Mudah2 an berguna info ini..atau kita ulang lagi membacanya
Kesehatan beliau sedang terganggu..mungkin ada sumbangsih dari kita
Trims..
Dani
Ilyas Karim, Pengibar Pertama Sang Saka Merah Putih
Shohib Masykur - detikNews
Jakarta - Di usianya yang ke-81, pria sepuh itu masih tetap menikmati hidupnya
di pinggir rel Kalibata, Jakarta Selatan. Pria yang kini menderita stroke mata
itu seharusnya bisa hidup lebih layak. Sebab, pria bernama Ilyas Karim adalah
pelaku sejarah penting. Dialah pengibar pertama Sang Saka Merah Putih pada 17
Agustus 1945 lalu.
Anda tentu pernah melihat foto upacara pengibaran Bendera Merah Putih pertama
kali di Jalan Pegangsaan Timur Jakarta Pusat. Di foto itu tampak dua orang
pengibar bendera yang dikelilingi oleh Presiden Soekarno, Wakil Presiden
Mohammad Hatta, Ibu Fatmawati, dan SK Trimurti. Pemuda pengibar bendera yang
bercelana pendek itulah Ilyas Karim.
Saat ini Ilyas tinggal di sebuah rumah sederhana di Jl. Rawajati Barat,
Kalibata, Jakarta Selatan, bersebelahan dengan rel kereta api. Saat ditemui
detikcom, Selasa (12/8/2008) kemarin, Ilyas masih tampak bugar. Meski gerak
badannya tidak segesit dulu, namun dia tidak tampak bungkuk ataupun tergopoh
ketika berjalan.
Ilyas menceritakan pengalamannya sebagai pengibar bendera Merah Putih pertama
di republik ini. Waktu itu, Ilyas adalah seorang murid di Asrama Pemuda Islam
(API) yang bermarkas di Menteng Jakarta Pusat. Malam hari sebelum dibacakan
proklamasi kemerdekaan RI, Ilyas beserta 50-an teman dari API diundang ke rumah
Soekarno di Pegangsaan Timur No. 56.
"Katanya ada acara gitu," tutur Ilyas.
Saat berkumpul di rumah Soekarno itulah Sudanco (Komandan Peleton) Latief
menunjuknya untuk menjadi pengibar bendera di acara proklamasi kemerdekaan
keesokan harinya. Satu orang pengibar yang lain yang ditunjuk adalah Sudanco
Singgih, seorang tentara PETA. "Saya ditunjuk karena paling muda. Umur saya
waktu itu 18 tahun," kata Ilyas.
Ilyas menceritakan pengalaman itu dengan penuh semangat. Matanya yang harus
diplester agar tidak terpejam tampak berbinar. Ilyas memang menderita stroke
mata. Dokter menganjurkannya untuk memlester kelopak matanya agar tidak
terpejam. Sudah berbagai upaya pengobatan ditempuhnya namun belum juga
membuahkan hasil.
Meski dengan sakitnya itu, Ilyas tetap aktif beraktivitas. Sejak tahun 1996 dia
menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia yang
memiliki cabang di 14 propinsi, antara lain di Medan, Riau, Jambi, Palembang,
Banten, dan Ambon.
"Saya akan diganti tahun 2009 nanti," kata Ilyas.
Yayasan itu sendiri bergerak di bidang sosial. Kegiatannya antara lain
penyantunan anak yatim, pembangunan rutempat ibadah, dan penyantunan orang
jompo.
Ilyas lahir di Padang, Sumbar. Dia sekeluarga baru menetap di Jakarta pada
1936. Ayahnya dulu seorang camat di Matraman. Di zaman penjajahan Jepang,
ayahnya dibawa ke Tegal dan dieksekusi tentara Jepang. Sejak saat itu, Ilyas
menjadi yatim.
Setelah pengibaran Sang Saka Merah Putih itu, Ilyas kemudian menjadi tentara.
Pada 1948, Ilyas dan sejumlah pemuda di Jakarta diundang ke Bandung oleh Mr
Kasman Singodimejo. Di Bandung, dibentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Kesatuan tentara ini kemudian ini nama Siliwangi. Nama Siliwangi merupakan usul
dari Ilyas.
Sebagai tentara, Ilyas pernah diterjunkan di sejumlah medan pertempuran di
berbagai daerah, termasuk ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di Libanon dan
Vietnam. Pada 1979, Ilyas pensiun dengan pangkat letnan kolonel. Kehidupannya
mulai suram, karena dua tahun kemudian dia diusir dari tempat tinggalnya di
asrama tentara Siliwangi, di Lapangan Banteng, Jakpus. Sejak saat itu hingga
saat ini dia tinggal di pinggir rel KA. (sho/asy)
___________________________________________________________________________
Cari tahu ramalan bintang kamu - Yahoo! Indonesia Search.
http://id.search.yahoo.com/search?p=%22ramalan+bintang%22&cs=bz&fr=fp-top
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---