DANAU KEHIDUPAN
 
Suatu hari sebuah keluarga yang terdiri dari suami/ istri dan seorang anak 
laki-laki berlibur ke sebuah danau// Selain alamnya yang cantik / disitu juga 
tersedia berbagai fasilitas / diataranya speed boat yang bisa digunakan untuk 
berselancar mengarungi danau//Speed boat itulah yang sangat menarik perhatian 
si anak / dari jendela kamarnya ia memperhatikan seseorang yang sedang berada 
di atas kendaraan air tersebut / meliuk-liuk seakan menari-narik mengikuti 
irama riak danau // Ia ingin sekali melakukannya / tapi ia yakin ayahnya takkan 
mengijinkan / karena seumur hidup belum pernah ia melakukannya //
 
“aah …. Tak ada salahnya mencoba” // pikirnya dalam hati/ lalu berlari menuju 
si ayah//
 
“Pa … boleh nggak Irdhan mencoba mengendarai speed boat itu ?/ pintanya seraya 
menunjuk speed boat yang ia perhatikan tadi //
 
“aduh .. anakku … / itu terlalu berbahaya untukmu / apalagi selama ini kamu 
tidak pernah membawanya // Ayah takut / kamu terjatuh dan tenggelam didanau 
sana// Orang yang kau perhatikan dari tadi itu sudah biasa membawanya / makanya 
ia nggak jatuh-jatuh// Jawab sang ayah penuh kekhawatiran// 
 
 “Nah … kalau begitu / kapan aku bisa seperti dia kalau aku tidak pernah 
mencoba / dan ayah tidak pernah mengijinkannya ??/ tanya si anak dengan mata 
berbinar//
 
setelah perdebatan yang panjang / akhirnya sang ayah memberikan izin kepada 
anaknya untuk mencoba mengarungi danau dengan speed boat dengan syarat tidak 
boleh terlalu jauh//  dan memang … mula-mula anak itu hanya melajukan speed 
boatnya di bagian pinggir danau / berkelling hotel // Tapi karena keasikan dan 
keenakkan / iapun menancap gas / dan tanpa pikir panjang / dia tancap gas 
sekali lagi / sehingga speed boat melaju kencang / dan semakin kencang melaju 
membelah danau / sehingga yang terlihat hanya sebuah titik hitam yang semula 
bergerak dengan lincah / tapi tiba-tiba saja titik itu berhenti dan tidak 
bergerak sama sekali //
 
melihat speed boat yang mulai dimainkan gelombang / sang ayah panic bukan 
kepalang // Takut kalau-kalau anaknya ketakutan dan melakukan tindakan-tindakan 
yang berbahaya / jangan-jangan dia melompat kedalam danau yang bergelombang itu 
/ atau jangan ia mengira tak ada orang yang akan menolongnya // bermacam – 
macam ketakutan mulai menghinggapi pikiran orang tua itu//
 
tanpa menunggu lagi / iapun mencoba mencari bantuan di sekitarnya / tapi yang 
ada hanya seseorang dengan biduk kecil / yang tidak bisa membawa muatan lebih// 
Cukup jauh dan cukup lama si penolong itu mengayuh biduknya untuk mencapai 
speed boat// Sedangkan si ayah/ hanya bisa berdoa / semoga si anak cepat di 
selamatkan// sambil berdoa / teringat olehnya / kelakuan anaknya sewaktu kecil 
/ wataknya keras / rambutnya yang keriting / dan bagaimana beratnya ia harus 
berpisah dengan buah hatinya itu karena harus menuntut ilmu // bagaimana Irdhan 
kecil menangis / dan mengejar setiap mendengar pesawat yang sedang terbang / 
karena menganggap ayahnya ada dipesawat itu // 
 
Lamunannya pun terhenti / sewaktu melihat biduk telah merapat ke speed boat// 
dengan susah payah mesinnya diperbaiki / dan mulai melaju kearahnya//
 
Sampai nya di pinggir danau / sang ayah memeluk dan mencium anakanya / untuk 
melepaskan rasa cemas dan stress// dan berkata …
 
“Irdhan… anakku… syukurlah kau selamat/ ayah begitu mengkhawatirkanmu / ayah 
sangat takut terjadi apa-apa pada dirimu//’
 
Namun dengan enteng Irdhanpun menjawab / yaa… Papa terlalu khawatir / padahal 
asyik lho pa di tengah sana / kita sendirian … nggak ada yang mengganggu // 
akupun punya pengalaman bagaimana rasanya terapung-apung dan sendrian ditengah 
riak dan gelombang // Jadi … nggak ada yang harus dicemaskan//
 
Nah classy people / mungkin anda sedikit geli mendengar kisah ini / 
ya….bagaimana si ayah yang sangat cemas dan khawatir akan keselamatan anaknya / 
eh.. si anak malah asyik-asyik di tengah danau// Nah…itulah danau kehidupan/ 
yang dimiliki setiap orang // dan kita sebagai orang tua / hanya bisa 
mengarahkannya// kemana ia akan pergi / tentunya dengan bekal ilmu yang telah 
diberikan// kita tak harus terlalu khawatir / karena memang ada waktunya si 
anak akan mengarungi danaunya speed boat yang sudah kita siapkan / dan kita 
harus melepasnya///


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke