Dari SUARA PEMBARUAN DAILY 14 Juli 2008 kito bco:
--------------------------------------------------

Negara Rugi Rp 8,5 Triliun Per Tahun Akibat Tuberkulosis

uberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh 
kuman Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularan adalah dahak dari 
pasien yang mengandung kuman TB. Bila tidak diobati, maka penderita 
dapat meninggal dunia. Sekitar 25 persen dari seluruh kematian yang 
sebenarnya dapat dicegah (preventable death) terjadi akibat TB.

Penyakit TB menyerang dewasa dan anak-anak, laki-laki dan perempuan. 
Data WHO (World Health Organization) menunjukkan bahwa di dunia TB 
membunuh satu juta wanita setiap tahun. 

Sementara itu, kematian akibat kehamilan dan persalinan setahunnya 
setengah juta orang. Jadi, TB membunuh sedikitnya dua kali lebih 
banyak perempuan daripada kematian akibat kehamilan/persalinan. 

TB juga penyebab utama kematian penting pada usia produktif, 
sebagian besar pasien dan kematian akibat TB terjadi pada golongan 
umur 15-64 tahun. Di Indonesia kasus baru TB hampir separuhnya 
adalah wanita. Di Indonesia, ada sekitar 600.000 kasus TB dan 
menyebabkan 100.000 kematian setiap tahun. 

Penyakit TB di Indonesia juga menyerang orang usia produktif dan 
memiliki dampak ekonomi yang sangat signifikan. Menurut mantan Dekan 
Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Profesor Dr Hasbullah Thabrany, 
diperkirakan negara dirugikan Rp 8,5 triliun setiap tahunnya, karena 
penyakit tuberkulosis. 

... dst ...
--- In [EMAIL PROTECTED], "Rasyid, Taufiq (taufiqr)" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hal lain nan cukuik bapangaruah untuak panyakik nan ciek iko adolah
> masalah gizi jo sanitasi.
> Biasonyo urang nan kanai panyakik iko sekitar 72 hari diubek sarato
> makan makanan nan penuh gizi, lai capek cegaknyo. Lah bulek dan 
merah
> rono mukonyo baliak 
>  
> Alah samo tau awak baa kondisi pemukiman yang serba pengap penuh 
polusi
> akan mempercepat penularan panyakik iko. Kok  batuak indak batutuik
> muluik tu...mambuang dahak tu disambarang tampek sajo
>  
> Tapi dek kini pitih lah sarik, makan asa ado sajo. Akibatnyo daya 
tahan
> tubuah turun, bahu lah tinggi, nasi dingin ba ambuih, batuak ba
> dangkong-dangkong.
>  
>  
> 
> ________________________________
> 
> From: [email protected] 
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> Behalf Of Hambo Ciek
> Sent: Sunday, July 13, 2008 7:24 AM
> To: [email protected]
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Tuberkulosis Masih Masalah Besar Indonesia
> 
> 
> Dari SUARA PEMBARUAN DAILY 12 Juli 2008 kito baco: 
> ________________________________
> 
> 
> Tuberkulosis Masih Masalah Besar Indonesia
> 
> 
>  SP/Alex Suban - Tjandra Yoga Aditama
> <http://www.suarapembaruan.com/News/2008/07/12/Kesra/12tjandr.gif> 
> 
> [JAKARTA] Laporan terbaru WHO 2008 menunjukkan bahwa setiap tahun
> diperkirakan ada 9,2 juta kasus tuberkulosis (TB) baru dan setiap 
tahun,
> ada 1,7 juta orang yang meninggal akibat penyakit ini dan setiap 
hari
> 25.205 orang jatuh sakit TB. 
> 
> Untuk Indonesia masalah TB juga amat besar dan merupakan negara 
dengan
> jumlah pasien TB terbesar ke tiga di dunia, sesudah India dan 
Tiongkok. 
> 



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke