Sumbar Pelopori Benahi PKL, "Surya Dharma: Pantas Dicontoh"

Padang, Padek-- Pemprov Sumbar menjadi pelopor pemberdayaan Pedagang
Kaki Lima (PKL) di Indonesia. Melalui registrasi 1.000 PKL di lima
daerah Padangpanjang, Payakumbuh, Sawahlunto, Bukittinggi dan
Kabupaten Tanahdatar diharapkan PKL bisa “naik kelas” menjadi pedagang
dan pengusaha besar. Masing-masing kabupaten/kota harus memiliki
komitmen untuk memberdayakan PKL, bukan hanya sekadar digusur namun
tidak dicarikan solusinya.

Menteri Negara Koperasi dan UKM Surya Dharma Ali mengungkapkan hal itu
saat “Launching dan Penyerahan Dana Bergulir PKL” melalui koperasi
lima kabupaten/kota di Sumbar di aula Kantor Gubernur, Kamis (10/7).
Dikatakan Surya Dharma, PKL merupakan komunitas yang sudah bekerja dan
memiliki daya juang yang kuat dan tidak mudah tergantung dengan modal.
Karena umumnya para PKL tidak mendapat kucuran dana dari bank.

”Apa yang dilakukan gubernur, walikota dan bupati di Sumbar dapat
menjadi model dalam pembenahan PKL untuk daerah lainnya. Kalau PKL
ditata, maka wajah kota juga menjadi baik. Kalau PKL dibiarkan, akan
menjadi masalah di kemudian hari. Apalagi adanya tindakan-tindakan
penggusuran,” katanya.

Turut hadir, Wali Kota Bukittinggi Djufri, Walikota Padangpanjang Suir
Syam, Wawako Sawahlunto Erizal Ridwan, Wako Payakumbuh Josrizal Zein,
Bupati Tanahdatar Shadiq Pasadigoe. Lanjutnya, lima koperasi
diserahkan dana bergulir masing-masing Rp60 juta.

Yakni koperasi pasar PKL Kota Sarambi Padangpanjang, Koperasi Simpan
Pinjam Kelarasan Tanahdatar, Koperasi Asosiasi PKL Mandiri Payakumbuh,
Koperasi Pasar Persada Kota Bukittinggi dan Koperasi Pasar Sawahlunto.
Masing-masing koperasi akan menyalurkan dana tersebut kepada masing-
masing PKL yang sudah diregistrasi sebesar Rp300 ribu. Selain itu,
tampak hadir anggota Komisi VI DPR RI Epiyardi Asda, Ketua DPRD Sumbar
Leonardy Harmainy dan 150 PKL dari lima daerah.

Ditambahkannya, selama ini pembenahan PKL yang penanganan langsung
oleh gubernur pertama kali dilakukan oleh Sumbar Sumbar. Sedangkan
sebelumnya, pembenahan PKL baru tingkat  kota atau kabupaten.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi yang didaulat menjadi
penasehat PKL di tingkat Sumbar mengutip pendapat tokoh peraih nobel
perdamaian 2005 asal Bangladesh M Yunus dalam bukunya The Grameen Bank
mengungkapkan bukan masyarakat miskin yang bermasalah, tapi pemerintah
yang sering membuat kebijakan yang salah.

Dijelaskannya, PKL yang diregistrasi adalah PKL-PKL yang berjualan di
tempat-tempat yang diizinkan pemerintah kabupaten/kota. Serta
tergabung dalam salah satu koperasi. Dijelaskan Gamawan, program
sertifikasi yang diiringi dengan pemberian bantuan modal PKL itu
dilakukan untuk mengangkat taraf hidup mereka. Gubernur meminta
dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam bentuk menyediakan lahan
minimal 2 ha.

Dimana 1 ha diperuntukan sebagai lokasi berjualan dan 1 ha lainnya di
buat sebagai lapangan parkir. Model seperti ini, mengadopsi model-
model penantaan PKL yang sudah dilakukan di negara-negara maju,
seperti Singapura, Australia, Perancis dan lainnya.

Ditargetkan sampai 2010 ada 12 ribu PKL yang sudah diregistrasi.
Dimana tahun 2010 akan ada 7000 PKL dan 2009 sebanyak 4.000 PKL.
Gamawan berharap program ini mendapat dukungan dari DPRD. Diharapkan
dalam APBD perubahan akan ditambah registrasi PKL sebanyak 1.000 PKL.
(tim padek)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke