Kisah Sukses Perantau Minang di Belanda, Pedomani Filosofi Minang  
Sabtu, 05 Juli 2008  

"Alam Takambang Manjadi Guru" filosofis tersebut yang membuat Rick
Rivai, salah seorang perantau Minangkabau, sukses berkarya di negeri
Kincir Angin, Belanda. Dengan filosofis itu, ia melihat banyak hal yang
dipelajari di Negara Kincir Angin tersebut di antaranya kedisiplinan,
kerja keras dan pantang menyerah. 
Perjuangan dan kesabarannya berbuah manis, di tengah ketatnya persaingan
dengan orang asing, ia dipercaya menjadi manajer di perusahaan fastfood
milik Amerika. 
Ketika di era globalisasi, pepatah Minangkabau tidak lagi dilirik
sebagai suatu hal yang penting, justru Rick Rivai yang hidup di negara
asing menganggap hal tersebut sebagai filosofis hidup. Dengan memegang
prinsip tersebut, Rick yang orangtuanya asli Magek Kabupaten Agam,
berusaha mengambil setiap sikap dan tindak tanduk orang asing sebagai
sesuatu pembelajaran yang mesti diterapkan di dalam kehidupan
sehari-hari. 

Hal tersebut yang membuat ia memegang prinsip hidup pantang menyerah.
Terbukti ketika baru menginjakkan kaki di tanah kompeni itu, profesi
apapun dilakukannya, yang penting halal dan mampu memberikan penghidupan
kepada dirinya. 

"Saya mulai datang ke Belanda tahun 1990, awalnya saya sempat merasa
tidak cocok dengan sistim kerja orang Belanda sehingga saya sering
keluar masuk suatu perusahaan. Namun setelah beberapa tahun saya mulai
dapat beradaptasi, prinsip dimana 

"Bumi dipijak di situ langik dijunjuang, saya pakai untuk terus
bertahan. Meskipun demikian tetap saja saya keluar masuk suatu
perusahaan. Hanya saja kali ini bukan karena tidak cocok, tetapi diminta
satu perusahaan ke perusahaan lain, melainkan karena mereka butuh saya
di perusahaannya," ujarnya saat mengunjungi redaksi Padang Ekspres,
kemarin. 

Berbekal pengalaman dengan beragam pekerjaan, ia dipercaya sebagai
manajer salah satu perusahaan fast food Amerika saat ini. Memang
bukanlah suatu hal yang mudah dapat menjadi pimpinan di perusahaan
asing, sebab ia harus mengatur orang-orang asing sebagai bawahannya.
Meskipun ia orang asing bagi Belanda, namun stafnya penduduk asli
tersebut, tetap menghargainya. Dalam hal ini ia mengagumi sikap
sportifitas yang dijunjung tinggi warga asing.  

Ia mengatakan, tidak pernah terpikir untuk hidup negara asing seperti
saat ini, sebab ia berasal dari keluarga sederhana, ayahnya hanya
pensiunan TNI. Meskipun demikian Rick Rivai tidak patah semangat,
berawal dari kegemarannya menguasai Bahasa Asing, ia pun menjalani
profesi sebagai guide/ pemandu wisata asing. Dengan profesi ini ia mampu
membiayai secara mandiri pendidikannya dari SMA hingga memasuki
Perguruan Tinggi. 

"Ternyata kemampuan memiliki bahasa asing tersebut yang mengantarkan
saya seperti sekarang. Saya berharap agar generasi muda memiliki
pemikiran maju serta berusaha untuk menguasai bahasa asing. Meskipun
demikian filsuf Minangkabau jangan pernah dilupakan sebab hal
tersebutlah yang membuat kita mampu bertahan," ujarnya.
Kepulangannya ke Kota Padang, untuk melihat orangtua dan saudaranya yang
saat ini berdomisili di Asrama Ganting Padang. Ia juga pernah membawa,
ibu tercinta liburan ke Belanda sehingga orangtuanya sanagt bahagia
melihat kesuksesannya. (zikriniati zn) 

(c) 2008 PADANG EKSPRES - Koran Nasional Dari Sumbar

The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke