Ketika sikecil lebih suka disebut padang.
Kejadian ini terjadi di Lhokseumawe Aceh utara, 14 tahun silam, Saya sekeluarga
tinggal di daerah Cunda. Dibelakang rumah kami ada supermarket yang bernama
cunda plaza, Disamping rumah adalah jalan kecil tempat lalu lalang anak anak
yang sering bermain main dilapangan supermarket tersebut.
Suatu hari, terdengar teriakan anakku” bukan cina eeee, padang ee, dengan lidah
aceh kecilnya. Diluar terdengar teriakan anak anak kecil, ee cina e cina cina….
Bertambah keras pula teriakan anak ku “bukan cina padang tau..” dengan suara
tinggi
Aku diam saja sambil senyum dalam hati. Setelah suasana reda. Aku datangi
anakku lalu bertanya kenapa marah dibilang cina toh sebagian dari darahmu juga
mengalir darah cina, cina adalah negeri besar orangnya bertaburan diseluruh
penjuru dunia. “pokoknya tak mau dibilang cina orang padang titik” katanya.
Nak, padang itu nama suatu kota di Sumatera Barat tak ada satupun dari saudara
kita bahkan nenek moyang ayah tinggal dan lahir di Padang. Kamu lahir di disini
di Aceh bahasamu bahasa aceh kenapa tak bilang orang aceh atau orang
Lhoseumawe.
Yang benar kamu anak dari suku malayu Minangkabau yang berasal dari pasar
Maninjau yang berasal dari suku malayu kukuban di Maninjau dan ibumu dari Cina
kamu lahir di Lhokseumawe warga negaramu Indonesia. “Panjang amat yah…, ya
gimana cara meneriakannya” .
……..
Dan ketika mereka menjelang dewasa....
Akan lebih rumit lagi nanti kalau kau kawin dengan orang jepang lalu anakmu
lahir di US nah anak mu pasti warga US kalau dia ditanya asalnya dari mana
dia akan lebih pusing lagi dari kamu waktu kecil.
Ah pening kepala, bilang “orang padang” sajalah karena padang sudah jadi icon
yang populer dengan makanannya semua orang tau dan ada dimana mana dari
sabang sampai marauke bahkan di luar negeri….. Hidup orang padang teriak uninya
dari dapur.
Kata “Uni” adalah satu satunya tanda dirumah kami masih terdengar suara
minangkabau.
Wassalam,
Luanda - Sedang sibuk dengan kampanye pemilu, expatriate sudah mulai ketar
ketir.
Zulkarnain Kahar, 49th
Welcome to the paradise island of sikuai for business and pleasure if
Mauritius is to far from your place
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---