Wa'alaikumsalam Wr. Wb.
Mungkin 3 kurisi na Da Saaf tawarkan untuak di ambiak aliah nan mudo2 ko indak
menarik dan indak tamasuak dalam konteks "nan tuo harus ma agiah kesempatan ka
nan mudo". Jadi Da Saaf masih sangaik cocok di situ.
Kalau asumsi tu batua nan masuak konteks ko nama sen kiro2 ko ha.
Wassalam
Tan Ameh (49+ gaek alun mudo talampau)
----- Original Message -----
From: Dr.Saafroedin BAHAR
To: Rantau Net
Sent: Wednesday, July 23, 2008 8:50 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] URANG MUDO, MAJULAH KE GELANGGANG, JANGAN
BERWACANA JUGA!
Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
Bukak kulik tampak isi sajo, untuak nan mudo-mudo, a juo lai. Majulah
ka galanggang, tunjuakkanlah 'silek kumango' tu. Jan bawacana juo lai.
Di bawah ko 'lampu hijau' dari pangulu pucuak Republik ko. Indak ado
nan ka manghalangi doh. [Dalam rangka 'baminang-minang', tahun 2007 nan lalu
ambo langsuang marespon jo manyatokan malatakkan 'jabatan' di tigo 'kursi'.
Sayangnyo indak ado nan amuah maambiak, tapaso baban tu ambo pikua baliak].
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 71 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]
Presiden Ingin Kaum Muda Bersiap
Rabu, 23 Juli 2008 | 01:50 WIB
Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, lebih
cepat kaum muda muncul ke pentas politik dan ekonomi nasional menjadi menteri
atau pejabat lain akan lebih baik. Untuk itu, Presiden berharap dan berdoa agar
kaum muda bersiap untuk peluang yang memang tersedia itu.
”Kalau dulu barangkali memerlukan waktu 25 sampai 35 tahun sejak Hipmi
(Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) didirikan tahun 1972 agar pendiri dan
pengurus-pengurusnya menjadi politisi tingkat nasional, menjadi menteri, dan
lain-lain, saya ingin lebih cepat lagi. Tidak perlu menunggu 25, 30, atau 35
tahun. Lebih cepat lebih baik,” ujar Presiden saat bersilaturahmi dengan
pengurus Hipmi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/7).
Mempersiapkan diri
Untuk bisa tampil di pentas politik dan ekonomi nasional menjadi
menteri atau jabatan lain, Presiden minta kaum pengusaha muda dan kaum muda
lain mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengambil peluang tersebut.
”Jangan mengambil jalan pintas, tetapi dengan persiapan yang baik,
tahan banting mengatasi masalah-masalah, tidak cengeng, mandiri, ulet, berpikir
positif, dan bersikap dan berjiwa terang, insya Allah akan menjadi tokoh-tokoh
yang berhasil di dunia usaha, di dunia politik, baik di dalam negeri maupun di
luar negeri,” ujar Presiden.
Pendiri dan pengurus Hipmi yang disebut berkiprah di perpolitikan dan
perekonomian nasional menjadi menteri dan pejabat lain setelah puluhan tahun
antara lain Abdul Latief, Siswono Yudo Husodo, Aburizal Bakrie, dan Fahmi
Idris. (INU)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---