kelayakan, lusa. Menurutnya selama ini pariwisata Mentawai yang dikenal hanya surfing, padahal masih banyak potensi lainnya yang belum dikelola seperti diving, wisata alam, trekking dan wisata budaya. "Wisata surfing itu khusus buat wisatawan yang mengambil paket long holiday atau paket liburan panjang, sementara untuk wisatawan yang hanya memiliki waktu libur singkat belum tergarap," katanya. Untuk mengundang wisatawan yang hendak berlibur tiga atau empat hari ke Mentawai, menurut Anom harus disediakan infrastruktur memadai. Misalnya, transportasi singkat menggunakan pesawat yang hanya butuh waktu dalam hitungan jam. "Kalau turis mau diving ke Mentawai atau berbulan madu lalu mereka harus naik kapal yang butuh waktu satu hari perjalanan, tentu akan menyita waktu," katanya. Wisata laut Mentawai yang memikat dan wisata budaya yang eksotis, menurut Anom sangat digemari wisatawan mancanegara. Tahun ini saja sekitar tiga resort lagi akan dibuka di Mentawai. Resort dibuat di lokasi baru yang menjadi spot olahraga surfing. "Di daerah Pagai ada dua investor yang akan membangun resort baru sementara di Siberut, masih di sekitar Karamajat, akan dibuat resort baru yang merupakan perluasan dari kandui Resort," katanya. Kehadiran resort baru menurut anom membuktikan wisata Mentawai sangat potensial dan harus digarap secara serius oleh pemerintah. "Pemerintah harus membuat regulasi yang jelas dan berpihak kepada kepentingan pariwisata juga kepentingan masyarakat setempat," kata Anom. Dengan aturan yang jelas, Anom yakin pendapatan asli daerah Mentawai akan meningkat secara signifikan. (oca) Copyright (c) 2008 www.padangkini.com All Rights Reserved. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
