Wa' Alaikum salam warahmatulLah hi wabarokatuh'

Walaupun panggilan mursyid ul 'am tidak di kenakan kepada Dr. Muhammad Natsir, 
kepada yang mampu melihat kepimpinan dan sya'siyyah beliau sudah jelas 
panggilan itu jua patut dilekatkan kepada Buya M. Natsir.  Gerakan  dan aktivis 
Islam di Semenanjung Melayu melihat Dr. M.Natsir sebagai mursyid ul 'am jua. 
Sebaris Sayyid Hassan Al Banna.

Saya ingin menyetahui dengan lebeh lanjut lagi hubungan timbal balik antara Pak 
M.Natsir dengan tokoh tokoh pimpinan Islam lainnya saperti Sayyid Hassan Al 
Banna, Sayyid Abul 'Ala Mawdudi, Abul Hassan Ali Nadwi dll nya. Mungkin sudah 
ada penulisan tentang hal ini hanya saya sendiri belum tahu dan
 belum mempunyai nya. 

Saya diberitahu oleh saorang teman yang boleh di sebut sebagai pakar Indonesia/ 
Indonesianist, beberapa tahun yang
 lalu, bahwa masih belum ada political biography atau doctoral dissertation 
tentang ahli politik Pak M. Natsir dalam Bahasa Inggeris. Saya sendiri tahu 
bahwa political biography dan pemikiran  politik Ibrahim Tan Melaka telah pun 
di tulis dalam bahasa Inggeris. 

Mungkin kini telah ada usaha atau pembukuan pemikiran Buya M. Natsir dalam 
Bahasa Inngeris. Sekiranya ada tolong beritahukan saya. Perbicaraan tentang Pak 
M. Natsir umumnya melalui penglibatan beliau dalam Masyumi dan post Masyumi dan 
politik da'wah Indonesia. Dr. Yusril Ihza Mahendra telah mengupas secara 
ilmiyyah (tesis S3nya di USM Pulau Pinang) membandingkan pergerakan Masyumi dan 
Jama'at Islami. 

Pengaruh Buya M. Natsir di Malaysia cukup mendalam. Saya masih ingat apabila 
Bang Imad- nama panggilan mesra kami kepada Dr. Imaduddin Abdul Rahim yang di 
hantar khusus oleh Pak Natsir melalui persetujuan bersama Rektor ITB ke 
ITK-kini Universiti Teknologi Malaysia- ke
 Malaysia. Bang
 Imad bilang gerakan mahasiswa, kampus kampus dan aktivis Islam di Malaysia 
telah mengalamani penyuburan masyumi-zation. Ketika itu 'de-masyumi-zation' 
tengah rancak di lakukan di Indonesia dan serentak itu juga di landa gerakan 
pembaharuan/sekularisasi Nurcholis Madjid. Saya ingin jelaskan juga bahwa Bang 
Imad dan Prof. Dr. Syid Muhammad Naquib AlAttas mempunyai saham dalam membina 
dan menyuburkan ABIM- Angkatan Belia Islam Malaysia. 

Asas sistem pendidikan Pak M. Natsir lebeh mirip kepada pengertian atau ta'rif 
ta'dib dan dalam pandangan saya bukannya tarbiyyah. Tulisan tulisan beliau 
lebeh kearah dasar ta'dib ini. Mentertibkan aqal dan sya'siyyah diri.  Faham 
Adab beliau cukup luas dan tidak terkonkong hanya dalam batasan mannerism 
sahaja. Ide adab beliau ini akhirnya di perinci dan diberi tapak ilmiyyah oleh 
Prof. Dr. Syed
 Muhammad Naquib AlAttas.

Sudah jelas sekali pahala terus mengalir dan mengalir terus dalam account 
beliau. Ramai sudah M. Natsir muda tumbuh di Malaysia. Harapan yang sama juga 
di Indonesia.  Samada di DDII atau di mana jua. Amin, Amin Ya Rabbul Alamin.  

--- On Sun, 7/6/08, abp malin bandaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: abp malin bandaro <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Seabad M Natsir
To: [email protected]
Date: Sunday, July 6, 2008, 6:20 AM


Assalamualaikum ww
 
DR. Muhammad Natsir memang seorang dai yang banyak menghasilkan buku dan 
article ditengah kepadatan aktivitas sebagai politician, sayang walaupun 
sebegitu banyak karya tulisnya namun tentu saja tidak semua orang sempat 
membaca tulisan-nya itu sehingga ilmu yang bermanfaat yang ia tinggalkan itu 
tidak banyak feed back-nya baik bagi kemashalahatan umat maupun pahala yang 
seharusnya mengalir terus menerus sebagai tambahan extra amalan beliau setelah 
almarhum (ambo dan mungkin sebagian kita termasuk yang belum pernah baca karya 
beliau pada hal kalau kita baca dan kita amalkan tentulah kita mendapat pahala 
dan buya almarhum juga akan mendapat pahala sebanyak yang kita peroleh)  
   
Sebagai pengagum Sayyid Hassan Al Banna, Buya M. Natsir walau tidak dapat 
ber-lama2 berada di Timur Tengah diawal 50an masih menyempatkan diri sowan 
kepada Shaikh Hasan Al Hudaibi Pimpinan Tertinggi Ikhwanul Muslimin Mesir   
   
Sekalipun namanya hanya sowan buya banyak menerima taujih dari sang Mursyid 
sekalipun enggan disebutkan berguru, yang tentu saja harapan sang Mursyid 
kepada M Natsir yang pemimpin Islam Indonesia masa itu sangatlah besar terutama 
untuk melakukan pembinaan umat sehingga Umat Islam Indonesia menjadi Tuan 
Dirumah Sendiri 
   
Sekembali ke tanah air tantangan2 berat telah menunggu terlebih arah kebijakan 
negara lebih mengarah sekuler yang kayaknya Soekarno ter-kagum2 dengan apa yang 
terjadi di Turki terutama setelah tumbangnya Khilafah Al Islamiyah hasil 
kolaborasi petinggi2 Nasrani dinegara2 Eropa yang “dendam tak sudah” sisa 
perang salib masa lalu dengan sang pemimpin boneka Kemal At Taturk 
   
Maklum karena bagitu sibuknya Buya M. Natsir boleh jadi lupa dengan pesan 
khusus dari Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin untuk melaksanakan Fase2 Tarbiyah 
bagi umat, bahkan beliau lebih memilih membenamkan diri hingga menghasilkan 
berbagai karya tulis 
   
Seandainya Buya tidak sangat terlalu sibuk, tentulah pesan2 khusus tersebut 
jadi beliau jalankan dan sudah dapat dipastikan akan muncul M. Natsir M Natsir 
baru di Indonesia karena pesan khusus tersebut adalah agar Buya M Natsir 
mencetak M. Natsir - M Natsir baru secara berkesinambungan karena tugas M 
NATSIR BARU akan mencetak M NATSIR BARU LAGI begitu sterusnya bak multilevel 
marketing yang cabang bercabang dan akan terus bercabang dan bercabang lagi 
tiada henti selagi angok masih dikanduang badan 
   
Mungkin kita tidak hanya memperingati 100 tahun M. Natsir tetapi mungkin lebih 
dari itu yaitu “LAUNCHING M NATSIR YANG 100 JUTA” dan alangkah sangat banyaknya 
pahala yang mengalir kedalam account Buya, semoga Buya mendapat tempat yang 
istimewa disisiNYA, Amiin 
   
Wasalam 
Abpiliang56





 


      







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke